alexametrics
31.8 C
Jember
Tuesday, 16 August 2022

Bikin Tempat Tidur Santri

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Liburan sejak Pandemi Covid-19, siswa kelas XI SMK Perikanan dan Kelautan Puger dengan jurusan Tehnik Kelautan Perikanan (TKPI) membuat tempat tidur. Selama hampir tiga bulan sejak libur siswa malah praktek dengan membuat tempat tidur susun untuk santri.

”Karena siswa yang rumahnya yang di luar kota seperti Probolinggo, Bondowoso dan Lumajang, memilih tinggal di Yayasan Pondok Pesantren Darsul Bihar (SMK Perikanan dan Kelautan) Puger. Dengan liburan sejak Pandemi Covid -19 siswa kelas XI yang mempunyai keahlian mengelas kapal ini yang dimanfaatkan,” tutur Kuntjoro Dhiya’uddin Kepala Sekolah.

“Setiap hari ada tiga siswa yang piket untuk membuat tempat tidur santri nanti yang tinggal di ponpes. Satu tempat tidur bisa diselesaikan dalam waktu 4 hari dengan didampingi siswa dan guru pendamping yang sudah ahli dalam cara pengelasan,” ujar Kuntjoro. Satu tempat tidur itu susun yang bisa ditempati oleh 2 santri.

Mobile_AP_Rectangle 2

Agar santri Ponpes Darsul Bihar (SMK Perikanan dan Kelautan) Puger ini banyak dari luar kota maka konsekuensinya adalah harus benar-benar siap (memenuhi standar) protokol kesehatan. Untuk menunju pesantren sehat, maka sarana dan prasarana pendukung untuk santri benar benar berstandar kesehatan.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Liburan sejak Pandemi Covid-19, siswa kelas XI SMK Perikanan dan Kelautan Puger dengan jurusan Tehnik Kelautan Perikanan (TKPI) membuat tempat tidur. Selama hampir tiga bulan sejak libur siswa malah praktek dengan membuat tempat tidur susun untuk santri.

”Karena siswa yang rumahnya yang di luar kota seperti Probolinggo, Bondowoso dan Lumajang, memilih tinggal di Yayasan Pondok Pesantren Darsul Bihar (SMK Perikanan dan Kelautan) Puger. Dengan liburan sejak Pandemi Covid -19 siswa kelas XI yang mempunyai keahlian mengelas kapal ini yang dimanfaatkan,” tutur Kuntjoro Dhiya’uddin Kepala Sekolah.

“Setiap hari ada tiga siswa yang piket untuk membuat tempat tidur santri nanti yang tinggal di ponpes. Satu tempat tidur bisa diselesaikan dalam waktu 4 hari dengan didampingi siswa dan guru pendamping yang sudah ahli dalam cara pengelasan,” ujar Kuntjoro. Satu tempat tidur itu susun yang bisa ditempati oleh 2 santri.

Agar santri Ponpes Darsul Bihar (SMK Perikanan dan Kelautan) Puger ini banyak dari luar kota maka konsekuensinya adalah harus benar-benar siap (memenuhi standar) protokol kesehatan. Untuk menunju pesantren sehat, maka sarana dan prasarana pendukung untuk santri benar benar berstandar kesehatan.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Liburan sejak Pandemi Covid-19, siswa kelas XI SMK Perikanan dan Kelautan Puger dengan jurusan Tehnik Kelautan Perikanan (TKPI) membuat tempat tidur. Selama hampir tiga bulan sejak libur siswa malah praktek dengan membuat tempat tidur susun untuk santri.

”Karena siswa yang rumahnya yang di luar kota seperti Probolinggo, Bondowoso dan Lumajang, memilih tinggal di Yayasan Pondok Pesantren Darsul Bihar (SMK Perikanan dan Kelautan) Puger. Dengan liburan sejak Pandemi Covid -19 siswa kelas XI yang mempunyai keahlian mengelas kapal ini yang dimanfaatkan,” tutur Kuntjoro Dhiya’uddin Kepala Sekolah.

“Setiap hari ada tiga siswa yang piket untuk membuat tempat tidur santri nanti yang tinggal di ponpes. Satu tempat tidur bisa diselesaikan dalam waktu 4 hari dengan didampingi siswa dan guru pendamping yang sudah ahli dalam cara pengelasan,” ujar Kuntjoro. Satu tempat tidur itu susun yang bisa ditempati oleh 2 santri.

Agar santri Ponpes Darsul Bihar (SMK Perikanan dan Kelautan) Puger ini banyak dari luar kota maka konsekuensinya adalah harus benar-benar siap (memenuhi standar) protokol kesehatan. Untuk menunju pesantren sehat, maka sarana dan prasarana pendukung untuk santri benar benar berstandar kesehatan.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/