alexametrics
22.8 C
Jember
Monday, 15 August 2022

Media Harus Jaga Independensi dan Perluas Ekspansi

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID– Sebagai media lokal, kiprah Jawa Pos Radar Jember turut menyajikan beragam informasi ke publik serta ikut serta mengawal beragam kebijakan publik. Selama kurun waktu dua dekade terakhir, beragam informasi dari kota sampai pelosok desa sudah diupayakan oleh perusahaan media yang berkantor di Jalan Jenderal Ahmad Yani nomor 99, Kepatihan, Kaliwates, ini.

Dan kini, pada 16 Juli 2022 kemarin, beranjak ke-23 tahun, tak sedikit publik yang menghendaki agar Jawa Pos Radar Jember terus melahirkan karya-karya jurnalistik yang independen, tepercaya, dan bertanggung jawab. “Media menjadi salah satu pilar demokrasi, dan hal itu yang perlu terus ditegakkan oleh Radar Jember,” urai Itok Wicaksono, pakar kebijakan publik dari Universitas Muhammadiyah (Unmuh) Jember.

Menurut Itok, keberadaan media lokal sangat diperlukan untuk memastikan keterbukaan informasi itu benar-benar dirasakan masyarakat. Degan begitu, fungsi-fungsi media bisa senantiasa melakukan kontrol dan pengawasan, dengan melibatkan publik atau pembaca.

Mobile_AP_Rectangle 2

BACA JUGA: HUT 23 Radar Jember Sederhana Namun Meriah

Lebih jauh, Kaprodi Ilmu Pemerintahan Fisipol Unmuh Jember itu menguraikan, sebagaimana keberadaan media lokal, dirasa perlu ada penetrasi hingga menjangkau ke level terkecil. Yakni di desa-desa. Bukan semata urusan penyajian informasi, namun juga dalam rangka membangun partisipasi.

Langkah itu dinilainya sangat efektif untuk melibatkan lapisan masyarakat di tingkat paling dasar, dalam memantau proses berjalannya pemerintahan. Sedari perencanaan, pelaksanaan, hingga evaluasi. “Saya berharap Radar Jember bisa terus ekspansi, masuk ke desa-desa, membuka ruang dialog publik. Sehingga partisipasi masyarakat mengawal demokrasi bisa benar-benar terakomodasi,” harap mantan Komisioner KPU Jember era 2009-2014 itu.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID– Sebagai media lokal, kiprah Jawa Pos Radar Jember turut menyajikan beragam informasi ke publik serta ikut serta mengawal beragam kebijakan publik. Selama kurun waktu dua dekade terakhir, beragam informasi dari kota sampai pelosok desa sudah diupayakan oleh perusahaan media yang berkantor di Jalan Jenderal Ahmad Yani nomor 99, Kepatihan, Kaliwates, ini.

Dan kini, pada 16 Juli 2022 kemarin, beranjak ke-23 tahun, tak sedikit publik yang menghendaki agar Jawa Pos Radar Jember terus melahirkan karya-karya jurnalistik yang independen, tepercaya, dan bertanggung jawab. “Media menjadi salah satu pilar demokrasi, dan hal itu yang perlu terus ditegakkan oleh Radar Jember,” urai Itok Wicaksono, pakar kebijakan publik dari Universitas Muhammadiyah (Unmuh) Jember.

Menurut Itok, keberadaan media lokal sangat diperlukan untuk memastikan keterbukaan informasi itu benar-benar dirasakan masyarakat. Degan begitu, fungsi-fungsi media bisa senantiasa melakukan kontrol dan pengawasan, dengan melibatkan publik atau pembaca.

BACA JUGA: HUT 23 Radar Jember Sederhana Namun Meriah

Lebih jauh, Kaprodi Ilmu Pemerintahan Fisipol Unmuh Jember itu menguraikan, sebagaimana keberadaan media lokal, dirasa perlu ada penetrasi hingga menjangkau ke level terkecil. Yakni di desa-desa. Bukan semata urusan penyajian informasi, namun juga dalam rangka membangun partisipasi.

Langkah itu dinilainya sangat efektif untuk melibatkan lapisan masyarakat di tingkat paling dasar, dalam memantau proses berjalannya pemerintahan. Sedari perencanaan, pelaksanaan, hingga evaluasi. “Saya berharap Radar Jember bisa terus ekspansi, masuk ke desa-desa, membuka ruang dialog publik. Sehingga partisipasi masyarakat mengawal demokrasi bisa benar-benar terakomodasi,” harap mantan Komisioner KPU Jember era 2009-2014 itu.

JEMBER, RADARJEMBER.ID– Sebagai media lokal, kiprah Jawa Pos Radar Jember turut menyajikan beragam informasi ke publik serta ikut serta mengawal beragam kebijakan publik. Selama kurun waktu dua dekade terakhir, beragam informasi dari kota sampai pelosok desa sudah diupayakan oleh perusahaan media yang berkantor di Jalan Jenderal Ahmad Yani nomor 99, Kepatihan, Kaliwates, ini.

Dan kini, pada 16 Juli 2022 kemarin, beranjak ke-23 tahun, tak sedikit publik yang menghendaki agar Jawa Pos Radar Jember terus melahirkan karya-karya jurnalistik yang independen, tepercaya, dan bertanggung jawab. “Media menjadi salah satu pilar demokrasi, dan hal itu yang perlu terus ditegakkan oleh Radar Jember,” urai Itok Wicaksono, pakar kebijakan publik dari Universitas Muhammadiyah (Unmuh) Jember.

Menurut Itok, keberadaan media lokal sangat diperlukan untuk memastikan keterbukaan informasi itu benar-benar dirasakan masyarakat. Degan begitu, fungsi-fungsi media bisa senantiasa melakukan kontrol dan pengawasan, dengan melibatkan publik atau pembaca.

BACA JUGA: HUT 23 Radar Jember Sederhana Namun Meriah

Lebih jauh, Kaprodi Ilmu Pemerintahan Fisipol Unmuh Jember itu menguraikan, sebagaimana keberadaan media lokal, dirasa perlu ada penetrasi hingga menjangkau ke level terkecil. Yakni di desa-desa. Bukan semata urusan penyajian informasi, namun juga dalam rangka membangun partisipasi.

Langkah itu dinilainya sangat efektif untuk melibatkan lapisan masyarakat di tingkat paling dasar, dalam memantau proses berjalannya pemerintahan. Sedari perencanaan, pelaksanaan, hingga evaluasi. “Saya berharap Radar Jember bisa terus ekspansi, masuk ke desa-desa, membuka ruang dialog publik. Sehingga partisipasi masyarakat mengawal demokrasi bisa benar-benar terakomodasi,” harap mantan Komisioner KPU Jember era 2009-2014 itu.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/