alexametrics
25.2 C
Jember
Saturday, 21 May 2022

Maksimalkan Pengembangan Jalan Tiga Penjuru

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Jalan raya di kota Jember mulai lebih sesak. Semakin mendekati Idul Fitri, dapat dipastikan laju kendaraan akan semakin merayap. Nah, apakah Pemkab Jember punya program brilian untuk mengatasinya?

Seperti diketahui, jalanan padat di Jember kerap menyita waktu. Baik pengendara roda dua maupun roda empat. Komisi C DPRD Jember pun meminta agar pemerintah daerah serius menggarap jalan raya agar macetnya arus lalu lintas di Jember tidak terus-menerus menjadi rutinitas.

Ketua Komisi C DPRD Jember David Handoko Seto menyebut, belum lama ini pihaknya sudah melakukan rapat bersama Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Jember. Menurut dia, sudah ada semacam site plan untuk pengembangan jalan. “Hasil rapat, Pemkab Jember sudah punya site plan untuk jalan raya kota Jember dari tiga penjuru. Kalau gambar belum, tetapi sudah dalam kajian,” katanya.

Mobile_AP_Rectangle 2

Menurut dia, tiga penjuru tersebut adalah dari arah Mangli, dari arah Sumbersari, dan dari arah Patrang. Pengembangan jalan di tiga penjuru ini sudah masuk dalam rencana pembangunan jangka menengah daerah (RPJMD). “Tetapi masih terus dilakukan kajian,” tuturnya.

Pemkab Jember, menurutnya, juga telah memiliki rencana untuk pembangunan jembatan layang. Namun, lokasinya belum digambarkan secara terperinci. “Termasuk pengaturan terhadap traffic light juga kami dorong. Karena bisa jadi, tersendatnya kendaraan karena lampu merah yang kurang efektif,” ujarnya.

RPJMD mengenai pengembangan jalan, kata dia, harus diketahui publik. Dengan demikian, pemerintah bisa mendapat banyak masukan untuk mengurangi kemacetan di sejumlah titik. “Termasuk gang-gang juga akan dievaluasi. Kalau ada gang kecil dan menjadi biang tersendatnya kemacetan, harus dievaluasi,” ungkap David.

Tak hanya itu, Komisi C juga meminta agar Pemkab Jember benar-benar serius dalam pengaturan jalan. “Kami juga akan memberi sumbangsih pemikiran agar Jember tidak macet,” tuturnya.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Jalan raya di kota Jember mulai lebih sesak. Semakin mendekati Idul Fitri, dapat dipastikan laju kendaraan akan semakin merayap. Nah, apakah Pemkab Jember punya program brilian untuk mengatasinya?

Seperti diketahui, jalanan padat di Jember kerap menyita waktu. Baik pengendara roda dua maupun roda empat. Komisi C DPRD Jember pun meminta agar pemerintah daerah serius menggarap jalan raya agar macetnya arus lalu lintas di Jember tidak terus-menerus menjadi rutinitas.

Ketua Komisi C DPRD Jember David Handoko Seto menyebut, belum lama ini pihaknya sudah melakukan rapat bersama Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Jember. Menurut dia, sudah ada semacam site plan untuk pengembangan jalan. “Hasil rapat, Pemkab Jember sudah punya site plan untuk jalan raya kota Jember dari tiga penjuru. Kalau gambar belum, tetapi sudah dalam kajian,” katanya.

Menurut dia, tiga penjuru tersebut adalah dari arah Mangli, dari arah Sumbersari, dan dari arah Patrang. Pengembangan jalan di tiga penjuru ini sudah masuk dalam rencana pembangunan jangka menengah daerah (RPJMD). “Tetapi masih terus dilakukan kajian,” tuturnya.

Pemkab Jember, menurutnya, juga telah memiliki rencana untuk pembangunan jembatan layang. Namun, lokasinya belum digambarkan secara terperinci. “Termasuk pengaturan terhadap traffic light juga kami dorong. Karena bisa jadi, tersendatnya kendaraan karena lampu merah yang kurang efektif,” ujarnya.

RPJMD mengenai pengembangan jalan, kata dia, harus diketahui publik. Dengan demikian, pemerintah bisa mendapat banyak masukan untuk mengurangi kemacetan di sejumlah titik. “Termasuk gang-gang juga akan dievaluasi. Kalau ada gang kecil dan menjadi biang tersendatnya kemacetan, harus dievaluasi,” ungkap David.

Tak hanya itu, Komisi C juga meminta agar Pemkab Jember benar-benar serius dalam pengaturan jalan. “Kami juga akan memberi sumbangsih pemikiran agar Jember tidak macet,” tuturnya.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Jalan raya di kota Jember mulai lebih sesak. Semakin mendekati Idul Fitri, dapat dipastikan laju kendaraan akan semakin merayap. Nah, apakah Pemkab Jember punya program brilian untuk mengatasinya?

Seperti diketahui, jalanan padat di Jember kerap menyita waktu. Baik pengendara roda dua maupun roda empat. Komisi C DPRD Jember pun meminta agar pemerintah daerah serius menggarap jalan raya agar macetnya arus lalu lintas di Jember tidak terus-menerus menjadi rutinitas.

Ketua Komisi C DPRD Jember David Handoko Seto menyebut, belum lama ini pihaknya sudah melakukan rapat bersama Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Jember. Menurut dia, sudah ada semacam site plan untuk pengembangan jalan. “Hasil rapat, Pemkab Jember sudah punya site plan untuk jalan raya kota Jember dari tiga penjuru. Kalau gambar belum, tetapi sudah dalam kajian,” katanya.

Menurut dia, tiga penjuru tersebut adalah dari arah Mangli, dari arah Sumbersari, dan dari arah Patrang. Pengembangan jalan di tiga penjuru ini sudah masuk dalam rencana pembangunan jangka menengah daerah (RPJMD). “Tetapi masih terus dilakukan kajian,” tuturnya.

Pemkab Jember, menurutnya, juga telah memiliki rencana untuk pembangunan jembatan layang. Namun, lokasinya belum digambarkan secara terperinci. “Termasuk pengaturan terhadap traffic light juga kami dorong. Karena bisa jadi, tersendatnya kendaraan karena lampu merah yang kurang efektif,” ujarnya.

RPJMD mengenai pengembangan jalan, kata dia, harus diketahui publik. Dengan demikian, pemerintah bisa mendapat banyak masukan untuk mengurangi kemacetan di sejumlah titik. “Termasuk gang-gang juga akan dievaluasi. Kalau ada gang kecil dan menjadi biang tersendatnya kemacetan, harus dievaluasi,” ungkap David.

Tak hanya itu, Komisi C juga meminta agar Pemkab Jember benar-benar serius dalam pengaturan jalan. “Kami juga akan memberi sumbangsih pemikiran agar Jember tidak macet,” tuturnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/