alexametrics
26.5 C
Jember
Thursday, 11 August 2022

Pelaku Ditengarai Punya Pengalaman Traumatik

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Polisi masih memburu pelaku pembuangan sekaligus pembakaran jasad bayi di Dusun Kramat, Desa Sebanen, Kalisat. Publik pun berharap, aparat bisa segera mengungkap kasus ini dan mengetahui apa yang menjadi motif pelaku hingga tega membinasakan bayi yang tak berdosa itu. Apakah pelakunya dalam kondisi tertekan, atau memang ada faktor lain?

Ketua Himpunan Psikologi Indonesia (Himpsi) Cabang Jember Muhammad Muhib Alwi menjelaskan, ada beberapa kemungkinan yang menjadi faktor penyebab aksi nekat pelaku. Bisa dari dorongan diri sendiri maupun lingkungan yang dipengaruhi orang-orang terdekat. “Situasi yang sering membuat orang mengalami kondisi tertekan, itu akan menimbulkan reaksi pelaku yang beragam. Bisa positif atau sebaliknya,” katanya.

Muhib menilai, kuat dugaan pelaku itu tengah mengalami problem yang menjadi beban pikiran dan hidupnya. Seperti hubungan kehamilan di luar nikah, atau selama kehamilan sempat ada upaya menggugurkan, tapi gagal. Karenanya, saat hamil, ia menggugurkan dengan maksud menghilangkan jejak.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Polisi masih memburu pelaku pembuangan sekaligus pembakaran jasad bayi di Dusun Kramat, Desa Sebanen, Kalisat. Publik pun berharap, aparat bisa segera mengungkap kasus ini dan mengetahui apa yang menjadi motif pelaku hingga tega membinasakan bayi yang tak berdosa itu. Apakah pelakunya dalam kondisi tertekan, atau memang ada faktor lain?

Ketua Himpunan Psikologi Indonesia (Himpsi) Cabang Jember Muhammad Muhib Alwi menjelaskan, ada beberapa kemungkinan yang menjadi faktor penyebab aksi nekat pelaku. Bisa dari dorongan diri sendiri maupun lingkungan yang dipengaruhi orang-orang terdekat. “Situasi yang sering membuat orang mengalami kondisi tertekan, itu akan menimbulkan reaksi pelaku yang beragam. Bisa positif atau sebaliknya,” katanya.

Muhib menilai, kuat dugaan pelaku itu tengah mengalami problem yang menjadi beban pikiran dan hidupnya. Seperti hubungan kehamilan di luar nikah, atau selama kehamilan sempat ada upaya menggugurkan, tapi gagal. Karenanya, saat hamil, ia menggugurkan dengan maksud menghilangkan jejak.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Polisi masih memburu pelaku pembuangan sekaligus pembakaran jasad bayi di Dusun Kramat, Desa Sebanen, Kalisat. Publik pun berharap, aparat bisa segera mengungkap kasus ini dan mengetahui apa yang menjadi motif pelaku hingga tega membinasakan bayi yang tak berdosa itu. Apakah pelakunya dalam kondisi tertekan, atau memang ada faktor lain?

Ketua Himpunan Psikologi Indonesia (Himpsi) Cabang Jember Muhammad Muhib Alwi menjelaskan, ada beberapa kemungkinan yang menjadi faktor penyebab aksi nekat pelaku. Bisa dari dorongan diri sendiri maupun lingkungan yang dipengaruhi orang-orang terdekat. “Situasi yang sering membuat orang mengalami kondisi tertekan, itu akan menimbulkan reaksi pelaku yang beragam. Bisa positif atau sebaliknya,” katanya.

Muhib menilai, kuat dugaan pelaku itu tengah mengalami problem yang menjadi beban pikiran dan hidupnya. Seperti hubungan kehamilan di luar nikah, atau selama kehamilan sempat ada upaya menggugurkan, tapi gagal. Karenanya, saat hamil, ia menggugurkan dengan maksud menghilangkan jejak.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/