alexametrics
31.8 C
Jember
Tuesday, 16 August 2022

Stigma Negatif Jadi Pelecut Meraih Prestasi

Muhamad Rafa Yusuf punya bakat di bidang fashion. Bakat ini mulai tampak saat bocah kelas 5 SD itu mengikuti ajang Jember Fashion Carnaval (JFC) Kids ketika berusia 19 bulan. Selama satu dekade menjalani fashion show ini, banyak prestasi yang diraih. Meski begitu, tak sedikit pula cibiran yang dia terima. Bagaimana kisahnya?

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Ia akrab disapa Rafa. Atas permintaan mendiang Dynand Fariz, Founder JFC, Rafa mulai mengikuti JFC sejak usia 19 bulan. Kostum pertamanya adalah Mushroom. Didesain khusus oleh ibunya, Zaima Faradiba Sukma. Sang ibunda merupakan model JFC di tahun ketiga, sekitar 2003 lalu.

Di masa kuliah, Sukma pernah magang menjadi desainer JFC pada 2002. Setahun kemudian, Sukma resmi menjadi peserta JFC secara berkelanjutan, sebelum akhirnya menikah. Sementara ayah Rafa merupakan tangan kanan Dynand Fariz yang turut mengawali berdirinya JFC di Jember. Garis nasab inilah yang berpengaruh besar membentuk jati diri Rafa yang ikut terjun dalam JFC. Rafa lahir dari keluarga JFC tulen.

Sukma berkisah tentang awal mula Rafa mengikuti JFC kids. Putranya menjadi peserta termuda kala itu. Rafa yang masih belum lepas ASI mengikuti JFC dengan membawa dot susu. Dia mengenakan kostum Mushroom dengan make up yang disesuaikan. Sebelum pertunjukan dimulai, Rafa harus mengantre panjang menunggu giliran tampil. Kala itu, Sukma mendampinginya hingga penampilan usai. “Jadi, saya ikut JFC. Nuntun Rafa,” kenang perempuan yang tinggal di perumahan Jalan Melati, Lingkungan Patimura, Kelurahan Jember Kidul, Kaliwates, itu.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Ia akrab disapa Rafa. Atas permintaan mendiang Dynand Fariz, Founder JFC, Rafa mulai mengikuti JFC sejak usia 19 bulan. Kostum pertamanya adalah Mushroom. Didesain khusus oleh ibunya, Zaima Faradiba Sukma. Sang ibunda merupakan model JFC di tahun ketiga, sekitar 2003 lalu.

Di masa kuliah, Sukma pernah magang menjadi desainer JFC pada 2002. Setahun kemudian, Sukma resmi menjadi peserta JFC secara berkelanjutan, sebelum akhirnya menikah. Sementara ayah Rafa merupakan tangan kanan Dynand Fariz yang turut mengawali berdirinya JFC di Jember. Garis nasab inilah yang berpengaruh besar membentuk jati diri Rafa yang ikut terjun dalam JFC. Rafa lahir dari keluarga JFC tulen.

Sukma berkisah tentang awal mula Rafa mengikuti JFC kids. Putranya menjadi peserta termuda kala itu. Rafa yang masih belum lepas ASI mengikuti JFC dengan membawa dot susu. Dia mengenakan kostum Mushroom dengan make up yang disesuaikan. Sebelum pertunjukan dimulai, Rafa harus mengantre panjang menunggu giliran tampil. Kala itu, Sukma mendampinginya hingga penampilan usai. “Jadi, saya ikut JFC. Nuntun Rafa,” kenang perempuan yang tinggal di perumahan Jalan Melati, Lingkungan Patimura, Kelurahan Jember Kidul, Kaliwates, itu.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Ia akrab disapa Rafa. Atas permintaan mendiang Dynand Fariz, Founder JFC, Rafa mulai mengikuti JFC sejak usia 19 bulan. Kostum pertamanya adalah Mushroom. Didesain khusus oleh ibunya, Zaima Faradiba Sukma. Sang ibunda merupakan model JFC di tahun ketiga, sekitar 2003 lalu.

Di masa kuliah, Sukma pernah magang menjadi desainer JFC pada 2002. Setahun kemudian, Sukma resmi menjadi peserta JFC secara berkelanjutan, sebelum akhirnya menikah. Sementara ayah Rafa merupakan tangan kanan Dynand Fariz yang turut mengawali berdirinya JFC di Jember. Garis nasab inilah yang berpengaruh besar membentuk jati diri Rafa yang ikut terjun dalam JFC. Rafa lahir dari keluarga JFC tulen.

Sukma berkisah tentang awal mula Rafa mengikuti JFC kids. Putranya menjadi peserta termuda kala itu. Rafa yang masih belum lepas ASI mengikuti JFC dengan membawa dot susu. Dia mengenakan kostum Mushroom dengan make up yang disesuaikan. Sebelum pertunjukan dimulai, Rafa harus mengantre panjang menunggu giliran tampil. Kala itu, Sukma mendampinginya hingga penampilan usai. “Jadi, saya ikut JFC. Nuntun Rafa,” kenang perempuan yang tinggal di perumahan Jalan Melati, Lingkungan Patimura, Kelurahan Jember Kidul, Kaliwates, itu.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/