alexametrics
26.5 C
Jember
Wednesday, 29 June 2022

Bangun Lab Tes Swab Covid-19

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Hasil tes swab yang keluar tertalu lama membuat RSD dr Seobandi berinisiatif membangun lab tes swab korona sendiri. Adanya lab untuk mendeteksi apakah pasien itu positif atau tidak menjadi hal penting untuk penanganan secara tepat, sekaligus mencegah penularan korona.

Direktur RSD Soebandi dr Hendro Soelistijono menyatakan dalam penanganan korona, hal yang penting adalah tes untuk menentukan pasien tersebut positif korona atau tidak. Jika positif, akan ada tindakan segera.

Dengan demikian, lanjutnya, RSD dr Seobandi akan membangun lab khusus korona. Jadi, tes swab sebagai tes yang memastikan apakah korona atau tidak bisa dilakukan mandiri tanpa perlu menunggu hasil dari Surabaya.

Mobile_AP_Rectangle 2

“Kami punya alat termasuk mesinnya. Tapi, masih kurang beberapa, seperti cartridge-nya,” paparnya. Tidak sekadar alat, tapi juga memiliki tenaga laboratorium.

Sementara itu Wadir RSD dr Seobandi drg Arif Setyoargo menambahkan, setelah swab dikirim ke Surabaya, hasilnya 3–4 hari. Sejak Covid 19 mulai meluas dengan penderita di Jatim juga kian banyak, hal tersebut berdampak pada waktu tunggu hasil swab. “Sekarang bisa satu minggu, bahkan dua minggu,” paparnya.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Hasil tes swab yang keluar tertalu lama membuat RSD dr Seobandi berinisiatif membangun lab tes swab korona sendiri. Adanya lab untuk mendeteksi apakah pasien itu positif atau tidak menjadi hal penting untuk penanganan secara tepat, sekaligus mencegah penularan korona.

Direktur RSD Soebandi dr Hendro Soelistijono menyatakan dalam penanganan korona, hal yang penting adalah tes untuk menentukan pasien tersebut positif korona atau tidak. Jika positif, akan ada tindakan segera.

Dengan demikian, lanjutnya, RSD dr Seobandi akan membangun lab khusus korona. Jadi, tes swab sebagai tes yang memastikan apakah korona atau tidak bisa dilakukan mandiri tanpa perlu menunggu hasil dari Surabaya.

“Kami punya alat termasuk mesinnya. Tapi, masih kurang beberapa, seperti cartridge-nya,” paparnya. Tidak sekadar alat, tapi juga memiliki tenaga laboratorium.

Sementara itu Wadir RSD dr Seobandi drg Arif Setyoargo menambahkan, setelah swab dikirim ke Surabaya, hasilnya 3–4 hari. Sejak Covid 19 mulai meluas dengan penderita di Jatim juga kian banyak, hal tersebut berdampak pada waktu tunggu hasil swab. “Sekarang bisa satu minggu, bahkan dua minggu,” paparnya.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Hasil tes swab yang keluar tertalu lama membuat RSD dr Seobandi berinisiatif membangun lab tes swab korona sendiri. Adanya lab untuk mendeteksi apakah pasien itu positif atau tidak menjadi hal penting untuk penanganan secara tepat, sekaligus mencegah penularan korona.

Direktur RSD Soebandi dr Hendro Soelistijono menyatakan dalam penanganan korona, hal yang penting adalah tes untuk menentukan pasien tersebut positif korona atau tidak. Jika positif, akan ada tindakan segera.

Dengan demikian, lanjutnya, RSD dr Seobandi akan membangun lab khusus korona. Jadi, tes swab sebagai tes yang memastikan apakah korona atau tidak bisa dilakukan mandiri tanpa perlu menunggu hasil dari Surabaya.

“Kami punya alat termasuk mesinnya. Tapi, masih kurang beberapa, seperti cartridge-nya,” paparnya. Tidak sekadar alat, tapi juga memiliki tenaga laboratorium.

Sementara itu Wadir RSD dr Seobandi drg Arif Setyoargo menambahkan, setelah swab dikirim ke Surabaya, hasilnya 3–4 hari. Sejak Covid 19 mulai meluas dengan penderita di Jatim juga kian banyak, hal tersebut berdampak pada waktu tunggu hasil swab. “Sekarang bisa satu minggu, bahkan dua minggu,” paparnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/