alexametrics
24 C
Jember
Monday, 8 August 2022

Lansia di Jember Bacok Tetangga Gara-Gara Salah Paham Batas Lahan

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID- Seorang lansia di Jember nekat membacok tetangganya hingga terluka cukup parah di bagian punggung. Peristiwa berdarah ini dipicu salah paham persoalan batas lahan rumah yang mereka tinggali. Korban dibawa ke rumah sakit, sementara pelaku menyerahkan diri ke polisi. Selain bertetangga, antara pelaku dan korban juga masih terikat hubungan keluarga.

Informasi yang diperoleh Jawa Pos Radar Jember menyebutkan, pelaku yang kini sudah ditetapkan sebagai tersangka tersebut bernama Patderi. Lansia berumur 63 tahun itu tinggal Dusun Curah Putih RT 002 RW 006, Desa Patemon, Kecamatan Tanggul. Dia melukai tetangganya, Iyon, 40.

Kapolsek Tanggul AKP Miftahul Huda mengungkapkan, antara tersangka dan korban ini memang sudah tidak akur cukup lama. Tak hanya masalah tapal batas tanah, perkara lain yang memicu pembacokan itu juga sepele. Tersangka sering mendapat teguran dari korban karena mengambil daun pepaya. “Masalah utamanya karena salah paham,” katanya, Jumat (17/6) sore.

Mobile_AP_Rectangle 2

BACA JUGA: Si Rambut Blonde, Pembacok Pemuda Kasiyan Jember Tertangkap

Mantan Kapolsek Balung ini memaparkan, pembacokan itu terjadi ketika korban sedang duduk di atas motor di tepi jalan dusun setempat. Kebetulan hari itu tersangka baru pulang dari ladang. Tersangka yang pendengaranya kurang sempurna tiba-tiba saja membacok korban dua kali. Korban tersungkur dan berteriak meminta tolong warga.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID- Seorang lansia di Jember nekat membacok tetangganya hingga terluka cukup parah di bagian punggung. Peristiwa berdarah ini dipicu salah paham persoalan batas lahan rumah yang mereka tinggali. Korban dibawa ke rumah sakit, sementara pelaku menyerahkan diri ke polisi. Selain bertetangga, antara pelaku dan korban juga masih terikat hubungan keluarga.

Informasi yang diperoleh Jawa Pos Radar Jember menyebutkan, pelaku yang kini sudah ditetapkan sebagai tersangka tersebut bernama Patderi. Lansia berumur 63 tahun itu tinggal Dusun Curah Putih RT 002 RW 006, Desa Patemon, Kecamatan Tanggul. Dia melukai tetangganya, Iyon, 40.

Kapolsek Tanggul AKP Miftahul Huda mengungkapkan, antara tersangka dan korban ini memang sudah tidak akur cukup lama. Tak hanya masalah tapal batas tanah, perkara lain yang memicu pembacokan itu juga sepele. Tersangka sering mendapat teguran dari korban karena mengambil daun pepaya. “Masalah utamanya karena salah paham,” katanya, Jumat (17/6) sore.

BACA JUGA: Si Rambut Blonde, Pembacok Pemuda Kasiyan Jember Tertangkap

Mantan Kapolsek Balung ini memaparkan, pembacokan itu terjadi ketika korban sedang duduk di atas motor di tepi jalan dusun setempat. Kebetulan hari itu tersangka baru pulang dari ladang. Tersangka yang pendengaranya kurang sempurna tiba-tiba saja membacok korban dua kali. Korban tersungkur dan berteriak meminta tolong warga.

JEMBER, RADARJEMBER.ID- Seorang lansia di Jember nekat membacok tetangganya hingga terluka cukup parah di bagian punggung. Peristiwa berdarah ini dipicu salah paham persoalan batas lahan rumah yang mereka tinggali. Korban dibawa ke rumah sakit, sementara pelaku menyerahkan diri ke polisi. Selain bertetangga, antara pelaku dan korban juga masih terikat hubungan keluarga.

Informasi yang diperoleh Jawa Pos Radar Jember menyebutkan, pelaku yang kini sudah ditetapkan sebagai tersangka tersebut bernama Patderi. Lansia berumur 63 tahun itu tinggal Dusun Curah Putih RT 002 RW 006, Desa Patemon, Kecamatan Tanggul. Dia melukai tetangganya, Iyon, 40.

Kapolsek Tanggul AKP Miftahul Huda mengungkapkan, antara tersangka dan korban ini memang sudah tidak akur cukup lama. Tak hanya masalah tapal batas tanah, perkara lain yang memicu pembacokan itu juga sepele. Tersangka sering mendapat teguran dari korban karena mengambil daun pepaya. “Masalah utamanya karena salah paham,” katanya, Jumat (17/6) sore.

BACA JUGA: Si Rambut Blonde, Pembacok Pemuda Kasiyan Jember Tertangkap

Mantan Kapolsek Balung ini memaparkan, pembacokan itu terjadi ketika korban sedang duduk di atas motor di tepi jalan dusun setempat. Kebetulan hari itu tersangka baru pulang dari ladang. Tersangka yang pendengaranya kurang sempurna tiba-tiba saja membacok korban dua kali. Korban tersungkur dan berteriak meminta tolong warga.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/