alexametrics
25.6 C
Jember
Thursday, 26 May 2022

Cucu Korban masih Trauma Berat

Tim Labfor Olah TKP Pembakaran Rumah

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Tim Laboratorium Forensik (Labfor) Polda Jatim menggelar olah tempat kejadian perkara pada tiga rumah yang dibakar di Dusun Junggrang, Desa Patempuran, Kecamatan Kalisat, Selasa (17/12) siang kemarin. Sebelumnya, rumah milik Sulikandi, 42, dibakar oleh Abdur Rahman, 38, karena dituduh melakukan santet.

Tim Labfor Polda Jatim memeriksa sejumlah titik. Salah satunya ruang tamu yang menjadi awal terjadinya kebakaran. Di titik tersebut, tim mengambil sisa abu dan sampel puing kebakaran. Selain itu, saklar listrik juga tak luput dari pengamatan tim labfor. Ada lima titik yang menjadi perhatian tim labfor.

Selain memeriksa puing-puing kebakaran, petugas juga meminta keterangan penghuni rumah, yakni Maryati (40, istri Sulikandi), Maryam (55, ibu Sulikandi), dan Ririn Sri Wahyuni (24, menantu Sulikandi). Mereka diminta untuk menceritakan bagaimana awal mula pelaku membakar rumahnya.

Mobile_AP_Rectangle 2

Kasatreskrim Polres Jember AKP Yadwivana Jumbo Cantason mengatakan, sampel abu kebakaran dibawa ke Labfor Polda Jatim untuk diuji. “Satu kantong plastik berisi abu kebakaran dibawa ke Polda untuk diuji di laboratorium,” ujarnya.

Selain rumah milik Sulikandi, dua rumah milik kerabatnya yang letaknya berdekatan juga ikut dibakar oleh tersangka. Aksi pembakaran itu dilakukan karena Abdur Rahman menuduh Sulikandi atas isu santet. Awalnya, pelaku melakukan pembakaran rumah milik Sulikandi saja, tetapi dua rumah lainnya ikut terbakar.

Sementara itu, korban menampik alibi pelaku membakar rumahnya karena telah menyantet. “Mana mungkin saya menyantet pelaku, saya saja nggak tahu apa itu santet,” ujar Sulikandi.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Tim Laboratorium Forensik (Labfor) Polda Jatim menggelar olah tempat kejadian perkara pada tiga rumah yang dibakar di Dusun Junggrang, Desa Patempuran, Kecamatan Kalisat, Selasa (17/12) siang kemarin. Sebelumnya, rumah milik Sulikandi, 42, dibakar oleh Abdur Rahman, 38, karena dituduh melakukan santet.

Tim Labfor Polda Jatim memeriksa sejumlah titik. Salah satunya ruang tamu yang menjadi awal terjadinya kebakaran. Di titik tersebut, tim mengambil sisa abu dan sampel puing kebakaran. Selain itu, saklar listrik juga tak luput dari pengamatan tim labfor. Ada lima titik yang menjadi perhatian tim labfor.

Selain memeriksa puing-puing kebakaran, petugas juga meminta keterangan penghuni rumah, yakni Maryati (40, istri Sulikandi), Maryam (55, ibu Sulikandi), dan Ririn Sri Wahyuni (24, menantu Sulikandi). Mereka diminta untuk menceritakan bagaimana awal mula pelaku membakar rumahnya.

Kasatreskrim Polres Jember AKP Yadwivana Jumbo Cantason mengatakan, sampel abu kebakaran dibawa ke Labfor Polda Jatim untuk diuji. “Satu kantong plastik berisi abu kebakaran dibawa ke Polda untuk diuji di laboratorium,” ujarnya.

Selain rumah milik Sulikandi, dua rumah milik kerabatnya yang letaknya berdekatan juga ikut dibakar oleh tersangka. Aksi pembakaran itu dilakukan karena Abdur Rahman menuduh Sulikandi atas isu santet. Awalnya, pelaku melakukan pembakaran rumah milik Sulikandi saja, tetapi dua rumah lainnya ikut terbakar.

Sementara itu, korban menampik alibi pelaku membakar rumahnya karena telah menyantet. “Mana mungkin saya menyantet pelaku, saya saja nggak tahu apa itu santet,” ujar Sulikandi.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Tim Laboratorium Forensik (Labfor) Polda Jatim menggelar olah tempat kejadian perkara pada tiga rumah yang dibakar di Dusun Junggrang, Desa Patempuran, Kecamatan Kalisat, Selasa (17/12) siang kemarin. Sebelumnya, rumah milik Sulikandi, 42, dibakar oleh Abdur Rahman, 38, karena dituduh melakukan santet.

Tim Labfor Polda Jatim memeriksa sejumlah titik. Salah satunya ruang tamu yang menjadi awal terjadinya kebakaran. Di titik tersebut, tim mengambil sisa abu dan sampel puing kebakaran. Selain itu, saklar listrik juga tak luput dari pengamatan tim labfor. Ada lima titik yang menjadi perhatian tim labfor.

Selain memeriksa puing-puing kebakaran, petugas juga meminta keterangan penghuni rumah, yakni Maryati (40, istri Sulikandi), Maryam (55, ibu Sulikandi), dan Ririn Sri Wahyuni (24, menantu Sulikandi). Mereka diminta untuk menceritakan bagaimana awal mula pelaku membakar rumahnya.

Kasatreskrim Polres Jember AKP Yadwivana Jumbo Cantason mengatakan, sampel abu kebakaran dibawa ke Labfor Polda Jatim untuk diuji. “Satu kantong plastik berisi abu kebakaran dibawa ke Polda untuk diuji di laboratorium,” ujarnya.

Selain rumah milik Sulikandi, dua rumah milik kerabatnya yang letaknya berdekatan juga ikut dibakar oleh tersangka. Aksi pembakaran itu dilakukan karena Abdur Rahman menuduh Sulikandi atas isu santet. Awalnya, pelaku melakukan pembakaran rumah milik Sulikandi saja, tetapi dua rumah lainnya ikut terbakar.

Sementara itu, korban menampik alibi pelaku membakar rumahnya karena telah menyantet. “Mana mungkin saya menyantet pelaku, saya saja nggak tahu apa itu santet,” ujar Sulikandi.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/