alexametrics
26.4 C
Jember
Sunday, 26 June 2022

 Pagar Pengaman Jalan yang Ambrol Dibiarkan Rusak

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Ini peringatan kepada pengguna jalan yang akan menuju tempat Wisata Rembangan, Desa Kemuning Lor, Kecamatan Arjasa. Sebab, pagar pengaman di bibir jalan yang ambrol pada Februari 2018 lalu tetap dibiarkan rusak.

Seharusnya di jalan yang ambrol tersebut dipasang pengaman yang lebih jelas. Seperti dipasang drum atau kalau perlu dipasang lampu penerangan. ”Karena yang melintas di jalan tersebut bukan hanya warga Dusun Rayap, Desa Kemuning Lor, Arjasa, tetapi pengunjung yang akan menuju Wisata Rembangan,” kata Matsuli, 45, warga setempat.

Lebih rawan lagi kalau malam hari, khususnya pengguna jalan yang berasal dari luar kota Jember dan belum pernah ke Rembangan. Sebab, lokasi bibir jalan yang ambrol itu berada di jalan yang agak menikung dan menurun. ”Sehingga, memang harus benar-benar aman dan perlu dipasang pengaman,” ujarnya.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Ini peringatan kepada pengguna jalan yang akan menuju tempat Wisata Rembangan, Desa Kemuning Lor, Kecamatan Arjasa. Sebab, pagar pengaman di bibir jalan yang ambrol pada Februari 2018 lalu tetap dibiarkan rusak.

Seharusnya di jalan yang ambrol tersebut dipasang pengaman yang lebih jelas. Seperti dipasang drum atau kalau perlu dipasang lampu penerangan. ”Karena yang melintas di jalan tersebut bukan hanya warga Dusun Rayap, Desa Kemuning Lor, Arjasa, tetapi pengunjung yang akan menuju Wisata Rembangan,” kata Matsuli, 45, warga setempat.

Lebih rawan lagi kalau malam hari, khususnya pengguna jalan yang berasal dari luar kota Jember dan belum pernah ke Rembangan. Sebab, lokasi bibir jalan yang ambrol itu berada di jalan yang agak menikung dan menurun. ”Sehingga, memang harus benar-benar aman dan perlu dipasang pengaman,” ujarnya.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Ini peringatan kepada pengguna jalan yang akan menuju tempat Wisata Rembangan, Desa Kemuning Lor, Kecamatan Arjasa. Sebab, pagar pengaman di bibir jalan yang ambrol pada Februari 2018 lalu tetap dibiarkan rusak.

Seharusnya di jalan yang ambrol tersebut dipasang pengaman yang lebih jelas. Seperti dipasang drum atau kalau perlu dipasang lampu penerangan. ”Karena yang melintas di jalan tersebut bukan hanya warga Dusun Rayap, Desa Kemuning Lor, Arjasa, tetapi pengunjung yang akan menuju Wisata Rembangan,” kata Matsuli, 45, warga setempat.

Lebih rawan lagi kalau malam hari, khususnya pengguna jalan yang berasal dari luar kota Jember dan belum pernah ke Rembangan. Sebab, lokasi bibir jalan yang ambrol itu berada di jalan yang agak menikung dan menurun. ”Sehingga, memang harus benar-benar aman dan perlu dipasang pengaman,” ujarnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/