alexametrics
22.4 C
Jember
Sunday, 26 June 2022

Patung Penari, Tanda Nyata Di Gumitir

KKN Desa Penari di Desa Sidomulyo Part 3

Mobile_AP_Rectangle 1
Adanya patung penari menjadi salah satu penguatan KKN Desa Penari. Ini diyakini sebagai tanda budaya nenek moyang warga Sidomulyo.

 

JEMBER, RADARJEMBER.ID- Perjalanan Jawa-Bali lintas selatan, tentu harus menembus alas Gumitir. Di perbatasan ada Desa Sidomulyo Kecamatan Silo dan terdapat patung penari tepat di pinggir jalan raya. Patung itu dengan bisa mudah dilihat oleh pengendara yang melintas. Hal ini menjadi sinyal yang menguatkan cerita KKN Desa Penari.

Belum diketahui pasti bentuk tarian pada patung tersebut, namun masyarakat meyakini patung itu adalah ikon yang sejatinya dari desa itu. Bahkan patung penari itu diduga menyimpan cerita yang cukup misterius. Jika dilihat, patung itu menunjukkan seorang perempuan yang sedang menari bak diiringi dengan alunan gemelan. Hal ini seakan membenarkan lokasi kisah nyata KKN Desa Penari yang diangkat dari cerita aslinya.

Mobile_AP_Rectangle 2

Di sekeliling patung penari itu, angin dingin khas alas gumitir itu menarik perhatian pengendara untuk mampir menuju patung menari tersebut untuk beristirahat. Dengannya, sebagian pedagang asongan juga kerap mangkal di area patung tersebut untuk menjual dagangannya. Tidak heran, di sekeliling patung menari itu diramaikan oleh pengendara yang sedang beristirahat. Mereka menikmati keindahan patung meski tidak mengerti cerita yang tersimpan di belakangnya.

Jika dilihat lebih dalam, patung tersebut seolah memberi penjelasan tentang budaya gemalen yang diiringi tarian telah menjadi kebiasaan khas dari kehidupan  masyarakat sekitar alas Gumitir. Sampai saat ini, patung tersebut sangat kuat kemiripannya dengan latar cerita film KKN Desa Penari. Pasalnya sepanjang jalan bagian timur di Jatim belum ditemukan patung penari seperti yang berada di tengah alas Gumitir tersebut.

- Advertisement -
Adanya patung penari menjadi salah satu penguatan KKN Desa Penari. Ini diyakini sebagai tanda budaya nenek moyang warga Sidomulyo.

 

JEMBER, RADARJEMBER.ID- Perjalanan Jawa-Bali lintas selatan, tentu harus menembus alas Gumitir. Di perbatasan ada Desa Sidomulyo Kecamatan Silo dan terdapat patung penari tepat di pinggir jalan raya. Patung itu dengan bisa mudah dilihat oleh pengendara yang melintas. Hal ini menjadi sinyal yang menguatkan cerita KKN Desa Penari.

Belum diketahui pasti bentuk tarian pada patung tersebut, namun masyarakat meyakini patung itu adalah ikon yang sejatinya dari desa itu. Bahkan patung penari itu diduga menyimpan cerita yang cukup misterius. Jika dilihat, patung itu menunjukkan seorang perempuan yang sedang menari bak diiringi dengan alunan gemelan. Hal ini seakan membenarkan lokasi kisah nyata KKN Desa Penari yang diangkat dari cerita aslinya.

Di sekeliling patung penari itu, angin dingin khas alas gumitir itu menarik perhatian pengendara untuk mampir menuju patung menari tersebut untuk beristirahat. Dengannya, sebagian pedagang asongan juga kerap mangkal di area patung tersebut untuk menjual dagangannya. Tidak heran, di sekeliling patung menari itu diramaikan oleh pengendara yang sedang beristirahat. Mereka menikmati keindahan patung meski tidak mengerti cerita yang tersimpan di belakangnya.

Jika dilihat lebih dalam, patung tersebut seolah memberi penjelasan tentang budaya gemalen yang diiringi tarian telah menjadi kebiasaan khas dari kehidupan  masyarakat sekitar alas Gumitir. Sampai saat ini, patung tersebut sangat kuat kemiripannya dengan latar cerita film KKN Desa Penari. Pasalnya sepanjang jalan bagian timur di Jatim belum ditemukan patung penari seperti yang berada di tengah alas Gumitir tersebut.

Adanya patung penari menjadi salah satu penguatan KKN Desa Penari. Ini diyakini sebagai tanda budaya nenek moyang warga Sidomulyo.

 

JEMBER, RADARJEMBER.ID- Perjalanan Jawa-Bali lintas selatan, tentu harus menembus alas Gumitir. Di perbatasan ada Desa Sidomulyo Kecamatan Silo dan terdapat patung penari tepat di pinggir jalan raya. Patung itu dengan bisa mudah dilihat oleh pengendara yang melintas. Hal ini menjadi sinyal yang menguatkan cerita KKN Desa Penari.

Belum diketahui pasti bentuk tarian pada patung tersebut, namun masyarakat meyakini patung itu adalah ikon yang sejatinya dari desa itu. Bahkan patung penari itu diduga menyimpan cerita yang cukup misterius. Jika dilihat, patung itu menunjukkan seorang perempuan yang sedang menari bak diiringi dengan alunan gemelan. Hal ini seakan membenarkan lokasi kisah nyata KKN Desa Penari yang diangkat dari cerita aslinya.

Di sekeliling patung penari itu, angin dingin khas alas gumitir itu menarik perhatian pengendara untuk mampir menuju patung menari tersebut untuk beristirahat. Dengannya, sebagian pedagang asongan juga kerap mangkal di area patung tersebut untuk menjual dagangannya. Tidak heran, di sekeliling patung menari itu diramaikan oleh pengendara yang sedang beristirahat. Mereka menikmati keindahan patung meski tidak mengerti cerita yang tersimpan di belakangnya.

Jika dilihat lebih dalam, patung tersebut seolah memberi penjelasan tentang budaya gemalen yang diiringi tarian telah menjadi kebiasaan khas dari kehidupan  masyarakat sekitar alas Gumitir. Sampai saat ini, patung tersebut sangat kuat kemiripannya dengan latar cerita film KKN Desa Penari. Pasalnya sepanjang jalan bagian timur di Jatim belum ditemukan patung penari seperti yang berada di tengah alas Gumitir tersebut.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/