alexametrics
24.4 C
Jember
Wednesday, 18 May 2022

Trotoar Mastrip Jadi Lapak Tanaman

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Keberadaan sebagian trotoar di Jalan Mastrip, Lingkungan Tegalboto Lor, Kecamatan Sumbersari, kini berubah fungsi. Hampir semua bagian trotoar yang ada di timur Jembatan Jarwo digunakan sebagai lapak berdagang tanaman. Berubah dari fungsi aslinya sebagai area untuk pejalan kaki.

Kini, trotoar yang sudah direhabilitasi itu sudah hampir dikuasai pedagang tanaman. Tak jarang pejalan kaki turun ke aspal. “Kalau dulu waktu baru diperbaiki, trotoar enak untuk pejalan kaki. Karena Jalan Mastrip itu padat kendaraan. Tetapi sekarang sudah tidak bisa lagi,” kata Suryadi, warga Jalan Semeru.

Dirinya mengaku enggan berjalan di atas trotoar, karena di beberapa bagian terdapat barang-barang seperti pot bunga dan tumpukan sak yang berisi pupuk kandang. Tidak hanya di sisi selatan, namun di sisi utara pun kondisinya sama. “Seharusnya kalau memang mau berjualan, pedagang minggir ke sisi belakang. Bukan trotoar yang justru digunakan untuk jualan bunga,” katanya.

Mobile_AP_Rectangle 2

Sementara itu, Syaiful Anwar, warga Jalan Mastrip, mengatakan, sedianya petugas Satpol PP pernah melakukan penertiban pedagang kaki lima di kawasan tersebut. “Tetapi sekarang sudah jarang melakukan penertiban,” pungkasnya.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Keberadaan sebagian trotoar di Jalan Mastrip, Lingkungan Tegalboto Lor, Kecamatan Sumbersari, kini berubah fungsi. Hampir semua bagian trotoar yang ada di timur Jembatan Jarwo digunakan sebagai lapak berdagang tanaman. Berubah dari fungsi aslinya sebagai area untuk pejalan kaki.

Kini, trotoar yang sudah direhabilitasi itu sudah hampir dikuasai pedagang tanaman. Tak jarang pejalan kaki turun ke aspal. “Kalau dulu waktu baru diperbaiki, trotoar enak untuk pejalan kaki. Karena Jalan Mastrip itu padat kendaraan. Tetapi sekarang sudah tidak bisa lagi,” kata Suryadi, warga Jalan Semeru.

Dirinya mengaku enggan berjalan di atas trotoar, karena di beberapa bagian terdapat barang-barang seperti pot bunga dan tumpukan sak yang berisi pupuk kandang. Tidak hanya di sisi selatan, namun di sisi utara pun kondisinya sama. “Seharusnya kalau memang mau berjualan, pedagang minggir ke sisi belakang. Bukan trotoar yang justru digunakan untuk jualan bunga,” katanya.

Sementara itu, Syaiful Anwar, warga Jalan Mastrip, mengatakan, sedianya petugas Satpol PP pernah melakukan penertiban pedagang kaki lima di kawasan tersebut. “Tetapi sekarang sudah jarang melakukan penertiban,” pungkasnya.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Keberadaan sebagian trotoar di Jalan Mastrip, Lingkungan Tegalboto Lor, Kecamatan Sumbersari, kini berubah fungsi. Hampir semua bagian trotoar yang ada di timur Jembatan Jarwo digunakan sebagai lapak berdagang tanaman. Berubah dari fungsi aslinya sebagai area untuk pejalan kaki.

Kini, trotoar yang sudah direhabilitasi itu sudah hampir dikuasai pedagang tanaman. Tak jarang pejalan kaki turun ke aspal. “Kalau dulu waktu baru diperbaiki, trotoar enak untuk pejalan kaki. Karena Jalan Mastrip itu padat kendaraan. Tetapi sekarang sudah tidak bisa lagi,” kata Suryadi, warga Jalan Semeru.

Dirinya mengaku enggan berjalan di atas trotoar, karena di beberapa bagian terdapat barang-barang seperti pot bunga dan tumpukan sak yang berisi pupuk kandang. Tidak hanya di sisi selatan, namun di sisi utara pun kondisinya sama. “Seharusnya kalau memang mau berjualan, pedagang minggir ke sisi belakang. Bukan trotoar yang justru digunakan untuk jualan bunga,” katanya.

Sementara itu, Syaiful Anwar, warga Jalan Mastrip, mengatakan, sedianya petugas Satpol PP pernah melakukan penertiban pedagang kaki lima di kawasan tersebut. “Tetapi sekarang sudah jarang melakukan penertiban,” pungkasnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/