alexametrics
32.2 C
Jember
Monday, 16 May 2022

Korupsi Honor Pemakaman Jenazah di Jember Masuk Babak Baru

Polisi Kumpulkan Bukti Tambahan

Mobile_AP_Rectangle 1

SUMBERSARI, RADARJEMBER.ID – Kelanjutan kasus dugaan korupsi tentang honor pemakaman di tubuh BPBD Jember mulai memasuki babak baru. Hal itu setelah Kejaksaan Negeri (Kejari) Jember menerima surat perintah dimulainya penyidikan (SPDP) dari Satreskrim Polres Jember.

Adanya surat penyidikan itu disampaikan Kasi Pidsus Kejari Jember Isa Ulin Nuha saat dikonfirmasi awak media, kemarin. “Kami sudah terima pemberitahuan SPDP kasus itu dari polres,” terangnya.

Mengenai kejelasan duduk perkara kasus dugaan dana pemakaman senilai Rp 282 juta itu, Kejari Jember menunggu perkembangan dari Polres Jember. Apakah nantinya akan ada P-21 alias dilimpahkan ke kejaksaan, yang jelas bola penanganan kasus ada pada kepolisian.

Mobile_AP_Rectangle 2

Dikonfirmasi secara terpisah, Kasat Reskrim Polres Jember AKP Komang Yogi Arya Wiguna mengungkap, kasus dugaan korupsi honor pemakaman tersebut masuk tahap pemeriksaan saksi-saksi tambahan.

Menurutnya, pemeriksaan itu berkaitan dengan proses penyelidikan dan penyidikannya untuk mendapatkan informasi yang utuh. “Nanti tetap kami akan membahas di forum lanjutan atau gelar perkara. Tapi, saat ini pengambilan keterangan dan alat-alat bukti lainnya,” jelas Komang, kemarin (17/9).

- Advertisement -

SUMBERSARI, RADARJEMBER.ID – Kelanjutan kasus dugaan korupsi tentang honor pemakaman di tubuh BPBD Jember mulai memasuki babak baru. Hal itu setelah Kejaksaan Negeri (Kejari) Jember menerima surat perintah dimulainya penyidikan (SPDP) dari Satreskrim Polres Jember.

Adanya surat penyidikan itu disampaikan Kasi Pidsus Kejari Jember Isa Ulin Nuha saat dikonfirmasi awak media, kemarin. “Kami sudah terima pemberitahuan SPDP kasus itu dari polres,” terangnya.

Mengenai kejelasan duduk perkara kasus dugaan dana pemakaman senilai Rp 282 juta itu, Kejari Jember menunggu perkembangan dari Polres Jember. Apakah nantinya akan ada P-21 alias dilimpahkan ke kejaksaan, yang jelas bola penanganan kasus ada pada kepolisian.

Dikonfirmasi secara terpisah, Kasat Reskrim Polres Jember AKP Komang Yogi Arya Wiguna mengungkap, kasus dugaan korupsi honor pemakaman tersebut masuk tahap pemeriksaan saksi-saksi tambahan.

Menurutnya, pemeriksaan itu berkaitan dengan proses penyelidikan dan penyidikannya untuk mendapatkan informasi yang utuh. “Nanti tetap kami akan membahas di forum lanjutan atau gelar perkara. Tapi, saat ini pengambilan keterangan dan alat-alat bukti lainnya,” jelas Komang, kemarin (17/9).

SUMBERSARI, RADARJEMBER.ID – Kelanjutan kasus dugaan korupsi tentang honor pemakaman di tubuh BPBD Jember mulai memasuki babak baru. Hal itu setelah Kejaksaan Negeri (Kejari) Jember menerima surat perintah dimulainya penyidikan (SPDP) dari Satreskrim Polres Jember.

Adanya surat penyidikan itu disampaikan Kasi Pidsus Kejari Jember Isa Ulin Nuha saat dikonfirmasi awak media, kemarin. “Kami sudah terima pemberitahuan SPDP kasus itu dari polres,” terangnya.

Mengenai kejelasan duduk perkara kasus dugaan dana pemakaman senilai Rp 282 juta itu, Kejari Jember menunggu perkembangan dari Polres Jember. Apakah nantinya akan ada P-21 alias dilimpahkan ke kejaksaan, yang jelas bola penanganan kasus ada pada kepolisian.

Dikonfirmasi secara terpisah, Kasat Reskrim Polres Jember AKP Komang Yogi Arya Wiguna mengungkap, kasus dugaan korupsi honor pemakaman tersebut masuk tahap pemeriksaan saksi-saksi tambahan.

Menurutnya, pemeriksaan itu berkaitan dengan proses penyelidikan dan penyidikannya untuk mendapatkan informasi yang utuh. “Nanti tetap kami akan membahas di forum lanjutan atau gelar perkara. Tapi, saat ini pengambilan keterangan dan alat-alat bukti lainnya,” jelas Komang, kemarin (17/9).

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/