alexametrics
27.9 C
Jember
Wednesday, 29 June 2022

4 Miliar! Dua Pabrik Pupuk Organik Bakal Dibangun di Wuluhan dan Silo

Mobile_AP_Rectangle 1

RADARJEMBER.ID – Rencana Bupati Jember Hendy Siswanto yang bakal mendirikan pabrik pupuk di Jember mulai ada tanda-tanda atau titik terang. Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (DTPHP) Jember didapuk membidangi proyek yang bakal menyedot Rp 4 miliar dari pos anggaran APBD Jember 2022 ini.

Rencana pendirian pabrik pupuk itu juga digadang-gadang menjadi solusi untuk para petani. Sekaligus mengurangi ketergantungan petani terhadap keberadaan pupuk bersubsidi yang tiap tahun alokasinya terpangkas secara bertahap.

Kepala DTPHP Jember Imam Sudarmaji membenarkan rencana tersebut. Menurut dia, keberadaan pabrik pupuk itu disebutnya sebagai alternatif, sekaligus upaya mengembalikan kondisi unsur hara tanah. Di mana, rata-rata kondisi unsur hara tanah berada di bawah 2 persen dari yang seharusnya 5 persen. “Pada tahun 2022 ini akan didirikan dua pabrik pupuk organik. Satu di wilayah Wuluhan dan satu lagi di Silo,” katanya.

Mobile_AP_Rectangle 2

Meski belum diketahui lokasi detail dan proses lelangnya seperti apa, namun Imam menguraikan bahwa rencana pendirian dua pabrik pupuk itu masing-masing teralokasi Rp 2 miliar. Nantinya, pabrik itu juga dilengkapi mesin pertanian dan berbagai alat operasional pendukung lainnya.

Sementara, mengenai kebutuhan bahan baku pembuatan pupuk, Imam menyebut, hal itu bakal terintegrasi dengan Dinas Peternakan untuk memastikan kebutuhan kotoran hewan seperti sapi dan kambing terpenuhi. Limbah kotoran ternak inilah yang menjadi bahan baku pembuatan pupuk organik.

Selain itu, menurutnya, sepanjang 2021 lalu sejumlah petani di beberapa kelompok tani (poktan) telah diberikan pelatihan pembuatan pupuk kandang. Jika pabrik tersebut berjalan, kata Imam, bisa memenuhi kebutuhan pupuk petani di Jember. Bahkan bisa memasok hingga ke luar daerah. “Bahan baku melimpah. Dalam sehari kami targetkan pabrik ini bisa memproduksi 5-10 ton pupuk,” ucapnya.

- Advertisement -

RADARJEMBER.ID – Rencana Bupati Jember Hendy Siswanto yang bakal mendirikan pabrik pupuk di Jember mulai ada tanda-tanda atau titik terang. Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (DTPHP) Jember didapuk membidangi proyek yang bakal menyedot Rp 4 miliar dari pos anggaran APBD Jember 2022 ini.

Rencana pendirian pabrik pupuk itu juga digadang-gadang menjadi solusi untuk para petani. Sekaligus mengurangi ketergantungan petani terhadap keberadaan pupuk bersubsidi yang tiap tahun alokasinya terpangkas secara bertahap.

Kepala DTPHP Jember Imam Sudarmaji membenarkan rencana tersebut. Menurut dia, keberadaan pabrik pupuk itu disebutnya sebagai alternatif, sekaligus upaya mengembalikan kondisi unsur hara tanah. Di mana, rata-rata kondisi unsur hara tanah berada di bawah 2 persen dari yang seharusnya 5 persen. “Pada tahun 2022 ini akan didirikan dua pabrik pupuk organik. Satu di wilayah Wuluhan dan satu lagi di Silo,” katanya.

Meski belum diketahui lokasi detail dan proses lelangnya seperti apa, namun Imam menguraikan bahwa rencana pendirian dua pabrik pupuk itu masing-masing teralokasi Rp 2 miliar. Nantinya, pabrik itu juga dilengkapi mesin pertanian dan berbagai alat operasional pendukung lainnya.

Sementara, mengenai kebutuhan bahan baku pembuatan pupuk, Imam menyebut, hal itu bakal terintegrasi dengan Dinas Peternakan untuk memastikan kebutuhan kotoran hewan seperti sapi dan kambing terpenuhi. Limbah kotoran ternak inilah yang menjadi bahan baku pembuatan pupuk organik.

Selain itu, menurutnya, sepanjang 2021 lalu sejumlah petani di beberapa kelompok tani (poktan) telah diberikan pelatihan pembuatan pupuk kandang. Jika pabrik tersebut berjalan, kata Imam, bisa memenuhi kebutuhan pupuk petani di Jember. Bahkan bisa memasok hingga ke luar daerah. “Bahan baku melimpah. Dalam sehari kami targetkan pabrik ini bisa memproduksi 5-10 ton pupuk,” ucapnya.

RADARJEMBER.ID – Rencana Bupati Jember Hendy Siswanto yang bakal mendirikan pabrik pupuk di Jember mulai ada tanda-tanda atau titik terang. Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (DTPHP) Jember didapuk membidangi proyek yang bakal menyedot Rp 4 miliar dari pos anggaran APBD Jember 2022 ini.

Rencana pendirian pabrik pupuk itu juga digadang-gadang menjadi solusi untuk para petani. Sekaligus mengurangi ketergantungan petani terhadap keberadaan pupuk bersubsidi yang tiap tahun alokasinya terpangkas secara bertahap.

Kepala DTPHP Jember Imam Sudarmaji membenarkan rencana tersebut. Menurut dia, keberadaan pabrik pupuk itu disebutnya sebagai alternatif, sekaligus upaya mengembalikan kondisi unsur hara tanah. Di mana, rata-rata kondisi unsur hara tanah berada di bawah 2 persen dari yang seharusnya 5 persen. “Pada tahun 2022 ini akan didirikan dua pabrik pupuk organik. Satu di wilayah Wuluhan dan satu lagi di Silo,” katanya.

Meski belum diketahui lokasi detail dan proses lelangnya seperti apa, namun Imam menguraikan bahwa rencana pendirian dua pabrik pupuk itu masing-masing teralokasi Rp 2 miliar. Nantinya, pabrik itu juga dilengkapi mesin pertanian dan berbagai alat operasional pendukung lainnya.

Sementara, mengenai kebutuhan bahan baku pembuatan pupuk, Imam menyebut, hal itu bakal terintegrasi dengan Dinas Peternakan untuk memastikan kebutuhan kotoran hewan seperti sapi dan kambing terpenuhi. Limbah kotoran ternak inilah yang menjadi bahan baku pembuatan pupuk organik.

Selain itu, menurutnya, sepanjang 2021 lalu sejumlah petani di beberapa kelompok tani (poktan) telah diberikan pelatihan pembuatan pupuk kandang. Jika pabrik tersebut berjalan, kata Imam, bisa memenuhi kebutuhan pupuk petani di Jember. Bahkan bisa memasok hingga ke luar daerah. “Bahan baku melimpah. Dalam sehari kami targetkan pabrik ini bisa memproduksi 5-10 ton pupuk,” ucapnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/