alexametrics
27.3 C
Jember
Saturday, 28 May 2022

Lihat Kasus Covid di Jember dibandingkan dengan Capaian Vaksin

Mobile_AP_Rectangle 1

KEPATIHAN, RADARJEMBER.ID – Pemerintah Kabupaten Jember terus berupaya menekan mata rantai persebaran Covid-19 di Kabupaten Jember. Di antaranya dengan memperketat upaya penerapan protokol kesehatan (prokes) dan mempercepat upaya vaksinasi.

Nyatanya, upaya tersebut perlahan-lahan mulai membuahkan hasil. Hal tersebut terbukti dengan penurunan kasus yang terjadi. Berdasarkan data yang dikeluarkan Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Jember, penambahan kasus positif Covid-19 di Kabupaten Jember mengalami fluktuasi mulai Januari hingga September kemarin. Pada awal tahun, tercatat ada sebanyak 1.256 kasus. Lantas, melandai hingga Mei. Yakni, hanya sebanyak 90 kasus per bulan. Sayangnya, kasus kembali naik mulai Juni, Juli, hingga Agustus. Bahkan menembus angka 4.111 kasus.

Beruntung, kasus kesembuhan juga meningkat. Tercatat ada sebanyak 1479 yang berhasil sembuh pada Januari. Namun, semakin menipis beriringan dengan melandainya kasus Covid-19 selama Februari hingga Juni.

Mobile_AP_Rectangle 2

Selain itu, pemerintah juga sigap dalam menangani tingginya kasus Covid-19 pada Agustus. Dengan total kasus sebanyak 4.060 pasien, ada sebanyak 5.321 pasien yang kemudian berhasil menjadi penyintas alias sembuh dari Covid-19. Dengan adanya pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) yang kali pertama digelar pada awal Juli, pemerintah terus melakukan berbagai penanganan. Mulai dari tracing, testing, hingga treatment.

Alhasil, kasus pada September benar-benar jauh lebih baik jika dibandingkan bulan sebelumnya. Yakni, terdapat 411 kasus dengan penambahan pasien sembuh sebanyak 606 orang. Jelas, data itu menunjukan adanya perkembangan. Mengingat, kasus penambahan pasien pada bulan sebelumnya sangat tinggi.

- Advertisement -

KEPATIHAN, RADARJEMBER.ID – Pemerintah Kabupaten Jember terus berupaya menekan mata rantai persebaran Covid-19 di Kabupaten Jember. Di antaranya dengan memperketat upaya penerapan protokol kesehatan (prokes) dan mempercepat upaya vaksinasi.

Nyatanya, upaya tersebut perlahan-lahan mulai membuahkan hasil. Hal tersebut terbukti dengan penurunan kasus yang terjadi. Berdasarkan data yang dikeluarkan Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Jember, penambahan kasus positif Covid-19 di Kabupaten Jember mengalami fluktuasi mulai Januari hingga September kemarin. Pada awal tahun, tercatat ada sebanyak 1.256 kasus. Lantas, melandai hingga Mei. Yakni, hanya sebanyak 90 kasus per bulan. Sayangnya, kasus kembali naik mulai Juni, Juli, hingga Agustus. Bahkan menembus angka 4.111 kasus.

Beruntung, kasus kesembuhan juga meningkat. Tercatat ada sebanyak 1479 yang berhasil sembuh pada Januari. Namun, semakin menipis beriringan dengan melandainya kasus Covid-19 selama Februari hingga Juni.

Selain itu, pemerintah juga sigap dalam menangani tingginya kasus Covid-19 pada Agustus. Dengan total kasus sebanyak 4.060 pasien, ada sebanyak 5.321 pasien yang kemudian berhasil menjadi penyintas alias sembuh dari Covid-19. Dengan adanya pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) yang kali pertama digelar pada awal Juli, pemerintah terus melakukan berbagai penanganan. Mulai dari tracing, testing, hingga treatment.

Alhasil, kasus pada September benar-benar jauh lebih baik jika dibandingkan bulan sebelumnya. Yakni, terdapat 411 kasus dengan penambahan pasien sembuh sebanyak 606 orang. Jelas, data itu menunjukan adanya perkembangan. Mengingat, kasus penambahan pasien pada bulan sebelumnya sangat tinggi.

KEPATIHAN, RADARJEMBER.ID – Pemerintah Kabupaten Jember terus berupaya menekan mata rantai persebaran Covid-19 di Kabupaten Jember. Di antaranya dengan memperketat upaya penerapan protokol kesehatan (prokes) dan mempercepat upaya vaksinasi.

Nyatanya, upaya tersebut perlahan-lahan mulai membuahkan hasil. Hal tersebut terbukti dengan penurunan kasus yang terjadi. Berdasarkan data yang dikeluarkan Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Jember, penambahan kasus positif Covid-19 di Kabupaten Jember mengalami fluktuasi mulai Januari hingga September kemarin. Pada awal tahun, tercatat ada sebanyak 1.256 kasus. Lantas, melandai hingga Mei. Yakni, hanya sebanyak 90 kasus per bulan. Sayangnya, kasus kembali naik mulai Juni, Juli, hingga Agustus. Bahkan menembus angka 4.111 kasus.

Beruntung, kasus kesembuhan juga meningkat. Tercatat ada sebanyak 1479 yang berhasil sembuh pada Januari. Namun, semakin menipis beriringan dengan melandainya kasus Covid-19 selama Februari hingga Juni.

Selain itu, pemerintah juga sigap dalam menangani tingginya kasus Covid-19 pada Agustus. Dengan total kasus sebanyak 4.060 pasien, ada sebanyak 5.321 pasien yang kemudian berhasil menjadi penyintas alias sembuh dari Covid-19. Dengan adanya pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) yang kali pertama digelar pada awal Juli, pemerintah terus melakukan berbagai penanganan. Mulai dari tracing, testing, hingga treatment.

Alhasil, kasus pada September benar-benar jauh lebih baik jika dibandingkan bulan sebelumnya. Yakni, terdapat 411 kasus dengan penambahan pasien sembuh sebanyak 606 orang. Jelas, data itu menunjukan adanya perkembangan. Mengingat, kasus penambahan pasien pada bulan sebelumnya sangat tinggi.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/