alexametrics
29 C
Jember
Sunday, 26 June 2022

Dipercaya Ada Khasiat Tersendiri

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Dalam sehari, Kuslan Praseno dan keluarga bisa menghabiskan kurang lebih 300 lembar daun jati. Biasanya, daun-daun itu dia dapatkan dari petani hutan di kawasan Ungkalan, atau daerah Ambulu Timur.

Kata Kuslan, resep mbah buyut memang tidak pernah dusta. Dipilihnya godong jati untuk alas makanan itu bukan tanpa alasan. Sebab, daun jati itu bisa mengawetkan makanan. “Biasanya kalau orang dulu, ke kebun, sawah, kan jauh dari warung, nah mereka itu mbontot (membawa bekal, Red). Dibungkus pakai daun jati ini,” terangnya.

Tak hanya berfungsi sebagai pembungkus makanan, daun jati juga dipercaya mengeluarkan aroma yang membuat makanan terasa makin sedap. Bahkan, dipercaya aroma yang dikeluarkan daun jati itu bisa mencegah asam lambung, cacingan, asma, dan kolesterol. “Mbah-mbah dulu itu sehat-sehat, karena semuanya memanfaatkan dari alam,” sahutnya.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Dalam sehari, Kuslan Praseno dan keluarga bisa menghabiskan kurang lebih 300 lembar daun jati. Biasanya, daun-daun itu dia dapatkan dari petani hutan di kawasan Ungkalan, atau daerah Ambulu Timur.

Kata Kuslan, resep mbah buyut memang tidak pernah dusta. Dipilihnya godong jati untuk alas makanan itu bukan tanpa alasan. Sebab, daun jati itu bisa mengawetkan makanan. “Biasanya kalau orang dulu, ke kebun, sawah, kan jauh dari warung, nah mereka itu mbontot (membawa bekal, Red). Dibungkus pakai daun jati ini,” terangnya.

Tak hanya berfungsi sebagai pembungkus makanan, daun jati juga dipercaya mengeluarkan aroma yang membuat makanan terasa makin sedap. Bahkan, dipercaya aroma yang dikeluarkan daun jati itu bisa mencegah asam lambung, cacingan, asma, dan kolesterol. “Mbah-mbah dulu itu sehat-sehat, karena semuanya memanfaatkan dari alam,” sahutnya.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Dalam sehari, Kuslan Praseno dan keluarga bisa menghabiskan kurang lebih 300 lembar daun jati. Biasanya, daun-daun itu dia dapatkan dari petani hutan di kawasan Ungkalan, atau daerah Ambulu Timur.

Kata Kuslan, resep mbah buyut memang tidak pernah dusta. Dipilihnya godong jati untuk alas makanan itu bukan tanpa alasan. Sebab, daun jati itu bisa mengawetkan makanan. “Biasanya kalau orang dulu, ke kebun, sawah, kan jauh dari warung, nah mereka itu mbontot (membawa bekal, Red). Dibungkus pakai daun jati ini,” terangnya.

Tak hanya berfungsi sebagai pembungkus makanan, daun jati juga dipercaya mengeluarkan aroma yang membuat makanan terasa makin sedap. Bahkan, dipercaya aroma yang dikeluarkan daun jati itu bisa mencegah asam lambung, cacingan, asma, dan kolesterol. “Mbah-mbah dulu itu sehat-sehat, karena semuanya memanfaatkan dari alam,” sahutnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/