alexametrics
24.1 C
Jember
Friday, 1 July 2022

Status JC Fariz Tak Dianggap Hakim

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Alur panjang masih dilalui salah satu terdakwa korupsi Pasar Manggisan, yakni M Fariz Hidayat. Pria yang disebut-sebut sebagai pemegang proyek strategis Pemkab Jember, beberapa tahun belakangan, ini tak puas dengan putusan majelis hakim.

Sebelumnya, Fariz mendapat putusan lima tahun penjara dengan denda Rp 200 juta subsider dua bulan, serta mengharuskan membayar uang pengganti sebesar Rp 90 juta. Apabila tak dibayar selama satu bulan setelah putusan, maka harta benda miliknya akan dilelang. Apabila juga tidak mencukupi, bakal diganti dengan pidana penjara selama satu tahun.

Putusan tersebut menghasilkan kekecewaan bagi Fariz dan keluarga. Sebab, sebelum ini dirinya sudah meminta rekomendasi sebagai justice collaborator (JC) dari Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK). Selain itu, Fariz juga sudah membuka blak-blakan di persidangan mengenai aliran dana Rp 3 miliar yang dia setorkan ke bosnya, Sugeng Irawan Widodo alias Dodik.

Mobile_AP_Rectangle 2

Menanggapi hal ini, dua anggota LPSK dari Jakarta datang menemui Fariz di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Jember. Wakil Ketua LPSK Susilaningtias mengungkapkan, pihaknya ingin memberi semangat kepada Fariz, juga menguatkan psikologisnya. “Karena memang putusan majelis hakim tidak memuaskan bagi Fariz dan LPSK. Tidak ada penetapan status Fariz sebagai JC,” beber Susi.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Alur panjang masih dilalui salah satu terdakwa korupsi Pasar Manggisan, yakni M Fariz Hidayat. Pria yang disebut-sebut sebagai pemegang proyek strategis Pemkab Jember, beberapa tahun belakangan, ini tak puas dengan putusan majelis hakim.

Sebelumnya, Fariz mendapat putusan lima tahun penjara dengan denda Rp 200 juta subsider dua bulan, serta mengharuskan membayar uang pengganti sebesar Rp 90 juta. Apabila tak dibayar selama satu bulan setelah putusan, maka harta benda miliknya akan dilelang. Apabila juga tidak mencukupi, bakal diganti dengan pidana penjara selama satu tahun.

Putusan tersebut menghasilkan kekecewaan bagi Fariz dan keluarga. Sebab, sebelum ini dirinya sudah meminta rekomendasi sebagai justice collaborator (JC) dari Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK). Selain itu, Fariz juga sudah membuka blak-blakan di persidangan mengenai aliran dana Rp 3 miliar yang dia setorkan ke bosnya, Sugeng Irawan Widodo alias Dodik.

Menanggapi hal ini, dua anggota LPSK dari Jakarta datang menemui Fariz di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Jember. Wakil Ketua LPSK Susilaningtias mengungkapkan, pihaknya ingin memberi semangat kepada Fariz, juga menguatkan psikologisnya. “Karena memang putusan majelis hakim tidak memuaskan bagi Fariz dan LPSK. Tidak ada penetapan status Fariz sebagai JC,” beber Susi.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Alur panjang masih dilalui salah satu terdakwa korupsi Pasar Manggisan, yakni M Fariz Hidayat. Pria yang disebut-sebut sebagai pemegang proyek strategis Pemkab Jember, beberapa tahun belakangan, ini tak puas dengan putusan majelis hakim.

Sebelumnya, Fariz mendapat putusan lima tahun penjara dengan denda Rp 200 juta subsider dua bulan, serta mengharuskan membayar uang pengganti sebesar Rp 90 juta. Apabila tak dibayar selama satu bulan setelah putusan, maka harta benda miliknya akan dilelang. Apabila juga tidak mencukupi, bakal diganti dengan pidana penjara selama satu tahun.

Putusan tersebut menghasilkan kekecewaan bagi Fariz dan keluarga. Sebab, sebelum ini dirinya sudah meminta rekomendasi sebagai justice collaborator (JC) dari Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK). Selain itu, Fariz juga sudah membuka blak-blakan di persidangan mengenai aliran dana Rp 3 miliar yang dia setorkan ke bosnya, Sugeng Irawan Widodo alias Dodik.

Menanggapi hal ini, dua anggota LPSK dari Jakarta datang menemui Fariz di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Jember. Wakil Ketua LPSK Susilaningtias mengungkapkan, pihaknya ingin memberi semangat kepada Fariz, juga menguatkan psikologisnya. “Karena memang putusan majelis hakim tidak memuaskan bagi Fariz dan LPSK. Tidak ada penetapan status Fariz sebagai JC,” beber Susi.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/