alexametrics
22.6 C
Jember
Thursday, 11 August 2022

Sosok Zaki Ilham, Pelajar SMP Jember yang Mengayuh Sepeda sampai Jakarta

Mobile_AP_Rectangle 1

Seorang anak asal Kelurahan Wirolegi, Kecamatan Sumbersari, Jember, mampu mengaspal dengan sepedanya hingga Ibu Kota, Jakarta. Kabar perjalanannya itu sempat membikin heboh jagat daring. Bagaimana keseharian bocah 12 tahun yang masih duduk di bangku SMP itu?

MEGA SILVIA, RADAR JEMBER

KAKI kecilnya sudah terlatih mengayuh pedal hingga puluhan bahkan ratusan kilometer. Zaki Ilham Mashudi lincah seakan tanpa beban. Di tanjakan, turunan, dan tikungan sekali pun. Sepeda dibawanya melaju tak peduli jauhnya jarak yang ditempuh.

Mobile_AP_Rectangle 2

Bocah 12 tahun itu baru naik ke tingkat SMP. Aksinya bukan main. Saat liburan sekolah, dia mengisi waktu dengan hobi bersepedanya. Tak tanggung-tanggung, dia mulai mengayuh dari Jember hingga Jakarta. Dari kediamannya di Jalan MT. Haryono, Kelurahan Wirolegi, Kecamatan Sumbersari.

Dengan jarak sekitar seribu kilometer, Zaki menghabiskan waktu sepuluh hari perjalanan pulang dan pergi. Awal perjalanannya bersama kedua orang tua dan pencinta sepeda yang lain hanya sampai Jogjakarta. Namun, ayah dan ibunya, Zulkarnain Marsoeki dan Yeni Nuraini, harus kembali ke Jember untuk melanjutkan aktivitas.

BACA JUGA: Media Harus Jaga Independensi dan Perluas Ekspansi

Yeni membagikan kisah anak pertamanya itu tentang bagaimana tekad Zaki untuk melanjutkan perjalanan ke Jakarta meski tanpa orang tua. Menetap sementara di Jogjakarta selama dua hari, kata Yeni, untuk menanyakan keyakinan anak sulungnya itu.

Melihat tekad bulat Kipli, panggilan lain Zaki, Yeni dan Zul memberikan izin dan menitipkannya kepada komunitas sepeda Federal lain yang juga teman akrabnya. Meski sempat tak direstui oleh keluarga besarnya. Melihat kemampuan dan pengalaman yang sudah diasah sebelumnya, membuat orang tua Zaki percaya.

- Advertisement -

Seorang anak asal Kelurahan Wirolegi, Kecamatan Sumbersari, Jember, mampu mengaspal dengan sepedanya hingga Ibu Kota, Jakarta. Kabar perjalanannya itu sempat membikin heboh jagat daring. Bagaimana keseharian bocah 12 tahun yang masih duduk di bangku SMP itu?

MEGA SILVIA, RADAR JEMBER

KAKI kecilnya sudah terlatih mengayuh pedal hingga puluhan bahkan ratusan kilometer. Zaki Ilham Mashudi lincah seakan tanpa beban. Di tanjakan, turunan, dan tikungan sekali pun. Sepeda dibawanya melaju tak peduli jauhnya jarak yang ditempuh.

Bocah 12 tahun itu baru naik ke tingkat SMP. Aksinya bukan main. Saat liburan sekolah, dia mengisi waktu dengan hobi bersepedanya. Tak tanggung-tanggung, dia mulai mengayuh dari Jember hingga Jakarta. Dari kediamannya di Jalan MT. Haryono, Kelurahan Wirolegi, Kecamatan Sumbersari.

Dengan jarak sekitar seribu kilometer, Zaki menghabiskan waktu sepuluh hari perjalanan pulang dan pergi. Awal perjalanannya bersama kedua orang tua dan pencinta sepeda yang lain hanya sampai Jogjakarta. Namun, ayah dan ibunya, Zulkarnain Marsoeki dan Yeni Nuraini, harus kembali ke Jember untuk melanjutkan aktivitas.

BACA JUGA: Media Harus Jaga Independensi dan Perluas Ekspansi

Yeni membagikan kisah anak pertamanya itu tentang bagaimana tekad Zaki untuk melanjutkan perjalanan ke Jakarta meski tanpa orang tua. Menetap sementara di Jogjakarta selama dua hari, kata Yeni, untuk menanyakan keyakinan anak sulungnya itu.

Melihat tekad bulat Kipli, panggilan lain Zaki, Yeni dan Zul memberikan izin dan menitipkannya kepada komunitas sepeda Federal lain yang juga teman akrabnya. Meski sempat tak direstui oleh keluarga besarnya. Melihat kemampuan dan pengalaman yang sudah diasah sebelumnya, membuat orang tua Zaki percaya.

Seorang anak asal Kelurahan Wirolegi, Kecamatan Sumbersari, Jember, mampu mengaspal dengan sepedanya hingga Ibu Kota, Jakarta. Kabar perjalanannya itu sempat membikin heboh jagat daring. Bagaimana keseharian bocah 12 tahun yang masih duduk di bangku SMP itu?

MEGA SILVIA, RADAR JEMBER

KAKI kecilnya sudah terlatih mengayuh pedal hingga puluhan bahkan ratusan kilometer. Zaki Ilham Mashudi lincah seakan tanpa beban. Di tanjakan, turunan, dan tikungan sekali pun. Sepeda dibawanya melaju tak peduli jauhnya jarak yang ditempuh.

Bocah 12 tahun itu baru naik ke tingkat SMP. Aksinya bukan main. Saat liburan sekolah, dia mengisi waktu dengan hobi bersepedanya. Tak tanggung-tanggung, dia mulai mengayuh dari Jember hingga Jakarta. Dari kediamannya di Jalan MT. Haryono, Kelurahan Wirolegi, Kecamatan Sumbersari.

Dengan jarak sekitar seribu kilometer, Zaki menghabiskan waktu sepuluh hari perjalanan pulang dan pergi. Awal perjalanannya bersama kedua orang tua dan pencinta sepeda yang lain hanya sampai Jogjakarta. Namun, ayah dan ibunya, Zulkarnain Marsoeki dan Yeni Nuraini, harus kembali ke Jember untuk melanjutkan aktivitas.

BACA JUGA: Media Harus Jaga Independensi dan Perluas Ekspansi

Yeni membagikan kisah anak pertamanya itu tentang bagaimana tekad Zaki untuk melanjutkan perjalanan ke Jakarta meski tanpa orang tua. Menetap sementara di Jogjakarta selama dua hari, kata Yeni, untuk menanyakan keyakinan anak sulungnya itu.

Melihat tekad bulat Kipli, panggilan lain Zaki, Yeni dan Zul memberikan izin dan menitipkannya kepada komunitas sepeda Federal lain yang juga teman akrabnya. Meski sempat tak direstui oleh keluarga besarnya. Melihat kemampuan dan pengalaman yang sudah diasah sebelumnya, membuat orang tua Zaki percaya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/