alexametrics
23.7 C
Jember
Sunday, 3 July 2022

 Giliran Saksi dari Inspektorat

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Sidang kasus korupsi renovasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di Kelurahan Karangrejo, Sumbersari, masih bakal terus berlanjut. Hari Kamis besok (20/2) agenda sidang masih dalam pemeriksaan para saksi. Para saksi yang bakal dihadirkan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri (Kejari) Jember dari pihak inspektorat.

Sidang Kamis besok digelar di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Surabaya yang berada di Sidoarjo. Agenda sidang tersebut dibenarkan oleh Setyo Adhi Wicaksono, Kepala Seksi (Kasi) Pidana Khusus (Pidsus) Kejari Jember. “Besok Kamis agendanya saksi ahli dari inspektorat, mengenai keterangan mereka soal kerugian negara,” tutur Setyo kepada Jawa Pos Radar Jember.

Perkara rasuah yang sudah merugikan negara mencapai Rp 476.529 juta itu telah menjerat dua terdakwa. Mereka berdua berasal dari pihak swasta, yakni M. Ridwan Sidik dan Dian Lucki Puspitasari. Bahkan sebelumnya, dalam agenda pemeriksaan saksi, JPU sudah menghadirkan beberapa saksi dari kalangan ASN lingkungan Pemkab Jember, penyuplai bahan material, hingga para penerima bantuan RTLH di Karangrejo.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Sidang kasus korupsi renovasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di Kelurahan Karangrejo, Sumbersari, masih bakal terus berlanjut. Hari Kamis besok (20/2) agenda sidang masih dalam pemeriksaan para saksi. Para saksi yang bakal dihadirkan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri (Kejari) Jember dari pihak inspektorat.

Sidang Kamis besok digelar di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Surabaya yang berada di Sidoarjo. Agenda sidang tersebut dibenarkan oleh Setyo Adhi Wicaksono, Kepala Seksi (Kasi) Pidana Khusus (Pidsus) Kejari Jember. “Besok Kamis agendanya saksi ahli dari inspektorat, mengenai keterangan mereka soal kerugian negara,” tutur Setyo kepada Jawa Pos Radar Jember.

Perkara rasuah yang sudah merugikan negara mencapai Rp 476.529 juta itu telah menjerat dua terdakwa. Mereka berdua berasal dari pihak swasta, yakni M. Ridwan Sidik dan Dian Lucki Puspitasari. Bahkan sebelumnya, dalam agenda pemeriksaan saksi, JPU sudah menghadirkan beberapa saksi dari kalangan ASN lingkungan Pemkab Jember, penyuplai bahan material, hingga para penerima bantuan RTLH di Karangrejo.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Sidang kasus korupsi renovasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di Kelurahan Karangrejo, Sumbersari, masih bakal terus berlanjut. Hari Kamis besok (20/2) agenda sidang masih dalam pemeriksaan para saksi. Para saksi yang bakal dihadirkan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri (Kejari) Jember dari pihak inspektorat.

Sidang Kamis besok digelar di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Surabaya yang berada di Sidoarjo. Agenda sidang tersebut dibenarkan oleh Setyo Adhi Wicaksono, Kepala Seksi (Kasi) Pidana Khusus (Pidsus) Kejari Jember. “Besok Kamis agendanya saksi ahli dari inspektorat, mengenai keterangan mereka soal kerugian negara,” tutur Setyo kepada Jawa Pos Radar Jember.

Perkara rasuah yang sudah merugikan negara mencapai Rp 476.529 juta itu telah menjerat dua terdakwa. Mereka berdua berasal dari pihak swasta, yakni M. Ridwan Sidik dan Dian Lucki Puspitasari. Bahkan sebelumnya, dalam agenda pemeriksaan saksi, JPU sudah menghadirkan beberapa saksi dari kalangan ASN lingkungan Pemkab Jember, penyuplai bahan material, hingga para penerima bantuan RTLH di Karangrejo.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/