alexametrics
22.6 C
Jember
Thursday, 11 August 2022

Semangat Ibu-Ibu Belajar Alquran 

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Tiada kata terlambat dalam belajar ataupun menuntut ilmu. Meski sudah memasuki usia senja, ternyata tak mengurangi semangat para ibu-ibu mendalami Alquran. Itulah yang ditunjukkan para jamaah Program Pelatihan Terjemah Quran (PPTQ) Safinatul Huda (Safinda) Jember.

Menurut Ustad Abdullah Syafiq, koordinator PPTQ wilayah Jember, dari sekitar 500 jamaah kajian terjemah Alquran Safinda Jember. Sekitar 80 persennya adalah ibu-ibu. Mereka berasal dari berbagai latar belakang dan profesi. Ada ibu rumah tangga, pensiunan BUMN, dosen, guru, dokter, PNS, karyawan perusahaan swasta, dan masih banyak lagi.

“Semangat ibu-ibu belajar mengaji dan menerjemahkan Alquran di Jember sangat luar biasa. Kami sangat mengapresiasi,” ujar Syafiq usai acara silaturahmi pengurus pusat Safinda dengan perwakilan jamaah Safinda Jember di Hotel Aston, kemarin.

Mobile_AP_Rectangle 2

Syafiq menambahkan, jamaah Safinda Jember terbagi dalam 65 kelompok pengajian yang tersebar di beberapa lokasi. Mereka diasuh oleh empat ustad. Para jamaah ini belajar cara membaca Alquran yang benar sekaligus menerjemahkan dan mengkaji isi terjemahnya. Tempatnya ada yang di masjid, musala, kantor, rumah, maupun fasilitas umum.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Tiada kata terlambat dalam belajar ataupun menuntut ilmu. Meski sudah memasuki usia senja, ternyata tak mengurangi semangat para ibu-ibu mendalami Alquran. Itulah yang ditunjukkan para jamaah Program Pelatihan Terjemah Quran (PPTQ) Safinatul Huda (Safinda) Jember.

Menurut Ustad Abdullah Syafiq, koordinator PPTQ wilayah Jember, dari sekitar 500 jamaah kajian terjemah Alquran Safinda Jember. Sekitar 80 persennya adalah ibu-ibu. Mereka berasal dari berbagai latar belakang dan profesi. Ada ibu rumah tangga, pensiunan BUMN, dosen, guru, dokter, PNS, karyawan perusahaan swasta, dan masih banyak lagi.

“Semangat ibu-ibu belajar mengaji dan menerjemahkan Alquran di Jember sangat luar biasa. Kami sangat mengapresiasi,” ujar Syafiq usai acara silaturahmi pengurus pusat Safinda dengan perwakilan jamaah Safinda Jember di Hotel Aston, kemarin.

Syafiq menambahkan, jamaah Safinda Jember terbagi dalam 65 kelompok pengajian yang tersebar di beberapa lokasi. Mereka diasuh oleh empat ustad. Para jamaah ini belajar cara membaca Alquran yang benar sekaligus menerjemahkan dan mengkaji isi terjemahnya. Tempatnya ada yang di masjid, musala, kantor, rumah, maupun fasilitas umum.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Tiada kata terlambat dalam belajar ataupun menuntut ilmu. Meski sudah memasuki usia senja, ternyata tak mengurangi semangat para ibu-ibu mendalami Alquran. Itulah yang ditunjukkan para jamaah Program Pelatihan Terjemah Quran (PPTQ) Safinatul Huda (Safinda) Jember.

Menurut Ustad Abdullah Syafiq, koordinator PPTQ wilayah Jember, dari sekitar 500 jamaah kajian terjemah Alquran Safinda Jember. Sekitar 80 persennya adalah ibu-ibu. Mereka berasal dari berbagai latar belakang dan profesi. Ada ibu rumah tangga, pensiunan BUMN, dosen, guru, dokter, PNS, karyawan perusahaan swasta, dan masih banyak lagi.

“Semangat ibu-ibu belajar mengaji dan menerjemahkan Alquran di Jember sangat luar biasa. Kami sangat mengapresiasi,” ujar Syafiq usai acara silaturahmi pengurus pusat Safinda dengan perwakilan jamaah Safinda Jember di Hotel Aston, kemarin.

Syafiq menambahkan, jamaah Safinda Jember terbagi dalam 65 kelompok pengajian yang tersebar di beberapa lokasi. Mereka diasuh oleh empat ustad. Para jamaah ini belajar cara membaca Alquran yang benar sekaligus menerjemahkan dan mengkaji isi terjemahnya. Tempatnya ada yang di masjid, musala, kantor, rumah, maupun fasilitas umum.

Previous articleSemakin Banyak yang Datang
Next articleVisa Taiwan

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/