alexametrics
22.6 C
Jember
Thursday, 11 August 2022

Banyak yang Belum Patuh

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Masyarakat di Tempat Penangkapan Ikan (TPI) Puger rupanya masih belum sadar betul pentingnya penerapan protokol kesehatan, demi meminimalisir dampak pandemi Covid-19. Pantauan RADARJEMBER.ID, masih ada sejumlah penjual ikan yang menggunakan masker. “Tidak terbiasa, risi,” kata Supinah, salah satu pedagang di TPI tersebut.

Tak hanya masker, kelengkapan aliran air bersih untuk cuci tangan pun tidak ada. Supinah menuturkan, beberapa bulan yang lalu keran dari bak plastik sempat ada. Namun, kini sudah hilang. “Sekarang adanya cuma di tempat parkir di luar sana,” tambahnya.

Supinah dan beberapa penjual ikan di sana mengaku tak merasa was-was dengan adanya kemungkinan klaster baru. Mereka sudah pasrah. Sudah jenuh juga dengan pemberitaan korona. Saat ini upaya antisipasi pandemi yang mereka lakukan sebagai langkah ikhtiar hanya sebatas menjaga imun tubuh, misalnya dengan mengkonsumi jamu-jamu herbal. “Ya jamu, ditelateni nguntal endog (dibiasakan minum kuning telur untuk jamu, Red) kalau sudah merasa tidak enak badan dan istirahat,” tambah Supinah.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Masyarakat di Tempat Penangkapan Ikan (TPI) Puger rupanya masih belum sadar betul pentingnya penerapan protokol kesehatan, demi meminimalisir dampak pandemi Covid-19. Pantauan RADARJEMBER.ID, masih ada sejumlah penjual ikan yang menggunakan masker. “Tidak terbiasa, risi,” kata Supinah, salah satu pedagang di TPI tersebut.

Tak hanya masker, kelengkapan aliran air bersih untuk cuci tangan pun tidak ada. Supinah menuturkan, beberapa bulan yang lalu keran dari bak plastik sempat ada. Namun, kini sudah hilang. “Sekarang adanya cuma di tempat parkir di luar sana,” tambahnya.

Supinah dan beberapa penjual ikan di sana mengaku tak merasa was-was dengan adanya kemungkinan klaster baru. Mereka sudah pasrah. Sudah jenuh juga dengan pemberitaan korona. Saat ini upaya antisipasi pandemi yang mereka lakukan sebagai langkah ikhtiar hanya sebatas menjaga imun tubuh, misalnya dengan mengkonsumi jamu-jamu herbal. “Ya jamu, ditelateni nguntal endog (dibiasakan minum kuning telur untuk jamu, Red) kalau sudah merasa tidak enak badan dan istirahat,” tambah Supinah.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Masyarakat di Tempat Penangkapan Ikan (TPI) Puger rupanya masih belum sadar betul pentingnya penerapan protokol kesehatan, demi meminimalisir dampak pandemi Covid-19. Pantauan RADARJEMBER.ID, masih ada sejumlah penjual ikan yang menggunakan masker. “Tidak terbiasa, risi,” kata Supinah, salah satu pedagang di TPI tersebut.

Tak hanya masker, kelengkapan aliran air bersih untuk cuci tangan pun tidak ada. Supinah menuturkan, beberapa bulan yang lalu keran dari bak plastik sempat ada. Namun, kini sudah hilang. “Sekarang adanya cuma di tempat parkir di luar sana,” tambahnya.

Supinah dan beberapa penjual ikan di sana mengaku tak merasa was-was dengan adanya kemungkinan klaster baru. Mereka sudah pasrah. Sudah jenuh juga dengan pemberitaan korona. Saat ini upaya antisipasi pandemi yang mereka lakukan sebagai langkah ikhtiar hanya sebatas menjaga imun tubuh, misalnya dengan mengkonsumi jamu-jamu herbal. “Ya jamu, ditelateni nguntal endog (dibiasakan minum kuning telur untuk jamu, Red) kalau sudah merasa tidak enak badan dan istirahat,” tambah Supinah.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/