alexametrics
23 C
Jember
Friday, 20 May 2022

Juru Parkir Jember Lebih Keren dengan Seragam Baru

Hendy: Jangan berterima kasih kepada pemerintah. “Sudah menjadi kewajiban kami memakmurkan para jukir”

Mobile_AP_Rectangle 1

KEPATIHAN, RADARJEMBER.ID – Solihin memandangi seragam barunya yang masih bersih dan halus, menutupi seragam lamanya yang sudah mulai pudar, dengan semringah. Warga Desa Karangpring, Kecamatan Sukorambi, yang sehari-harinya bertugas sebagai juru parkir ini baru saja menerima seragam baru dari Bupati Jember Hendy Siswanto dan Wakil Bupati Jember MB Firjaun Barlaman, kemarin (17/9).

Juru Parkir tersebut mengaku senang dan berterima kasih kepada Pemkab Jember, karena memberikan perhatian lebih kepada juru parkir di Jember, atau kerap disingkat jukir, termasuk membuatkan seragam baru.  “Seragam baru ini sangat berarti sekali untuk jukir. Karena malu bila seragam terlihat kotor dan lusuh. Paling tidak, orang lain bangga bila jukir mengenakan seragam baru,” terang Solihin.

Pemberian seragam baru kepada sejumlah juru parkir ini merupakan bagian dari rangkaian acara peringatan Hari Perhubungan Nasional, yang bakal jatuh pada 28 September mendatang. Pemkab Jember melalui Dinas Perhubungan Kabupaten Jember membuat serangkaian acara, kemarin (17/9). Mulai dari memberikan santunan kepada sejumlah anak yatimdi Jember, memberikan seragam baru bagi para juru parkir, hingga memberikan santunan kematian kepada sejumlah ahli waris.

Mobile_AP_Rectangle 2

Hendy menuturkan, ada tiga ahli waris juru parkir Jember yang mendapatkan jaminan kematian senilai masing-masing Rp 42 juta. Selain itu, sebanyak 316 juru parkir di Jember didaftarkan ke Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (BPJamsostek). “Sama seperti ketua RT/RW, mereka bakal mendapatkan jaminan ketika terjadi kecelakaan kerja hingga meninggal dunia, baik saat bekerja maupun tidak,” terang Hendy.

Mengikutsertakan para jukir, kata dia, merupakan bentuk perhatian Pemkab Jember kepada para jukir di Jember. “Soalnya tak ada satu pun dari kita yang benar-benar sakti sehingga luput dari kematian,” ujarnya. Dengan begitu, ketika mereka meninggal dunia, tidak meninggalkan beban bagi pihak keluarga.

Selain itu, pihaknya juga memberikan seragam baru kepada para juru parkir di Jember. Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Jember Siswanto mengungkapkan bahwa selama ini para jukir tersebut rela merogoh kocek pribadi untuk bisa memakai seragam jukir selama lima tahun belakangan. “Karena itu, dengan seragam baru dari pemkab ini, diharapkan bisa memaksimalkan kinerja dalam melayani masyarakat,” paparnya.

- Advertisement -

KEPATIHAN, RADARJEMBER.ID – Solihin memandangi seragam barunya yang masih bersih dan halus, menutupi seragam lamanya yang sudah mulai pudar, dengan semringah. Warga Desa Karangpring, Kecamatan Sukorambi, yang sehari-harinya bertugas sebagai juru parkir ini baru saja menerima seragam baru dari Bupati Jember Hendy Siswanto dan Wakil Bupati Jember MB Firjaun Barlaman, kemarin (17/9).

Juru Parkir tersebut mengaku senang dan berterima kasih kepada Pemkab Jember, karena memberikan perhatian lebih kepada juru parkir di Jember, atau kerap disingkat jukir, termasuk membuatkan seragam baru.  “Seragam baru ini sangat berarti sekali untuk jukir. Karena malu bila seragam terlihat kotor dan lusuh. Paling tidak, orang lain bangga bila jukir mengenakan seragam baru,” terang Solihin.

Pemberian seragam baru kepada sejumlah juru parkir ini merupakan bagian dari rangkaian acara peringatan Hari Perhubungan Nasional, yang bakal jatuh pada 28 September mendatang. Pemkab Jember melalui Dinas Perhubungan Kabupaten Jember membuat serangkaian acara, kemarin (17/9). Mulai dari memberikan santunan kepada sejumlah anak yatimdi Jember, memberikan seragam baru bagi para juru parkir, hingga memberikan santunan kematian kepada sejumlah ahli waris.

Hendy menuturkan, ada tiga ahli waris juru parkir Jember yang mendapatkan jaminan kematian senilai masing-masing Rp 42 juta. Selain itu, sebanyak 316 juru parkir di Jember didaftarkan ke Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (BPJamsostek). “Sama seperti ketua RT/RW, mereka bakal mendapatkan jaminan ketika terjadi kecelakaan kerja hingga meninggal dunia, baik saat bekerja maupun tidak,” terang Hendy.

Mengikutsertakan para jukir, kata dia, merupakan bentuk perhatian Pemkab Jember kepada para jukir di Jember. “Soalnya tak ada satu pun dari kita yang benar-benar sakti sehingga luput dari kematian,” ujarnya. Dengan begitu, ketika mereka meninggal dunia, tidak meninggalkan beban bagi pihak keluarga.

Selain itu, pihaknya juga memberikan seragam baru kepada para juru parkir di Jember. Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Jember Siswanto mengungkapkan bahwa selama ini para jukir tersebut rela merogoh kocek pribadi untuk bisa memakai seragam jukir selama lima tahun belakangan. “Karena itu, dengan seragam baru dari pemkab ini, diharapkan bisa memaksimalkan kinerja dalam melayani masyarakat,” paparnya.

KEPATIHAN, RADARJEMBER.ID – Solihin memandangi seragam barunya yang masih bersih dan halus, menutupi seragam lamanya yang sudah mulai pudar, dengan semringah. Warga Desa Karangpring, Kecamatan Sukorambi, yang sehari-harinya bertugas sebagai juru parkir ini baru saja menerima seragam baru dari Bupati Jember Hendy Siswanto dan Wakil Bupati Jember MB Firjaun Barlaman, kemarin (17/9).

Juru Parkir tersebut mengaku senang dan berterima kasih kepada Pemkab Jember, karena memberikan perhatian lebih kepada juru parkir di Jember, atau kerap disingkat jukir, termasuk membuatkan seragam baru.  “Seragam baru ini sangat berarti sekali untuk jukir. Karena malu bila seragam terlihat kotor dan lusuh. Paling tidak, orang lain bangga bila jukir mengenakan seragam baru,” terang Solihin.

Pemberian seragam baru kepada sejumlah juru parkir ini merupakan bagian dari rangkaian acara peringatan Hari Perhubungan Nasional, yang bakal jatuh pada 28 September mendatang. Pemkab Jember melalui Dinas Perhubungan Kabupaten Jember membuat serangkaian acara, kemarin (17/9). Mulai dari memberikan santunan kepada sejumlah anak yatimdi Jember, memberikan seragam baru bagi para juru parkir, hingga memberikan santunan kematian kepada sejumlah ahli waris.

Hendy menuturkan, ada tiga ahli waris juru parkir Jember yang mendapatkan jaminan kematian senilai masing-masing Rp 42 juta. Selain itu, sebanyak 316 juru parkir di Jember didaftarkan ke Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (BPJamsostek). “Sama seperti ketua RT/RW, mereka bakal mendapatkan jaminan ketika terjadi kecelakaan kerja hingga meninggal dunia, baik saat bekerja maupun tidak,” terang Hendy.

Mengikutsertakan para jukir, kata dia, merupakan bentuk perhatian Pemkab Jember kepada para jukir di Jember. “Soalnya tak ada satu pun dari kita yang benar-benar sakti sehingga luput dari kematian,” ujarnya. Dengan begitu, ketika mereka meninggal dunia, tidak meninggalkan beban bagi pihak keluarga.

Selain itu, pihaknya juga memberikan seragam baru kepada para juru parkir di Jember. Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Jember Siswanto mengungkapkan bahwa selama ini para jukir tersebut rela merogoh kocek pribadi untuk bisa memakai seragam jukir selama lima tahun belakangan. “Karena itu, dengan seragam baru dari pemkab ini, diharapkan bisa memaksimalkan kinerja dalam melayani masyarakat,” paparnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/