alexametrics
31.1 C
Jember
Sunday, 29 May 2022

Wabup Muqit Gantikan Faida

Selama Cuti Masa Kampanye

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Kabupaten Jember memiliki nakhoda baru setelah izin cuti Bupati Jember Faida disetujui oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa. Gubernur menunjuk Wakil Bupati Jember Abdul Muqit Arief sebagai penggantinya, dan bakal memimpin pemerintahan selama lebih dua bulan ke depan.

Sebagaimana diketahui, masa kampanye Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Jember 2020 sudah di depan mata. Empat hari lagi (24/9), KPU bakal menetapkan pasangan calon (paslon) bupati dan calon wakil bupati (cabup-cawabup). Ada tiga pasangan yang telah mendaftar. Setelah penetapan, sudah masuk jadwal kampanye selama 71 hari ke depan.

Komisioner KPU Jember Ahmad Susanto menjelaskan, memasuki masa kampanye, calon yang masih menjabat sebagai bupati atau petahana wajib melakukan cuti. “Cutinya tiga hari setelah ditetapkan menjadi paslon sampai masa kampanye habis. Pada masa tenang, akan menjabat lagi,” papar pria yang membidangi teknis KPU Jember tersebut.

Mobile_AP_Rectangle 2

Selama masa cuti atau masa kampanye ini, petahana tidak boleh menggunakan fasilitas negara. Termasuk harus meninggalkan pendapa. “Terhitung sejak 26 September, bupati yang ikut mencalonkan diri juga harus keluar pendapa. Karena itu fasilitas negara,” jelasnya.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Kabupaten Jember memiliki nakhoda baru setelah izin cuti Bupati Jember Faida disetujui oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa. Gubernur menunjuk Wakil Bupati Jember Abdul Muqit Arief sebagai penggantinya, dan bakal memimpin pemerintahan selama lebih dua bulan ke depan.

Sebagaimana diketahui, masa kampanye Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Jember 2020 sudah di depan mata. Empat hari lagi (24/9), KPU bakal menetapkan pasangan calon (paslon) bupati dan calon wakil bupati (cabup-cawabup). Ada tiga pasangan yang telah mendaftar. Setelah penetapan, sudah masuk jadwal kampanye selama 71 hari ke depan.

Komisioner KPU Jember Ahmad Susanto menjelaskan, memasuki masa kampanye, calon yang masih menjabat sebagai bupati atau petahana wajib melakukan cuti. “Cutinya tiga hari setelah ditetapkan menjadi paslon sampai masa kampanye habis. Pada masa tenang, akan menjabat lagi,” papar pria yang membidangi teknis KPU Jember tersebut.

Selama masa cuti atau masa kampanye ini, petahana tidak boleh menggunakan fasilitas negara. Termasuk harus meninggalkan pendapa. “Terhitung sejak 26 September, bupati yang ikut mencalonkan diri juga harus keluar pendapa. Karena itu fasilitas negara,” jelasnya.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Kabupaten Jember memiliki nakhoda baru setelah izin cuti Bupati Jember Faida disetujui oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa. Gubernur menunjuk Wakil Bupati Jember Abdul Muqit Arief sebagai penggantinya, dan bakal memimpin pemerintahan selama lebih dua bulan ke depan.

Sebagaimana diketahui, masa kampanye Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Jember 2020 sudah di depan mata. Empat hari lagi (24/9), KPU bakal menetapkan pasangan calon (paslon) bupati dan calon wakil bupati (cabup-cawabup). Ada tiga pasangan yang telah mendaftar. Setelah penetapan, sudah masuk jadwal kampanye selama 71 hari ke depan.

Komisioner KPU Jember Ahmad Susanto menjelaskan, memasuki masa kampanye, calon yang masih menjabat sebagai bupati atau petahana wajib melakukan cuti. “Cutinya tiga hari setelah ditetapkan menjadi paslon sampai masa kampanye habis. Pada masa tenang, akan menjabat lagi,” papar pria yang membidangi teknis KPU Jember tersebut.

Selama masa cuti atau masa kampanye ini, petahana tidak boleh menggunakan fasilitas negara. Termasuk harus meninggalkan pendapa. “Terhitung sejak 26 September, bupati yang ikut mencalonkan diri juga harus keluar pendapa. Karena itu fasilitas negara,” jelasnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/