alexametrics
22.9 C
Jember
Sunday, 14 August 2022

Edu Wisata Coco Park, Tak Sekadar Olahan Kopi

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Keberadaan kopi di Jember sudah terkenal sejak lama. Salah satu buktinya yaitu adanya bangunan yang berdiri sejak 1911 di Desa Nogosari Kecamatan Rambipuji. Tempat ini dulunya merupakan lembaga riset dan pengembangan kopi dan kakau nasional yang diberi nama Besoekisch Proefstation. Sekarang menjadi Eduwisata Coco Park.

Eduwisata Coco Park Cocok untuk Semua Kalangan

Kasubag Pemasaran Eduwisata Coco Park, Maya Susiani menjelaskan, taman eduwisata Iptek Kopi dan Kakau yang sekarang diberi nama COCO Park dulunya merupakan lembaga riset dan pengembangan kopi dan kakau nasional. “Sebelum menjadi taman eduwisata, dulunya merupakan Pusat Penelitian Kopi dan Kakau Indonesia (Puslitkoka) yang ditetapkan melalui SK Menteri pertanian waktu itu,” jelas Maya kepada Jawa Pos Radar Jember, di kantornya kemarin (17/6).

Mobile_AP_Rectangle 2

Menurutnya, Puslitkoka itu mulai didirikan pada 1 Januari 1911 pada masa penjajahan kolonial belanda, waktu itu namanya masih Besoekisch Proefstation, dan saat ini Puslitkoka pengelolaannya di bawah naungan PT RPN.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Keberadaan kopi di Jember sudah terkenal sejak lama. Salah satu buktinya yaitu adanya bangunan yang berdiri sejak 1911 di Desa Nogosari Kecamatan Rambipuji. Tempat ini dulunya merupakan lembaga riset dan pengembangan kopi dan kakau nasional yang diberi nama Besoekisch Proefstation. Sekarang menjadi Eduwisata Coco Park.

Eduwisata Coco Park Cocok untuk Semua Kalangan

Kasubag Pemasaran Eduwisata Coco Park, Maya Susiani menjelaskan, taman eduwisata Iptek Kopi dan Kakau yang sekarang diberi nama COCO Park dulunya merupakan lembaga riset dan pengembangan kopi dan kakau nasional. “Sebelum menjadi taman eduwisata, dulunya merupakan Pusat Penelitian Kopi dan Kakau Indonesia (Puslitkoka) yang ditetapkan melalui SK Menteri pertanian waktu itu,” jelas Maya kepada Jawa Pos Radar Jember, di kantornya kemarin (17/6).

Menurutnya, Puslitkoka itu mulai didirikan pada 1 Januari 1911 pada masa penjajahan kolonial belanda, waktu itu namanya masih Besoekisch Proefstation, dan saat ini Puslitkoka pengelolaannya di bawah naungan PT RPN.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Keberadaan kopi di Jember sudah terkenal sejak lama. Salah satu buktinya yaitu adanya bangunan yang berdiri sejak 1911 di Desa Nogosari Kecamatan Rambipuji. Tempat ini dulunya merupakan lembaga riset dan pengembangan kopi dan kakau nasional yang diberi nama Besoekisch Proefstation. Sekarang menjadi Eduwisata Coco Park.

Eduwisata Coco Park Cocok untuk Semua Kalangan

Kasubag Pemasaran Eduwisata Coco Park, Maya Susiani menjelaskan, taman eduwisata Iptek Kopi dan Kakau yang sekarang diberi nama COCO Park dulunya merupakan lembaga riset dan pengembangan kopi dan kakau nasional. “Sebelum menjadi taman eduwisata, dulunya merupakan Pusat Penelitian Kopi dan Kakau Indonesia (Puslitkoka) yang ditetapkan melalui SK Menteri pertanian waktu itu,” jelas Maya kepada Jawa Pos Radar Jember, di kantornya kemarin (17/6).

Menurutnya, Puslitkoka itu mulai didirikan pada 1 Januari 1911 pada masa penjajahan kolonial belanda, waktu itu namanya masih Besoekisch Proefstation, dan saat ini Puslitkoka pengelolaannya di bawah naungan PT RPN.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/