alexametrics
22.3 C
Jember
Friday, 19 August 2022

Pekerja Tewas Terjepit Mesin Pres

Kecelakaan Kerja atau Kelalaian?

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Bruaakk! Sebuah mesin pres pengepak tembakau di gudang UD Nyoto Permadi Dusun Durenan, Desa Klompangan, Kecamatan Ajung, tiba-tiba turun secara otomatis dan menimpa seorang pekerja, kemarin (17/12). Insiden yang terjadi sekitar pukul 08.30 itu menewaskan Muhammad Toniman, 41, warga yang tinggal tak jauh dari lokasi gudang.

Sebelum petaka tersebut terjadi, korban tengah bekerja bersama dua temannya. Kala itu, tak ada yang menyangka jika mesin pengepres tembakau tersebut rusak dan tiba-tiba jatuh. Mesin yang dilengkapi pelat baja itu menindih tubuh Toniman. Korban merupakan pekerja musiman di bagian pengepresan.

Dua teman korban, Misran, warga Dusun Plalangan, Desa Sukamakmur, Kecamatan Ajung, dan Joko, 50, warga Dusun Krasak, Desa Pancakarya, Kecamatan Ajung, seketika panik. Keduanya sempat berusaha membantu mengangkat pelat baja yang menjepit tubuh korban. Namun, upaya itu sia-sia karena tak mampu mengangkat mesin tersebut. Selanjutnya, mereka berlari sambil berteriak memberi tahu pekerja lain.

Mobile_AP_Rectangle 2

Para pekerja yang mendengar langsung menuju lokasi untuk memberikan pertolongan. Mereka bersama-sama mengangkat pelat baja dan mengeluarkan tubuh korban. Di saat bersamaan, pekerja yang lain melaporkan peristiwa itu ke Pos Polisi Sub Sektor Ajung dan Polsek Jenggawah. Tak berselang lama, sejumlah petugas bersama Tim Inafis Polres Jember datang ke lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Misran, teman korban, masih terlihat trauma ketika beberapa petugas mengorek keterangan darinya. Pria 40 tahun yang bertugas sebagai operator tuas mesin pres tersebut mengaku, sesaat sebelum kecelakaan kerja itu terjadi, korban mengambil tembakau di landasan mesin. Saat itu, kata dia, mesin dalam kondisi netral. “Korban bersama Joko memang dapat bagian mengambil tembakau yang sudah dipres,” katanya.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Bruaakk! Sebuah mesin pres pengepak tembakau di gudang UD Nyoto Permadi Dusun Durenan, Desa Klompangan, Kecamatan Ajung, tiba-tiba turun secara otomatis dan menimpa seorang pekerja, kemarin (17/12). Insiden yang terjadi sekitar pukul 08.30 itu menewaskan Muhammad Toniman, 41, warga yang tinggal tak jauh dari lokasi gudang.

Sebelum petaka tersebut terjadi, korban tengah bekerja bersama dua temannya. Kala itu, tak ada yang menyangka jika mesin pengepres tembakau tersebut rusak dan tiba-tiba jatuh. Mesin yang dilengkapi pelat baja itu menindih tubuh Toniman. Korban merupakan pekerja musiman di bagian pengepresan.

Dua teman korban, Misran, warga Dusun Plalangan, Desa Sukamakmur, Kecamatan Ajung, dan Joko, 50, warga Dusun Krasak, Desa Pancakarya, Kecamatan Ajung, seketika panik. Keduanya sempat berusaha membantu mengangkat pelat baja yang menjepit tubuh korban. Namun, upaya itu sia-sia karena tak mampu mengangkat mesin tersebut. Selanjutnya, mereka berlari sambil berteriak memberi tahu pekerja lain.

Para pekerja yang mendengar langsung menuju lokasi untuk memberikan pertolongan. Mereka bersama-sama mengangkat pelat baja dan mengeluarkan tubuh korban. Di saat bersamaan, pekerja yang lain melaporkan peristiwa itu ke Pos Polisi Sub Sektor Ajung dan Polsek Jenggawah. Tak berselang lama, sejumlah petugas bersama Tim Inafis Polres Jember datang ke lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Misran, teman korban, masih terlihat trauma ketika beberapa petugas mengorek keterangan darinya. Pria 40 tahun yang bertugas sebagai operator tuas mesin pres tersebut mengaku, sesaat sebelum kecelakaan kerja itu terjadi, korban mengambil tembakau di landasan mesin. Saat itu, kata dia, mesin dalam kondisi netral. “Korban bersama Joko memang dapat bagian mengambil tembakau yang sudah dipres,” katanya.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Bruaakk! Sebuah mesin pres pengepak tembakau di gudang UD Nyoto Permadi Dusun Durenan, Desa Klompangan, Kecamatan Ajung, tiba-tiba turun secara otomatis dan menimpa seorang pekerja, kemarin (17/12). Insiden yang terjadi sekitar pukul 08.30 itu menewaskan Muhammad Toniman, 41, warga yang tinggal tak jauh dari lokasi gudang.

Sebelum petaka tersebut terjadi, korban tengah bekerja bersama dua temannya. Kala itu, tak ada yang menyangka jika mesin pengepres tembakau tersebut rusak dan tiba-tiba jatuh. Mesin yang dilengkapi pelat baja itu menindih tubuh Toniman. Korban merupakan pekerja musiman di bagian pengepresan.

Dua teman korban, Misran, warga Dusun Plalangan, Desa Sukamakmur, Kecamatan Ajung, dan Joko, 50, warga Dusun Krasak, Desa Pancakarya, Kecamatan Ajung, seketika panik. Keduanya sempat berusaha membantu mengangkat pelat baja yang menjepit tubuh korban. Namun, upaya itu sia-sia karena tak mampu mengangkat mesin tersebut. Selanjutnya, mereka berlari sambil berteriak memberi tahu pekerja lain.

Para pekerja yang mendengar langsung menuju lokasi untuk memberikan pertolongan. Mereka bersama-sama mengangkat pelat baja dan mengeluarkan tubuh korban. Di saat bersamaan, pekerja yang lain melaporkan peristiwa itu ke Pos Polisi Sub Sektor Ajung dan Polsek Jenggawah. Tak berselang lama, sejumlah petugas bersama Tim Inafis Polres Jember datang ke lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Misran, teman korban, masih terlihat trauma ketika beberapa petugas mengorek keterangan darinya. Pria 40 tahun yang bertugas sebagai operator tuas mesin pres tersebut mengaku, sesaat sebelum kecelakaan kerja itu terjadi, korban mengambil tembakau di landasan mesin. Saat itu, kata dia, mesin dalam kondisi netral. “Korban bersama Joko memang dapat bagian mengambil tembakau yang sudah dipres,” katanya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/