alexametrics
23.4 C
Jember
Friday, 12 August 2022

Dikembalikan ke Orang Tua

Remaja yang Terlibat Balap Liar

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Polisi akan memanggil orang tua yang anaknya terjaring dalam operasi balap liar, Jumat (13/11) malam. Dalam operasi gabungan tersebut, sedikitnya ada 85 unit kendaraan yang diamankan di Satlantas Polres Jember.

Khusus pemilik yang terjaring dan statusnya masih pelajar SMP atau SMA/SMK, polisi tak hanya menghadirkan orang tua, tapi juga guru di mana mereka sekolah. Langkah ini sebagai upaya pembinaan agar mereka tak mengulangi lagi perbuatan tersebut.

“Karena menyelamatkan generasi muda itu bukan hanya tugas polisi, tapi juga perlu keterlibatan orang tua serta guru,” ujar AKP Jimmy Heryanto H Manurung, Kasatlantas Polres Jember kepada Jawa Pos Radar Jember, kemarin (17/11).

Mobile_AP_Rectangle 2

Menurutnya, puluhan kendaraan yang diamankan itu banyak yang tidak standar. Seperti berknalpot brong, velg serta ban yang sudah diganti dengan ukuran lebih kecil. Setang kemudi pun dimodifikasi. Beberapa kendaraan juga tidak dilengkapi dengan kaca spion. Bahkan, ada juga rem cakram depan yang sudah dilepas, sehingga sangat membahayakan penggunanya.

Oleh karena itu, kepolisian bakal menerapkan syarat ketat sebelum kendaraan itu dibawa pulang oleh pemiliknya. Selain harus melengkapi kembali motor mereka sesuai standar, pemilik juga wajib menunjukkan surat kelengkapan kendaraan, seperti STNK atau BPKB. Semisal pemilik tidak bisa menunjukkan surat kelengkapan, pihaknya akan menyerahkan motor tersebut ke Unit Reserse Kriminal Polres Jember.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Polisi akan memanggil orang tua yang anaknya terjaring dalam operasi balap liar, Jumat (13/11) malam. Dalam operasi gabungan tersebut, sedikitnya ada 85 unit kendaraan yang diamankan di Satlantas Polres Jember.

Khusus pemilik yang terjaring dan statusnya masih pelajar SMP atau SMA/SMK, polisi tak hanya menghadirkan orang tua, tapi juga guru di mana mereka sekolah. Langkah ini sebagai upaya pembinaan agar mereka tak mengulangi lagi perbuatan tersebut.

“Karena menyelamatkan generasi muda itu bukan hanya tugas polisi, tapi juga perlu keterlibatan orang tua serta guru,” ujar AKP Jimmy Heryanto H Manurung, Kasatlantas Polres Jember kepada Jawa Pos Radar Jember, kemarin (17/11).

Menurutnya, puluhan kendaraan yang diamankan itu banyak yang tidak standar. Seperti berknalpot brong, velg serta ban yang sudah diganti dengan ukuran lebih kecil. Setang kemudi pun dimodifikasi. Beberapa kendaraan juga tidak dilengkapi dengan kaca spion. Bahkan, ada juga rem cakram depan yang sudah dilepas, sehingga sangat membahayakan penggunanya.

Oleh karena itu, kepolisian bakal menerapkan syarat ketat sebelum kendaraan itu dibawa pulang oleh pemiliknya. Selain harus melengkapi kembali motor mereka sesuai standar, pemilik juga wajib menunjukkan surat kelengkapan kendaraan, seperti STNK atau BPKB. Semisal pemilik tidak bisa menunjukkan surat kelengkapan, pihaknya akan menyerahkan motor tersebut ke Unit Reserse Kriminal Polres Jember.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Polisi akan memanggil orang tua yang anaknya terjaring dalam operasi balap liar, Jumat (13/11) malam. Dalam operasi gabungan tersebut, sedikitnya ada 85 unit kendaraan yang diamankan di Satlantas Polres Jember.

Khusus pemilik yang terjaring dan statusnya masih pelajar SMP atau SMA/SMK, polisi tak hanya menghadirkan orang tua, tapi juga guru di mana mereka sekolah. Langkah ini sebagai upaya pembinaan agar mereka tak mengulangi lagi perbuatan tersebut.

“Karena menyelamatkan generasi muda itu bukan hanya tugas polisi, tapi juga perlu keterlibatan orang tua serta guru,” ujar AKP Jimmy Heryanto H Manurung, Kasatlantas Polres Jember kepada Jawa Pos Radar Jember, kemarin (17/11).

Menurutnya, puluhan kendaraan yang diamankan itu banyak yang tidak standar. Seperti berknalpot brong, velg serta ban yang sudah diganti dengan ukuran lebih kecil. Setang kemudi pun dimodifikasi. Beberapa kendaraan juga tidak dilengkapi dengan kaca spion. Bahkan, ada juga rem cakram depan yang sudah dilepas, sehingga sangat membahayakan penggunanya.

Oleh karena itu, kepolisian bakal menerapkan syarat ketat sebelum kendaraan itu dibawa pulang oleh pemiliknya. Selain harus melengkapi kembali motor mereka sesuai standar, pemilik juga wajib menunjukkan surat kelengkapan kendaraan, seperti STNK atau BPKB. Semisal pemilik tidak bisa menunjukkan surat kelengkapan, pihaknya akan menyerahkan motor tersebut ke Unit Reserse Kriminal Polres Jember.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/