alexametrics
23.9 C
Jember
Sunday, 29 May 2022

Parah! Mulai Halaman Rumah Bupati Jember Hingga Belasan Titik Kebanjiran

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Musim hujan yang terjadi di Kabupaten Jember sudah beberapa kali menyebabkan banjir. Untuk itu, seluruh warga selayaknya waspada karena banjir masih mungkin terjadi di sejumlah lokasi.

Seperti hujan kemarin (17/1), membuat sebuah jembatan di Desa Klungkung, Kecamatan Sukorambi, ambruk. Banjir di Klungkung terjadi waktu sore atau menjelang Magrib. Dalam sebuah video yang beredar terlihat kepanikan warga yang menjadi saksi mata akan hanyutnya sebuah jembatan akibat terseret luapan arus sungai. Tak lama, puing-puing jembatan hilang tanpa pamitan. “Tadek lah (habis sudah, Red),” ucap warga setempat. Warga lain pun ada yang teriak-teriak.

Selain itu, Kali Jompo Jember juga menunjukkan intensitas debit air yang cukup besar. Akibatnya, parkiran di Kampung Ledok, Kelurahan Jember Kidul, Kecamatan Kaliwates, juga digenangi air. Termasuk halaman parkir rumah Bupati Jember Hendy Siswanto.

Mobile_AP_Rectangle 2

Kepungan banjir di jantung Jember, tepatnya di Kampung Ledok, juga cukup mengkhawatirkan. Ketinggian air bahkan ada yang mencapai dada orang dewasa. Petugas dari BPBD Jember, TNI, Polri, serta sejumlah relawan pun turun ke sejumlah lokasi untuk melakukan pemantauan dan pengamanan. Bupati Hendy juga sempat memantau insiden banjir di kampung kelahirannya itu.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pemkab Jember Sigit Akbari menyampaikan, petugas BPBD terus melakukan pemantauan serta membantu warga yang terdampak banjir. Data sementara di Kampung Ledok, ada sekitar 30 rumah yang terdampak. “Ada empat keluarga yang mengungsi karena kondisi air cukup tinggi. Paling tinggi sampai ke dada,” tegasnya. BPBD, lanjut Sigit, juga terus berada di lokasi dan mengimbau warga agar tetap berhati-hati.

Fenomena banjir tahun ini pun sudah memakan korban jiwa. Selain itu, genangan air juga telah merangsek masuk ke rumah warga seperti di Perumahan Bumi Mangli Permai. Guna menghindari agar tidak ada banjir serupa, perlu gerakan bersama untuk mencegah banjir.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Musim hujan yang terjadi di Kabupaten Jember sudah beberapa kali menyebabkan banjir. Untuk itu, seluruh warga selayaknya waspada karena banjir masih mungkin terjadi di sejumlah lokasi.

Seperti hujan kemarin (17/1), membuat sebuah jembatan di Desa Klungkung, Kecamatan Sukorambi, ambruk. Banjir di Klungkung terjadi waktu sore atau menjelang Magrib. Dalam sebuah video yang beredar terlihat kepanikan warga yang menjadi saksi mata akan hanyutnya sebuah jembatan akibat terseret luapan arus sungai. Tak lama, puing-puing jembatan hilang tanpa pamitan. “Tadek lah (habis sudah, Red),” ucap warga setempat. Warga lain pun ada yang teriak-teriak.

Selain itu, Kali Jompo Jember juga menunjukkan intensitas debit air yang cukup besar. Akibatnya, parkiran di Kampung Ledok, Kelurahan Jember Kidul, Kecamatan Kaliwates, juga digenangi air. Termasuk halaman parkir rumah Bupati Jember Hendy Siswanto.

Kepungan banjir di jantung Jember, tepatnya di Kampung Ledok, juga cukup mengkhawatirkan. Ketinggian air bahkan ada yang mencapai dada orang dewasa. Petugas dari BPBD Jember, TNI, Polri, serta sejumlah relawan pun turun ke sejumlah lokasi untuk melakukan pemantauan dan pengamanan. Bupati Hendy juga sempat memantau insiden banjir di kampung kelahirannya itu.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pemkab Jember Sigit Akbari menyampaikan, petugas BPBD terus melakukan pemantauan serta membantu warga yang terdampak banjir. Data sementara di Kampung Ledok, ada sekitar 30 rumah yang terdampak. “Ada empat keluarga yang mengungsi karena kondisi air cukup tinggi. Paling tinggi sampai ke dada,” tegasnya. BPBD, lanjut Sigit, juga terus berada di lokasi dan mengimbau warga agar tetap berhati-hati.

Fenomena banjir tahun ini pun sudah memakan korban jiwa. Selain itu, genangan air juga telah merangsek masuk ke rumah warga seperti di Perumahan Bumi Mangli Permai. Guna menghindari agar tidak ada banjir serupa, perlu gerakan bersama untuk mencegah banjir.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Musim hujan yang terjadi di Kabupaten Jember sudah beberapa kali menyebabkan banjir. Untuk itu, seluruh warga selayaknya waspada karena banjir masih mungkin terjadi di sejumlah lokasi.

Seperti hujan kemarin (17/1), membuat sebuah jembatan di Desa Klungkung, Kecamatan Sukorambi, ambruk. Banjir di Klungkung terjadi waktu sore atau menjelang Magrib. Dalam sebuah video yang beredar terlihat kepanikan warga yang menjadi saksi mata akan hanyutnya sebuah jembatan akibat terseret luapan arus sungai. Tak lama, puing-puing jembatan hilang tanpa pamitan. “Tadek lah (habis sudah, Red),” ucap warga setempat. Warga lain pun ada yang teriak-teriak.

Selain itu, Kali Jompo Jember juga menunjukkan intensitas debit air yang cukup besar. Akibatnya, parkiran di Kampung Ledok, Kelurahan Jember Kidul, Kecamatan Kaliwates, juga digenangi air. Termasuk halaman parkir rumah Bupati Jember Hendy Siswanto.

Kepungan banjir di jantung Jember, tepatnya di Kampung Ledok, juga cukup mengkhawatirkan. Ketinggian air bahkan ada yang mencapai dada orang dewasa. Petugas dari BPBD Jember, TNI, Polri, serta sejumlah relawan pun turun ke sejumlah lokasi untuk melakukan pemantauan dan pengamanan. Bupati Hendy juga sempat memantau insiden banjir di kampung kelahirannya itu.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pemkab Jember Sigit Akbari menyampaikan, petugas BPBD terus melakukan pemantauan serta membantu warga yang terdampak banjir. Data sementara di Kampung Ledok, ada sekitar 30 rumah yang terdampak. “Ada empat keluarga yang mengungsi karena kondisi air cukup tinggi. Paling tinggi sampai ke dada,” tegasnya. BPBD, lanjut Sigit, juga terus berada di lokasi dan mengimbau warga agar tetap berhati-hati.

Fenomena banjir tahun ini pun sudah memakan korban jiwa. Selain itu, genangan air juga telah merangsek masuk ke rumah warga seperti di Perumahan Bumi Mangli Permai. Guna menghindari agar tidak ada banjir serupa, perlu gerakan bersama untuk mencegah banjir.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/