alexametrics
27.5 C
Jember
Tuesday, 28 June 2022

Nelayan Berharap Penjualan Ikan Secara Daring, Bupati Realisasikan Ini

Lacak Ikan, Bisa Dijual Daring

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER LOR, RADARJEMBER.ID – Perkembangan teknologi memungkinkan untuk diterapkan dalam praktik pencarian ikan oleh nelayan. Bukan hanya itu, ikan hasil tangkapan diharapkan juga dapat dijual secara daring. Apabila hal itu bisa dilakukan di Jember, tentunya nelayan akan lebih sejahtera.

Wacana kerja nelayan dengan melacak ikan dan penjualannya daring terungkap dalam rapat terbatas antara Bupati Jember Hendy Siswanto dan sebuah perusahaan. Rapat di Pendapa Wahyawibawagraha itu pun diikuti Sekretaris Deputi Bidang Kemenko Marves RI Dedy Miharja secara daring.

Cara kerjanya yakni melalui aplikasi. Informasinya, melalui aplikasi itu, nelayan akan mudah melacak keberadaan ikan di dalam lautan. Sayangnya, secara teknis sistem pelacakan ikan belum tersampaikan ke publik Jember. Apakah aplikasi harus menggunakan HP, membutuhkan sinyal, atau ada alat lain yang harus dipakai.

Mobile_AP_Rectangle 2

Selain itu, ikan hasil tangkapan nelayan bisa dijual secara daring dengan penawaran dan fasilitas penyimpanan ikan yang segar. Tentunya, sebelum sampai pada penerapan aplikasi tersebut, perlu kajian lebih agar tidak menjadi bumerang.

Guna melakukan peningkatan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat, Hendy akan segera melakukan serangkaian rencana. Mulai dari inventarisasi kawasan pesisir sampai pengambilalihan hak pengelolaan pesisir yang dicaplok pihak ketiga. “Seratus meter dari bibir pantai milik pemerintah,” kata Hendy.

- Advertisement -

JEMBER LOR, RADARJEMBER.ID – Perkembangan teknologi memungkinkan untuk diterapkan dalam praktik pencarian ikan oleh nelayan. Bukan hanya itu, ikan hasil tangkapan diharapkan juga dapat dijual secara daring. Apabila hal itu bisa dilakukan di Jember, tentunya nelayan akan lebih sejahtera.

Wacana kerja nelayan dengan melacak ikan dan penjualannya daring terungkap dalam rapat terbatas antara Bupati Jember Hendy Siswanto dan sebuah perusahaan. Rapat di Pendapa Wahyawibawagraha itu pun diikuti Sekretaris Deputi Bidang Kemenko Marves RI Dedy Miharja secara daring.

Cara kerjanya yakni melalui aplikasi. Informasinya, melalui aplikasi itu, nelayan akan mudah melacak keberadaan ikan di dalam lautan. Sayangnya, secara teknis sistem pelacakan ikan belum tersampaikan ke publik Jember. Apakah aplikasi harus menggunakan HP, membutuhkan sinyal, atau ada alat lain yang harus dipakai.

Selain itu, ikan hasil tangkapan nelayan bisa dijual secara daring dengan penawaran dan fasilitas penyimpanan ikan yang segar. Tentunya, sebelum sampai pada penerapan aplikasi tersebut, perlu kajian lebih agar tidak menjadi bumerang.

Guna melakukan peningkatan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat, Hendy akan segera melakukan serangkaian rencana. Mulai dari inventarisasi kawasan pesisir sampai pengambilalihan hak pengelolaan pesisir yang dicaplok pihak ketiga. “Seratus meter dari bibir pantai milik pemerintah,” kata Hendy.

JEMBER LOR, RADARJEMBER.ID – Perkembangan teknologi memungkinkan untuk diterapkan dalam praktik pencarian ikan oleh nelayan. Bukan hanya itu, ikan hasil tangkapan diharapkan juga dapat dijual secara daring. Apabila hal itu bisa dilakukan di Jember, tentunya nelayan akan lebih sejahtera.

Wacana kerja nelayan dengan melacak ikan dan penjualannya daring terungkap dalam rapat terbatas antara Bupati Jember Hendy Siswanto dan sebuah perusahaan. Rapat di Pendapa Wahyawibawagraha itu pun diikuti Sekretaris Deputi Bidang Kemenko Marves RI Dedy Miharja secara daring.

Cara kerjanya yakni melalui aplikasi. Informasinya, melalui aplikasi itu, nelayan akan mudah melacak keberadaan ikan di dalam lautan. Sayangnya, secara teknis sistem pelacakan ikan belum tersampaikan ke publik Jember. Apakah aplikasi harus menggunakan HP, membutuhkan sinyal, atau ada alat lain yang harus dipakai.

Selain itu, ikan hasil tangkapan nelayan bisa dijual secara daring dengan penawaran dan fasilitas penyimpanan ikan yang segar. Tentunya, sebelum sampai pada penerapan aplikasi tersebut, perlu kajian lebih agar tidak menjadi bumerang.

Guna melakukan peningkatan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat, Hendy akan segera melakukan serangkaian rencana. Mulai dari inventarisasi kawasan pesisir sampai pengambilalihan hak pengelolaan pesisir yang dicaplok pihak ketiga. “Seratus meter dari bibir pantai milik pemerintah,” kata Hendy.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/