alexametrics
26.8 C
Jember
Saturday, 21 May 2022

Duh, Kakek Jember ini Gauli Gadis SD

Mobile_AP_Rectangle 1

KEPATIHAN, RADARJEMBER.ID – Gelap mata. Demikian kalimat yang pas untuk menggambarkan ulah JM, yang diduga menggauli seorang gadis di bawah umur. Kasus pencabulan ini pun terus ditangani Polres Jember, kemarin (17/9)

Kanit PPA Polres Jember Iptu Diyah Vitasari mengatakan, dugaan pencabulan yang dilakukan JM telah dilaporkan keluarga korban ke Polres Jember, belum lama ini. “Terlapor ini (terduga pelaku, Red) beralamat di Kecamatan Sumbersari,” jelasnya.

Vita menjelaskan, kasus itu terjadi pada Minggu (5/9), sekitar pukul 11.30. Ibu korban mendapatkan informasi dari tetangganya yang juga menjadi saksi. Korban yang masih usia sekolah dasar (SD) itu pernah dipergoki keluar dari rumah JM. Ibu korban selanjutnya menanyakan apa yang dilakukan JM kepada korban.

Mobile_AP_Rectangle 2

“Korban menjawab pertanyaan ibunya bahwa terjadi pencabulan. Mengetahui hal itu, ibu korban melapor ke Polres Jember dan sedang ditindaklanjuti,” beber Vita saat ditemui di ruangannya, Jumat (17/9).

Ditambahkan, dugaan kasus pencabulan itu juga dikuatkan dengan hasil visum dari RSD dr Soebandi Jember yang menerangkan tentang pencabulan tersebut. “Nanti lebih jelasnya, kami akan mendapatkan hasil visum dari RS Soebandi Jember. Sementara, kami dapat informasi itu dari dokter yang memeriksa,” imbuh polwan yang berhasil mengantarkan Satreskrim Polres Jember meraih penghargaan dari Komnas Perlindungan Anak tersebut.

- Advertisement -

KEPATIHAN, RADARJEMBER.ID – Gelap mata. Demikian kalimat yang pas untuk menggambarkan ulah JM, yang diduga menggauli seorang gadis di bawah umur. Kasus pencabulan ini pun terus ditangani Polres Jember, kemarin (17/9)

Kanit PPA Polres Jember Iptu Diyah Vitasari mengatakan, dugaan pencabulan yang dilakukan JM telah dilaporkan keluarga korban ke Polres Jember, belum lama ini. “Terlapor ini (terduga pelaku, Red) beralamat di Kecamatan Sumbersari,” jelasnya.

Vita menjelaskan, kasus itu terjadi pada Minggu (5/9), sekitar pukul 11.30. Ibu korban mendapatkan informasi dari tetangganya yang juga menjadi saksi. Korban yang masih usia sekolah dasar (SD) itu pernah dipergoki keluar dari rumah JM. Ibu korban selanjutnya menanyakan apa yang dilakukan JM kepada korban.

“Korban menjawab pertanyaan ibunya bahwa terjadi pencabulan. Mengetahui hal itu, ibu korban melapor ke Polres Jember dan sedang ditindaklanjuti,” beber Vita saat ditemui di ruangannya, Jumat (17/9).

Ditambahkan, dugaan kasus pencabulan itu juga dikuatkan dengan hasil visum dari RSD dr Soebandi Jember yang menerangkan tentang pencabulan tersebut. “Nanti lebih jelasnya, kami akan mendapatkan hasil visum dari RS Soebandi Jember. Sementara, kami dapat informasi itu dari dokter yang memeriksa,” imbuh polwan yang berhasil mengantarkan Satreskrim Polres Jember meraih penghargaan dari Komnas Perlindungan Anak tersebut.

KEPATIHAN, RADARJEMBER.ID – Gelap mata. Demikian kalimat yang pas untuk menggambarkan ulah JM, yang diduga menggauli seorang gadis di bawah umur. Kasus pencabulan ini pun terus ditangani Polres Jember, kemarin (17/9)

Kanit PPA Polres Jember Iptu Diyah Vitasari mengatakan, dugaan pencabulan yang dilakukan JM telah dilaporkan keluarga korban ke Polres Jember, belum lama ini. “Terlapor ini (terduga pelaku, Red) beralamat di Kecamatan Sumbersari,” jelasnya.

Vita menjelaskan, kasus itu terjadi pada Minggu (5/9), sekitar pukul 11.30. Ibu korban mendapatkan informasi dari tetangganya yang juga menjadi saksi. Korban yang masih usia sekolah dasar (SD) itu pernah dipergoki keluar dari rumah JM. Ibu korban selanjutnya menanyakan apa yang dilakukan JM kepada korban.

“Korban menjawab pertanyaan ibunya bahwa terjadi pencabulan. Mengetahui hal itu, ibu korban melapor ke Polres Jember dan sedang ditindaklanjuti,” beber Vita saat ditemui di ruangannya, Jumat (17/9).

Ditambahkan, dugaan kasus pencabulan itu juga dikuatkan dengan hasil visum dari RSD dr Soebandi Jember yang menerangkan tentang pencabulan tersebut. “Nanti lebih jelasnya, kami akan mendapatkan hasil visum dari RS Soebandi Jember. Sementara, kami dapat informasi itu dari dokter yang memeriksa,” imbuh polwan yang berhasil mengantarkan Satreskrim Polres Jember meraih penghargaan dari Komnas Perlindungan Anak tersebut.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/