alexametrics
24.9 C
Jember
Friday, 20 May 2022

Tim Labfor Uji Kualitas Bangunan

Cari Penyebab Ruang Kelas Ambruk

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Polres Jember terus menyelidiki insiden ambruknya ruang kelas di SDN Keting 02, Kecamatan Jombang. Bahkan, Tim Laboratorium Forensik (Labfor) Polda Jawa Timur didatangkan untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Ini untuk mengetahui apa yang menjadi penyebab runtuhnya atap ruang kelas 5 yang baru selesai direhab tersebut.

Olah TKP itu dipimpin Kompol Handy. Dia bersama Kompol Agus dan Bripka Fikri. Selain tim dari Polda Jatim, juga ikut mendampingi Tim Inafis dan penyidik Tipikor Polres Jember. Bahkan Kapolres Jember AKBP Alfian Nurrizal juga ikut mendampingi Tim Labfor yang melakukan penyelidikan ambruknya bangunan yang dikerjakan oleh CV Ace Mitra Utama tersebut.

Di lokasi, tim labfor mengambil sampel beton cor dan potongan rangka baja ringan (galvalum). Sebelum membawa sampel, tim meneliti satu per satu galvalum, genting, serta beton cor itu. Petugas tampak fokus meneliti ukuran besi cor yang ditengarai tidak sesuai.

Mobile_AP_Rectangle 2

Seusai melihat semua konstruksi di ruang kelas 5, tim menggelar rapat dengan pelaksana dan kepala sekolah. Rapat tertutup tersebut menempati ruang guru di sekolah setempat. Selanjutnya, tim juga mengecek kondisi ruang kelas 6 yang bangunannya juga baru direhab. Terlebih, saat petaka ambruknya atap bangunan ruang kelas 5 itu terjadi, ruang kelas 6 juga terdampak. Bagian plafonnya jebol.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Polres Jember terus menyelidiki insiden ambruknya ruang kelas di SDN Keting 02, Kecamatan Jombang. Bahkan, Tim Laboratorium Forensik (Labfor) Polda Jawa Timur didatangkan untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Ini untuk mengetahui apa yang menjadi penyebab runtuhnya atap ruang kelas 5 yang baru selesai direhab tersebut.

Olah TKP itu dipimpin Kompol Handy. Dia bersama Kompol Agus dan Bripka Fikri. Selain tim dari Polda Jatim, juga ikut mendampingi Tim Inafis dan penyidik Tipikor Polres Jember. Bahkan Kapolres Jember AKBP Alfian Nurrizal juga ikut mendampingi Tim Labfor yang melakukan penyelidikan ambruknya bangunan yang dikerjakan oleh CV Ace Mitra Utama tersebut.

Di lokasi, tim labfor mengambil sampel beton cor dan potongan rangka baja ringan (galvalum). Sebelum membawa sampel, tim meneliti satu per satu galvalum, genting, serta beton cor itu. Petugas tampak fokus meneliti ukuran besi cor yang ditengarai tidak sesuai.

Seusai melihat semua konstruksi di ruang kelas 5, tim menggelar rapat dengan pelaksana dan kepala sekolah. Rapat tertutup tersebut menempati ruang guru di sekolah setempat. Selanjutnya, tim juga mengecek kondisi ruang kelas 6 yang bangunannya juga baru direhab. Terlebih, saat petaka ambruknya atap bangunan ruang kelas 5 itu terjadi, ruang kelas 6 juga terdampak. Bagian plafonnya jebol.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Polres Jember terus menyelidiki insiden ambruknya ruang kelas di SDN Keting 02, Kecamatan Jombang. Bahkan, Tim Laboratorium Forensik (Labfor) Polda Jawa Timur didatangkan untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Ini untuk mengetahui apa yang menjadi penyebab runtuhnya atap ruang kelas 5 yang baru selesai direhab tersebut.

Olah TKP itu dipimpin Kompol Handy. Dia bersama Kompol Agus dan Bripka Fikri. Selain tim dari Polda Jatim, juga ikut mendampingi Tim Inafis dan penyidik Tipikor Polres Jember. Bahkan Kapolres Jember AKBP Alfian Nurrizal juga ikut mendampingi Tim Labfor yang melakukan penyelidikan ambruknya bangunan yang dikerjakan oleh CV Ace Mitra Utama tersebut.

Di lokasi, tim labfor mengambil sampel beton cor dan potongan rangka baja ringan (galvalum). Sebelum membawa sampel, tim meneliti satu per satu galvalum, genting, serta beton cor itu. Petugas tampak fokus meneliti ukuran besi cor yang ditengarai tidak sesuai.

Seusai melihat semua konstruksi di ruang kelas 5, tim menggelar rapat dengan pelaksana dan kepala sekolah. Rapat tertutup tersebut menempati ruang guru di sekolah setempat. Selanjutnya, tim juga mengecek kondisi ruang kelas 6 yang bangunannya juga baru direhab. Terlebih, saat petaka ambruknya atap bangunan ruang kelas 5 itu terjadi, ruang kelas 6 juga terdampak. Bagian plafonnya jebol.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/