alexametrics
23 C
Jember
Tuesday, 28 June 2022

Fokus Wujudkan Karya Nyata Generasi Muda Pramuka

Arum Sabil Terpilih sebagai Ketua Kwarda Pramuka Jatim

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – HM Arum Sabil terpilih menjadi Ketua Kwarda Gerakan Pramuka Jawa Timur. Hal tersebut ditetapkan pada Musyawarah Daerah (Musda) Gerakan Pramuka Jatim pada Rabu (16/12) di Batu. Dia menegaskan bahwa pihaknya bertekad untuk membekali sekaligus mewujudkan kerja nyata dari generasi muda Pramuka Jawa Timur.

Menurut pria yang telah terjun dalam kepramukaan sejak remaja itu, pihaknya ingin Pramuka Jawa Timur mengerti dan mengenal serta bisa terjun langsung di dunia pertanian perkebunan dan peternakan. Apalagi tiga sektor tersebut merupakan sumber pangan dan energi terbarukan. “Bersama-sama belajar mewujudkan ilmu serta meningkatkan produktivitas pertanian dan perkebunan,” paparnya.

Apalagi, lanjut dia, potensi ancaman krisis energi dan pangan pada 30 tahun mendatang bisa saja terjadi. Pada 2050, jumlah populasi penduduk bumi diperkirakan menembus 10 miliar. “Tahun ini saja, jumlah manusia berada di angka sekitar 7 miliar jiwa,” imbuhnya.

Mobile_AP_Rectangle 2

Jika populasi umat manusia ini terus tumbuh dan berkembang, sementara luas daratan yang ada hanya 30 persen dari total luas permukaan bumi, adalah persoalan pangan dan energi.

Oleh karena itu, dia menegaskan bahwa lahan yang ada pada saat ini harus benar-benar dimaksimalkan. Manusia tidak bisa terus mengandalkan kebutuhan energi untuk tenaga listrik maupun bahan bakar dari cadangan minyak bumi.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – HM Arum Sabil terpilih menjadi Ketua Kwarda Gerakan Pramuka Jawa Timur. Hal tersebut ditetapkan pada Musyawarah Daerah (Musda) Gerakan Pramuka Jatim pada Rabu (16/12) di Batu. Dia menegaskan bahwa pihaknya bertekad untuk membekali sekaligus mewujudkan kerja nyata dari generasi muda Pramuka Jawa Timur.

Menurut pria yang telah terjun dalam kepramukaan sejak remaja itu, pihaknya ingin Pramuka Jawa Timur mengerti dan mengenal serta bisa terjun langsung di dunia pertanian perkebunan dan peternakan. Apalagi tiga sektor tersebut merupakan sumber pangan dan energi terbarukan. “Bersama-sama belajar mewujudkan ilmu serta meningkatkan produktivitas pertanian dan perkebunan,” paparnya.

Apalagi, lanjut dia, potensi ancaman krisis energi dan pangan pada 30 tahun mendatang bisa saja terjadi. Pada 2050, jumlah populasi penduduk bumi diperkirakan menembus 10 miliar. “Tahun ini saja, jumlah manusia berada di angka sekitar 7 miliar jiwa,” imbuhnya.

Jika populasi umat manusia ini terus tumbuh dan berkembang, sementara luas daratan yang ada hanya 30 persen dari total luas permukaan bumi, adalah persoalan pangan dan energi.

Oleh karena itu, dia menegaskan bahwa lahan yang ada pada saat ini harus benar-benar dimaksimalkan. Manusia tidak bisa terus mengandalkan kebutuhan energi untuk tenaga listrik maupun bahan bakar dari cadangan minyak bumi.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – HM Arum Sabil terpilih menjadi Ketua Kwarda Gerakan Pramuka Jawa Timur. Hal tersebut ditetapkan pada Musyawarah Daerah (Musda) Gerakan Pramuka Jatim pada Rabu (16/12) di Batu. Dia menegaskan bahwa pihaknya bertekad untuk membekali sekaligus mewujudkan kerja nyata dari generasi muda Pramuka Jawa Timur.

Menurut pria yang telah terjun dalam kepramukaan sejak remaja itu, pihaknya ingin Pramuka Jawa Timur mengerti dan mengenal serta bisa terjun langsung di dunia pertanian perkebunan dan peternakan. Apalagi tiga sektor tersebut merupakan sumber pangan dan energi terbarukan. “Bersama-sama belajar mewujudkan ilmu serta meningkatkan produktivitas pertanian dan perkebunan,” paparnya.

Apalagi, lanjut dia, potensi ancaman krisis energi dan pangan pada 30 tahun mendatang bisa saja terjadi. Pada 2050, jumlah populasi penduduk bumi diperkirakan menembus 10 miliar. “Tahun ini saja, jumlah manusia berada di angka sekitar 7 miliar jiwa,” imbuhnya.

Jika populasi umat manusia ini terus tumbuh dan berkembang, sementara luas daratan yang ada hanya 30 persen dari total luas permukaan bumi, adalah persoalan pangan dan energi.

Oleh karena itu, dia menegaskan bahwa lahan yang ada pada saat ini harus benar-benar dimaksimalkan. Manusia tidak bisa terus mengandalkan kebutuhan energi untuk tenaga listrik maupun bahan bakar dari cadangan minyak bumi.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/