alexametrics
26.5 C
Jember
Wednesday, 29 June 2022

Ada Pocong di Sukowono, Pejalan Was Was…

Mobile_AP_Rectangle 1

Totok Sugiarto, warga Desa Sukokerto, Kecamatan Sukowono, menuturkan, dia sering kali melewati jalan itu dan tidak berani memacu motor dengan kecepatan tinggi, terutama di malam hari. “Ketika awal PPKM diterapkan dan lampu penerangan jalan umum dipadamkan, orang takut lewat sini karena kondisi gelap dan jalan penuh lubang,” ujarnya.

Mereka terpaksa menunda rencana keluar rumah, menunggu pagi hari. “Nah, kini ketika PJU kembali dihidupkan, pengendara terkejut karena ada pocong di pinggir jalan,” kata Totok sembari tertawa.

Reporter : Winardyasto

Mobile_AP_Rectangle 2

Fotografer : Winardyasto

Editor : Lintang Anis Bena Kinanti

- Advertisement -

Totok Sugiarto, warga Desa Sukokerto, Kecamatan Sukowono, menuturkan, dia sering kali melewati jalan itu dan tidak berani memacu motor dengan kecepatan tinggi, terutama di malam hari. “Ketika awal PPKM diterapkan dan lampu penerangan jalan umum dipadamkan, orang takut lewat sini karena kondisi gelap dan jalan penuh lubang,” ujarnya.

Mereka terpaksa menunda rencana keluar rumah, menunggu pagi hari. “Nah, kini ketika PJU kembali dihidupkan, pengendara terkejut karena ada pocong di pinggir jalan,” kata Totok sembari tertawa.

Reporter : Winardyasto

Fotografer : Winardyasto

Editor : Lintang Anis Bena Kinanti

Totok Sugiarto, warga Desa Sukokerto, Kecamatan Sukowono, menuturkan, dia sering kali melewati jalan itu dan tidak berani memacu motor dengan kecepatan tinggi, terutama di malam hari. “Ketika awal PPKM diterapkan dan lampu penerangan jalan umum dipadamkan, orang takut lewat sini karena kondisi gelap dan jalan penuh lubang,” ujarnya.

Mereka terpaksa menunda rencana keluar rumah, menunggu pagi hari. “Nah, kini ketika PJU kembali dihidupkan, pengendara terkejut karena ada pocong di pinggir jalan,” kata Totok sembari tertawa.

Reporter : Winardyasto

Fotografer : Winardyasto

Editor : Lintang Anis Bena Kinanti

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/