alexametrics
30.9 C
Jember
Monday, 16 May 2022

Galvalum Ringkih Diganti yang Lebih Besar

Pembongkaran Proyek Pendapa Kecamatan Balung

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Insiden ambruknya proyek bangunan Kantor Kecamatan Jenggawah, rupanya berdampak terhadap proyek serupa di kecamatan lain. Bahkan di Kecamatan Balung, pendapa kecamatan yang nyaris selesai pembangunannya dibongkar kembali. Setelah akhir pekan lalu sejumlah orang menurunkan genting, kemarin (18/12), para tukang mulai mengganti kerangka baja ringan yang ditemukan rusak.

Penelusuran Jawa Pos Radar Jember beberapa hari kemarin, setelah genting diturunkan para tukang menemukan ada beberapa kerangka baja ringan atau galvalum yang rusak sehingga tak bisa dipakai. Sejumlah pekerja juga membenarkan, bahwa galvalum yang rusak itu terlalu ringkih dan tak kuat menyangga beban genting di atasnya. Alhasil, pekerja harus menyulami kembali untuk mengganti galvalum yang rusak itu dengan ukuran yang lebih besar.

Saat dikonfirmasi, Camat Balung Widayaka mengatakan, penurunan genting itu karena ada beberapa galvalum yang tidak kuat menyangga genting. Ia menilai, penggantian galvalum ini harus dilakukan. Sebab, kata dia, kerangka baja ringan banyak bengkok. “Karena terlalu tipis,” ujarnya kepada Jawa Pos Radar Jember.

Mobile_AP_Rectangle 2

Ia menjelaskan, galvalum tersebut rencananya akan diganti dengan ukuran yang lebih besar. Selain mengganti galvalum, lanjutnya, dia juga memperkirakan ada penambahan pilar bangunan. Karena hal itu dianggapnya mutlak dibutuhkan untuk menopang berat genting. “Awalnya hanya delapan pilar yang menopang puluhan ton genting. Jadi akan ditambahi menjadi 12 pilar,” paparnya.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Insiden ambruknya proyek bangunan Kantor Kecamatan Jenggawah, rupanya berdampak terhadap proyek serupa di kecamatan lain. Bahkan di Kecamatan Balung, pendapa kecamatan yang nyaris selesai pembangunannya dibongkar kembali. Setelah akhir pekan lalu sejumlah orang menurunkan genting, kemarin (18/12), para tukang mulai mengganti kerangka baja ringan yang ditemukan rusak.

Penelusuran Jawa Pos Radar Jember beberapa hari kemarin, setelah genting diturunkan para tukang menemukan ada beberapa kerangka baja ringan atau galvalum yang rusak sehingga tak bisa dipakai. Sejumlah pekerja juga membenarkan, bahwa galvalum yang rusak itu terlalu ringkih dan tak kuat menyangga beban genting di atasnya. Alhasil, pekerja harus menyulami kembali untuk mengganti galvalum yang rusak itu dengan ukuran yang lebih besar.

Saat dikonfirmasi, Camat Balung Widayaka mengatakan, penurunan genting itu karena ada beberapa galvalum yang tidak kuat menyangga genting. Ia menilai, penggantian galvalum ini harus dilakukan. Sebab, kata dia, kerangka baja ringan banyak bengkok. “Karena terlalu tipis,” ujarnya kepada Jawa Pos Radar Jember.

Ia menjelaskan, galvalum tersebut rencananya akan diganti dengan ukuran yang lebih besar. Selain mengganti galvalum, lanjutnya, dia juga memperkirakan ada penambahan pilar bangunan. Karena hal itu dianggapnya mutlak dibutuhkan untuk menopang berat genting. “Awalnya hanya delapan pilar yang menopang puluhan ton genting. Jadi akan ditambahi menjadi 12 pilar,” paparnya.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Insiden ambruknya proyek bangunan Kantor Kecamatan Jenggawah, rupanya berdampak terhadap proyek serupa di kecamatan lain. Bahkan di Kecamatan Balung, pendapa kecamatan yang nyaris selesai pembangunannya dibongkar kembali. Setelah akhir pekan lalu sejumlah orang menurunkan genting, kemarin (18/12), para tukang mulai mengganti kerangka baja ringan yang ditemukan rusak.

Penelusuran Jawa Pos Radar Jember beberapa hari kemarin, setelah genting diturunkan para tukang menemukan ada beberapa kerangka baja ringan atau galvalum yang rusak sehingga tak bisa dipakai. Sejumlah pekerja juga membenarkan, bahwa galvalum yang rusak itu terlalu ringkih dan tak kuat menyangga beban genting di atasnya. Alhasil, pekerja harus menyulami kembali untuk mengganti galvalum yang rusak itu dengan ukuran yang lebih besar.

Saat dikonfirmasi, Camat Balung Widayaka mengatakan, penurunan genting itu karena ada beberapa galvalum yang tidak kuat menyangga genting. Ia menilai, penggantian galvalum ini harus dilakukan. Sebab, kata dia, kerangka baja ringan banyak bengkok. “Karena terlalu tipis,” ujarnya kepada Jawa Pos Radar Jember.

Ia menjelaskan, galvalum tersebut rencananya akan diganti dengan ukuran yang lebih besar. Selain mengganti galvalum, lanjutnya, dia juga memperkirakan ada penambahan pilar bangunan. Karena hal itu dianggapnya mutlak dibutuhkan untuk menopang berat genting. “Awalnya hanya delapan pilar yang menopang puluhan ton genting. Jadi akan ditambahi menjadi 12 pilar,” paparnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/