alexametrics
23 C
Jember
Wednesday, 25 May 2022

Gelombang dan Retak Tanda Kerusakan Jalan

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Iklim tropis yang terjadi di Jember berpengaruh terhadap awetnya konstruksi jalan. Ditambah lagi, tanah yang ekspansif akan berpotensi besar membuat gelombang. Karenanya, Dr Muhtar, dosen Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah (Unmuh) Jember, menyarankan agar proyek pembuatan jalan diperhitungkan secara matang. Selain itu, membuat aturan kelas tonase kendaraan dan memasang tanda kelas jalan sangat diperlukan.

Baca Juga : Tepergok Polisi di Lumajang, Tiga Ekor Sapi Warga Probolinggo Gagal Dicuri

Menurutnya, konstruksi jalan terbagi dalam bangunan jalan dari beton rigid pavement dan bangunan aspal dari susunan tanah langsung flexible pavement. Hal tersebut yang menjadi pegangan awal dalam proyek aspal.

Mobile_AP_Rectangle 2

“Terdapat jalan yang menggunakan beton, karena tanahnya sangat ekspansif. Kemudian, terdapat jalan yang dibangun melalui susunan tanah langsung, dengan syarat tanah tersebut harus tidak ekspansif,” terang Muhtar.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Iklim tropis yang terjadi di Jember berpengaruh terhadap awetnya konstruksi jalan. Ditambah lagi, tanah yang ekspansif akan berpotensi besar membuat gelombang. Karenanya, Dr Muhtar, dosen Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah (Unmuh) Jember, menyarankan agar proyek pembuatan jalan diperhitungkan secara matang. Selain itu, membuat aturan kelas tonase kendaraan dan memasang tanda kelas jalan sangat diperlukan.

Baca Juga : Tepergok Polisi di Lumajang, Tiga Ekor Sapi Warga Probolinggo Gagal Dicuri

Menurutnya, konstruksi jalan terbagi dalam bangunan jalan dari beton rigid pavement dan bangunan aspal dari susunan tanah langsung flexible pavement. Hal tersebut yang menjadi pegangan awal dalam proyek aspal.

“Terdapat jalan yang menggunakan beton, karena tanahnya sangat ekspansif. Kemudian, terdapat jalan yang dibangun melalui susunan tanah langsung, dengan syarat tanah tersebut harus tidak ekspansif,” terang Muhtar.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Iklim tropis yang terjadi di Jember berpengaruh terhadap awetnya konstruksi jalan. Ditambah lagi, tanah yang ekspansif akan berpotensi besar membuat gelombang. Karenanya, Dr Muhtar, dosen Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah (Unmuh) Jember, menyarankan agar proyek pembuatan jalan diperhitungkan secara matang. Selain itu, membuat aturan kelas tonase kendaraan dan memasang tanda kelas jalan sangat diperlukan.

Baca Juga : Tepergok Polisi di Lumajang, Tiga Ekor Sapi Warga Probolinggo Gagal Dicuri

Menurutnya, konstruksi jalan terbagi dalam bangunan jalan dari beton rigid pavement dan bangunan aspal dari susunan tanah langsung flexible pavement. Hal tersebut yang menjadi pegangan awal dalam proyek aspal.

“Terdapat jalan yang menggunakan beton, karena tanahnya sangat ekspansif. Kemudian, terdapat jalan yang dibangun melalui susunan tanah langsung, dengan syarat tanah tersebut harus tidak ekspansif,” terang Muhtar.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/