alexametrics
22.3 C
Jember
Friday, 19 August 2022

 Tebing Jalan Rawan Longsor

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Ambrolnya tebing jalan menuju Desa Pace dengan Desa Mulyorejo, Kecamatan Silo, Senin (1/1/2018) lalu, masih membuat waswas pengguna jalan. Khususnya warga yang tinggal di Desa Mulyorejo dan warga yang tinggal di Perumahan PTPN 12 Kebun Silosanen, Silo.

Apalagi, intensitas curah hujan masih cukup tinggi. Sehingga kawasan tersebut sangat rawan kembali longsor. Apalagi, sebelumnya tebing di lahan milik PT Perhutani tersebut sempat ambrol dan memutuskan jalur dua desa.

Pantauan Jawa Pos Radar Jember, tebing yang longsor sekitar 19 meter dengan panjang 17 meteran. ”Kalau longsor lagi, dipastikan akan kembali menutup akses jalan dua desa,” ujar Solihin, warga setempat. Karena itulah, saat hujan, pengguna jalan mesti ekstra hati-hati.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Ambrolnya tebing jalan menuju Desa Pace dengan Desa Mulyorejo, Kecamatan Silo, Senin (1/1/2018) lalu, masih membuat waswas pengguna jalan. Khususnya warga yang tinggal di Desa Mulyorejo dan warga yang tinggal di Perumahan PTPN 12 Kebun Silosanen, Silo.

Apalagi, intensitas curah hujan masih cukup tinggi. Sehingga kawasan tersebut sangat rawan kembali longsor. Apalagi, sebelumnya tebing di lahan milik PT Perhutani tersebut sempat ambrol dan memutuskan jalur dua desa.

Pantauan Jawa Pos Radar Jember, tebing yang longsor sekitar 19 meter dengan panjang 17 meteran. ”Kalau longsor lagi, dipastikan akan kembali menutup akses jalan dua desa,” ujar Solihin, warga setempat. Karena itulah, saat hujan, pengguna jalan mesti ekstra hati-hati.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Ambrolnya tebing jalan menuju Desa Pace dengan Desa Mulyorejo, Kecamatan Silo, Senin (1/1/2018) lalu, masih membuat waswas pengguna jalan. Khususnya warga yang tinggal di Desa Mulyorejo dan warga yang tinggal di Perumahan PTPN 12 Kebun Silosanen, Silo.

Apalagi, intensitas curah hujan masih cukup tinggi. Sehingga kawasan tersebut sangat rawan kembali longsor. Apalagi, sebelumnya tebing di lahan milik PT Perhutani tersebut sempat ambrol dan memutuskan jalur dua desa.

Pantauan Jawa Pos Radar Jember, tebing yang longsor sekitar 19 meter dengan panjang 17 meteran. ”Kalau longsor lagi, dipastikan akan kembali menutup akses jalan dua desa,” ujar Solihin, warga setempat. Karena itulah, saat hujan, pengguna jalan mesti ekstra hati-hati.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/