alexametrics
23.5 C
Jember
Sunday, 14 August 2022

Mitigasi Bencana Perlu Dikampanyekan

Diakui Masih Banyak Terkendala Akibat Pandemi

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Memasuki musim hujan yang sudah mulai tiba, sejumlah daerah, khususnya di Kabupaten Jember, perlu mulai waspada. Terutama yang masuk kawasan atau area rawan bencana. Seperti banjir, tanah longsor, gelombang air laut tinggi, atau bencana lainnya.

Menurut catatan BPBD Jember, di Jember cukup banyak daerah yang masuk kawasan rawan bencana. Seperti kecamatan yang berada di lereng Pegunungan Argopuro yang rawan mengalami bencana longsor, atau kecamatan yang berada di sekitar pesisir pantai selatan Jember, yang rawan gelombang tinggi serta tsunami.

Upaya-upaya mitigasi diyakini penting sebagai langkah preventif atau pencegahan. “Sebenarnya kita sudah mulai jalan agenda edukasi mitigasi bencana itu. Terakhir Agustus lalu,” kata relawan kebencanaan dari komunitas Siaga Bencana Jember, Nancy Ameliarosa.

Mobile_AP_Rectangle 2

Menurutnya, agenda terakhir itu sudah dilangsungkan sebelum memasuki musim hujan. Saat musim hujan mulai datang seperti hari-hari ini, biasanya komunitas itu cukup kesulitan melakukan giat edukasi mitigasi bencana lagi. Namun, kini banyak yang tertunda. “Salah satunya masih terkendala pandemi,” bebernya.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Memasuki musim hujan yang sudah mulai tiba, sejumlah daerah, khususnya di Kabupaten Jember, perlu mulai waspada. Terutama yang masuk kawasan atau area rawan bencana. Seperti banjir, tanah longsor, gelombang air laut tinggi, atau bencana lainnya.

Menurut catatan BPBD Jember, di Jember cukup banyak daerah yang masuk kawasan rawan bencana. Seperti kecamatan yang berada di lereng Pegunungan Argopuro yang rawan mengalami bencana longsor, atau kecamatan yang berada di sekitar pesisir pantai selatan Jember, yang rawan gelombang tinggi serta tsunami.

Upaya-upaya mitigasi diyakini penting sebagai langkah preventif atau pencegahan. “Sebenarnya kita sudah mulai jalan agenda edukasi mitigasi bencana itu. Terakhir Agustus lalu,” kata relawan kebencanaan dari komunitas Siaga Bencana Jember, Nancy Ameliarosa.

Menurutnya, agenda terakhir itu sudah dilangsungkan sebelum memasuki musim hujan. Saat musim hujan mulai datang seperti hari-hari ini, biasanya komunitas itu cukup kesulitan melakukan giat edukasi mitigasi bencana lagi. Namun, kini banyak yang tertunda. “Salah satunya masih terkendala pandemi,” bebernya.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Memasuki musim hujan yang sudah mulai tiba, sejumlah daerah, khususnya di Kabupaten Jember, perlu mulai waspada. Terutama yang masuk kawasan atau area rawan bencana. Seperti banjir, tanah longsor, gelombang air laut tinggi, atau bencana lainnya.

Menurut catatan BPBD Jember, di Jember cukup banyak daerah yang masuk kawasan rawan bencana. Seperti kecamatan yang berada di lereng Pegunungan Argopuro yang rawan mengalami bencana longsor, atau kecamatan yang berada di sekitar pesisir pantai selatan Jember, yang rawan gelombang tinggi serta tsunami.

Upaya-upaya mitigasi diyakini penting sebagai langkah preventif atau pencegahan. “Sebenarnya kita sudah mulai jalan agenda edukasi mitigasi bencana itu. Terakhir Agustus lalu,” kata relawan kebencanaan dari komunitas Siaga Bencana Jember, Nancy Ameliarosa.

Menurutnya, agenda terakhir itu sudah dilangsungkan sebelum memasuki musim hujan. Saat musim hujan mulai datang seperti hari-hari ini, biasanya komunitas itu cukup kesulitan melakukan giat edukasi mitigasi bencana lagi. Namun, kini banyak yang tertunda. “Salah satunya masih terkendala pandemi,” bebernya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/