alexametrics
29.5 C
Jember
Wednesday, 10 August 2022

Kasus Sudah Mulai Melandai Tapi Masih Level 3, Begini Komentar Bupati

Jember Masih Level 3, Ayo Perketat Prokes

Mobile_AP_Rectangle 1

PATRANG, RADARJEMBER.ID – Saat ini kasus Covid-19 sudah mulai melandai. Hal itu disampaikan Bupati Jember Hendy Siswanto, kemarin (17/8). Sayangnya, itu tidak mengubah keputusan pemerintah pusat untuk melanjutkan penerapan pembatasan pemberlakuan kegiatan masyarakat (PPKM) yang bakal dilaksanakan hingga 23 Agustus mendatang.

Karena itu, pihaknya bertekad untuk lebih maksimal lagi dalam menangani kasus Covid-19. Salah satunya dengan terus menggalakkan operasi yustisi. Namun, ukuran keberhasilannya nanti bakal bergantung pada setiap warga masing-masing. “Jika berkenan dan sadar untuk menjaga diri masing-masing, insyaallah, virus korona bakal segera menghilang,” ujar Hendy.

Sementara itu, Hendy menjelaskan bahwa Kabupaten Jember masih berada pada PPKM level 3. Sebelum ini, pihaknya telah melaksanakan rapat koordinasi yang membahas terkait evaluasi penerapan PPKM dalam upaya penanganan Covid-19 bersama Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan.

Mobile_AP_Rectangle 2

Luhut menyampaikan, warga yang menjalani isolasi mandiri (isoman) angkanya masih tinggi daripada isolasi terpusat (isoter). Hal itu dikhawatirkan akan menimbulkan klaster-klaster baru.

Untuk itu, dia mengimbau setiap satgas penanganan Covid-19 di masing-masing kota dan kabupaten untuk memindahkan warga isoman tersebut ke isoter. Tak terkecuali di Kabupaten Jember. Alasan perlunya penderita Covid-19 diprioritaskan untuk dirawat di fasilitas isolasi terpusat karena kasus dengan gejala sedang hingga berat bila ditangani di rumah akan berakibat fatal.

- Advertisement -

PATRANG, RADARJEMBER.ID – Saat ini kasus Covid-19 sudah mulai melandai. Hal itu disampaikan Bupati Jember Hendy Siswanto, kemarin (17/8). Sayangnya, itu tidak mengubah keputusan pemerintah pusat untuk melanjutkan penerapan pembatasan pemberlakuan kegiatan masyarakat (PPKM) yang bakal dilaksanakan hingga 23 Agustus mendatang.

Karena itu, pihaknya bertekad untuk lebih maksimal lagi dalam menangani kasus Covid-19. Salah satunya dengan terus menggalakkan operasi yustisi. Namun, ukuran keberhasilannya nanti bakal bergantung pada setiap warga masing-masing. “Jika berkenan dan sadar untuk menjaga diri masing-masing, insyaallah, virus korona bakal segera menghilang,” ujar Hendy.

Sementara itu, Hendy menjelaskan bahwa Kabupaten Jember masih berada pada PPKM level 3. Sebelum ini, pihaknya telah melaksanakan rapat koordinasi yang membahas terkait evaluasi penerapan PPKM dalam upaya penanganan Covid-19 bersama Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan.

Luhut menyampaikan, warga yang menjalani isolasi mandiri (isoman) angkanya masih tinggi daripada isolasi terpusat (isoter). Hal itu dikhawatirkan akan menimbulkan klaster-klaster baru.

Untuk itu, dia mengimbau setiap satgas penanganan Covid-19 di masing-masing kota dan kabupaten untuk memindahkan warga isoman tersebut ke isoter. Tak terkecuali di Kabupaten Jember. Alasan perlunya penderita Covid-19 diprioritaskan untuk dirawat di fasilitas isolasi terpusat karena kasus dengan gejala sedang hingga berat bila ditangani di rumah akan berakibat fatal.

PATRANG, RADARJEMBER.ID – Saat ini kasus Covid-19 sudah mulai melandai. Hal itu disampaikan Bupati Jember Hendy Siswanto, kemarin (17/8). Sayangnya, itu tidak mengubah keputusan pemerintah pusat untuk melanjutkan penerapan pembatasan pemberlakuan kegiatan masyarakat (PPKM) yang bakal dilaksanakan hingga 23 Agustus mendatang.

Karena itu, pihaknya bertekad untuk lebih maksimal lagi dalam menangani kasus Covid-19. Salah satunya dengan terus menggalakkan operasi yustisi. Namun, ukuran keberhasilannya nanti bakal bergantung pada setiap warga masing-masing. “Jika berkenan dan sadar untuk menjaga diri masing-masing, insyaallah, virus korona bakal segera menghilang,” ujar Hendy.

Sementara itu, Hendy menjelaskan bahwa Kabupaten Jember masih berada pada PPKM level 3. Sebelum ini, pihaknya telah melaksanakan rapat koordinasi yang membahas terkait evaluasi penerapan PPKM dalam upaya penanganan Covid-19 bersama Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan.

Luhut menyampaikan, warga yang menjalani isolasi mandiri (isoman) angkanya masih tinggi daripada isolasi terpusat (isoter). Hal itu dikhawatirkan akan menimbulkan klaster-klaster baru.

Untuk itu, dia mengimbau setiap satgas penanganan Covid-19 di masing-masing kota dan kabupaten untuk memindahkan warga isoman tersebut ke isoter. Tak terkecuali di Kabupaten Jember. Alasan perlunya penderita Covid-19 diprioritaskan untuk dirawat di fasilitas isolasi terpusat karena kasus dengan gejala sedang hingga berat bila ditangani di rumah akan berakibat fatal.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/