alexametrics
23 C
Jember
Friday, 20 May 2022

Kemenag Jember Rotasi ASN Lagi

Mobile_AP_Rectangle 1

RADAR JEMBER.ID – Rotasi aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Jember kembali dilakukan di aula (17/7) kemarin. Setelah sebelumnya 25 kepala KUA diganti, kini giliran Kasi Pendidikan Madrasah (Pendma) dan Kepala Sub Bagian Tata Usaha  (Kasubag TU).

Kabag TU ini diisi oleh perempuan, yakni Erma Fatmawati, yang sebelumnya merupakan Kasi Pendma. Sedangkan Kasi Pendma kini diisi oleh  Edy Sucipto, mantan pengawas sekolah madya tingkat menengah.

Kepala Kemenag Jember Muhammad mengatakan, rotasi ASN itu untuk mengisi kekosongan jabatan. Sebab, Kasubag TU sebelumnya, Mahfudz, beralih fungsi sebagai dosen di IAIN Jember.

Mobile_AP_Rectangle 2

Muhammad menilai, melalui mutasi itu, ASN di lingkungan Kemenag Jember harus terus melakukan perubahan dan inovasi. Sebab, tuntutan pelayanan dari masyarakat terus berkembang.

Dia menambahkan, sejumlah posisi lain juga akan dilakukan rotasi lagi. Harapannya agar lebih menyesuaikan kinerja para ASN di bawah kepemimpinannya. Yakni harus memiliki integritas dan tanggung jawab.

“Kita evaluasi dulu, sudah sesuai atau tidak dengan kepemimpinan yang ada. Tentunya dengan beberapa masukan dan pertimbangan,” jelasnya. Dia berharap, rotasi sejumlah jabatan itu tidak sekadar acara seremonial. Sebab, aparat Kemenag itu bukan hanya mengurusi haji dan menikah, namun mereka banyak lini yang menjadi garapan. “Bagi ASN bisa memberikan inovasi pelayanan. Mari tempati tempatnya dan kerjakan pekerjaannya,” pungkasnya. (*)

- Advertisement -

RADAR JEMBER.ID – Rotasi aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Jember kembali dilakukan di aula (17/7) kemarin. Setelah sebelumnya 25 kepala KUA diganti, kini giliran Kasi Pendidikan Madrasah (Pendma) dan Kepala Sub Bagian Tata Usaha  (Kasubag TU).

Kabag TU ini diisi oleh perempuan, yakni Erma Fatmawati, yang sebelumnya merupakan Kasi Pendma. Sedangkan Kasi Pendma kini diisi oleh  Edy Sucipto, mantan pengawas sekolah madya tingkat menengah.

Kepala Kemenag Jember Muhammad mengatakan, rotasi ASN itu untuk mengisi kekosongan jabatan. Sebab, Kasubag TU sebelumnya, Mahfudz, beralih fungsi sebagai dosen di IAIN Jember.

Muhammad menilai, melalui mutasi itu, ASN di lingkungan Kemenag Jember harus terus melakukan perubahan dan inovasi. Sebab, tuntutan pelayanan dari masyarakat terus berkembang.

Dia menambahkan, sejumlah posisi lain juga akan dilakukan rotasi lagi. Harapannya agar lebih menyesuaikan kinerja para ASN di bawah kepemimpinannya. Yakni harus memiliki integritas dan tanggung jawab.

“Kita evaluasi dulu, sudah sesuai atau tidak dengan kepemimpinan yang ada. Tentunya dengan beberapa masukan dan pertimbangan,” jelasnya. Dia berharap, rotasi sejumlah jabatan itu tidak sekadar acara seremonial. Sebab, aparat Kemenag itu bukan hanya mengurusi haji dan menikah, namun mereka banyak lini yang menjadi garapan. “Bagi ASN bisa memberikan inovasi pelayanan. Mari tempati tempatnya dan kerjakan pekerjaannya,” pungkasnya. (*)

RADAR JEMBER.ID – Rotasi aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Jember kembali dilakukan di aula (17/7) kemarin. Setelah sebelumnya 25 kepala KUA diganti, kini giliran Kasi Pendidikan Madrasah (Pendma) dan Kepala Sub Bagian Tata Usaha  (Kasubag TU).

Kabag TU ini diisi oleh perempuan, yakni Erma Fatmawati, yang sebelumnya merupakan Kasi Pendma. Sedangkan Kasi Pendma kini diisi oleh  Edy Sucipto, mantan pengawas sekolah madya tingkat menengah.

Kepala Kemenag Jember Muhammad mengatakan, rotasi ASN itu untuk mengisi kekosongan jabatan. Sebab, Kasubag TU sebelumnya, Mahfudz, beralih fungsi sebagai dosen di IAIN Jember.

Muhammad menilai, melalui mutasi itu, ASN di lingkungan Kemenag Jember harus terus melakukan perubahan dan inovasi. Sebab, tuntutan pelayanan dari masyarakat terus berkembang.

Dia menambahkan, sejumlah posisi lain juga akan dilakukan rotasi lagi. Harapannya agar lebih menyesuaikan kinerja para ASN di bawah kepemimpinannya. Yakni harus memiliki integritas dan tanggung jawab.

“Kita evaluasi dulu, sudah sesuai atau tidak dengan kepemimpinan yang ada. Tentunya dengan beberapa masukan dan pertimbangan,” jelasnya. Dia berharap, rotasi sejumlah jabatan itu tidak sekadar acara seremonial. Sebab, aparat Kemenag itu bukan hanya mengurusi haji dan menikah, namun mereka banyak lini yang menjadi garapan. “Bagi ASN bisa memberikan inovasi pelayanan. Mari tempati tempatnya dan kerjakan pekerjaannya,” pungkasnya. (*)

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/