alexametrics
26.6 C
Jember
Sunday, 29 May 2022

Tak Semua Daftar Relaksasi

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Program relaksasi tidak hanya ada di sektor bisnis dan perbankan, tapi juga dilakukan oleh Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan. Sayangnya, program relaksasi tersebut hanya dimanfaatkan sekitar lima ratus peserta yang menunggak. Padahal, total peserta menunggak mencapai ratusan ribu.

Kepala BPJS Kesehatan Jember Antokalina Sari Verdiana mengatakan, relaksasi ini diberikan kepada peserta yang memiliki tunggakan lebih dari enam bulan. Pemberian relaksasi tersebut juga berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 64 Tahun 2020, yaitu kebijakan untuk membantu masyarakat dengan memberikan keringanan melunasi tunggakan. Anto menyebutkan, untuk mendapatkan relaksasi tersebut, peserta haruslah pekerja bukan penerima upah (PBPU) dan pekerja penerima upah badan usaha (PPU BU).

Dia menambahkan, total kepesertaan BPJS Kesehatan di Jember yang mengalami tunggakan adalah 93.569 KK atau 291.891 jiwa, dengan total tagihan tunggakan mencapai Rp 69 miliar. Perinciannya, kata dia, yang menunggak 7-11 bulan ada 60.414 jiwa, sementara 12-24 bulan 231.477 jiwa atau peserta. Sedangkan yang telah mendaftar untuk menikmati program relaksasi masih 575 jiwa, namun yang telah membayar 389 peserta.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Program relaksasi tidak hanya ada di sektor bisnis dan perbankan, tapi juga dilakukan oleh Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan. Sayangnya, program relaksasi tersebut hanya dimanfaatkan sekitar lima ratus peserta yang menunggak. Padahal, total peserta menunggak mencapai ratusan ribu.

Kepala BPJS Kesehatan Jember Antokalina Sari Verdiana mengatakan, relaksasi ini diberikan kepada peserta yang memiliki tunggakan lebih dari enam bulan. Pemberian relaksasi tersebut juga berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 64 Tahun 2020, yaitu kebijakan untuk membantu masyarakat dengan memberikan keringanan melunasi tunggakan. Anto menyebutkan, untuk mendapatkan relaksasi tersebut, peserta haruslah pekerja bukan penerima upah (PBPU) dan pekerja penerima upah badan usaha (PPU BU).

Dia menambahkan, total kepesertaan BPJS Kesehatan di Jember yang mengalami tunggakan adalah 93.569 KK atau 291.891 jiwa, dengan total tagihan tunggakan mencapai Rp 69 miliar. Perinciannya, kata dia, yang menunggak 7-11 bulan ada 60.414 jiwa, sementara 12-24 bulan 231.477 jiwa atau peserta. Sedangkan yang telah mendaftar untuk menikmati program relaksasi masih 575 jiwa, namun yang telah membayar 389 peserta.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Program relaksasi tidak hanya ada di sektor bisnis dan perbankan, tapi juga dilakukan oleh Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan. Sayangnya, program relaksasi tersebut hanya dimanfaatkan sekitar lima ratus peserta yang menunggak. Padahal, total peserta menunggak mencapai ratusan ribu.

Kepala BPJS Kesehatan Jember Antokalina Sari Verdiana mengatakan, relaksasi ini diberikan kepada peserta yang memiliki tunggakan lebih dari enam bulan. Pemberian relaksasi tersebut juga berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 64 Tahun 2020, yaitu kebijakan untuk membantu masyarakat dengan memberikan keringanan melunasi tunggakan. Anto menyebutkan, untuk mendapatkan relaksasi tersebut, peserta haruslah pekerja bukan penerima upah (PBPU) dan pekerja penerima upah badan usaha (PPU BU).

Dia menambahkan, total kepesertaan BPJS Kesehatan di Jember yang mengalami tunggakan adalah 93.569 KK atau 291.891 jiwa, dengan total tagihan tunggakan mencapai Rp 69 miliar. Perinciannya, kata dia, yang menunggak 7-11 bulan ada 60.414 jiwa, sementara 12-24 bulan 231.477 jiwa atau peserta. Sedangkan yang telah mendaftar untuk menikmati program relaksasi masih 575 jiwa, namun yang telah membayar 389 peserta.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/