alexametrics
22.7 C
Jember
Sunday, 14 August 2022

Paceklik Penumpang Diprediksi hingga Akhir Januari

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat atau PPKM se-Jawa dan Bali dirasa kian menyulitkan perusahaan otobus (PO). Kebijakan yang berlaku hingga akhir bulan itu membuat hampir semua bus yang keluar masuk ke Terminal Tawang Alun ini sulit mendapat penumpang. Bahkan, beberapa di antaranya tidak dapat penumpang sama sekali.

Di saat bersamaan, kesulitan yang mereka alami tidak sebatas sepi penumpang, tapi juga terancam tidak beroperasi untuk beberapa pekan ke depan. Sebab, mereka menilai, jika dipaksakan beroperasi, hal itu malah membuat mereka merugi karena ongkos bahan bakar yang tidak sedikit.

Sejumlah sopir bus menuturkan, kebijakan PPKM yang direncanakan sampai akhir Januari (25/1) nanti dirasa memberatkan. Di satu sisi mereka harus setoran, di sisi lain, pemasukan dari penumpang juga minus. “Kami saja bergantian operasionalnya. Kadang teman-teman seminggu keluar, seminggu markir,” ungkap Ghofur, salah satu sopir bus tujuan Jember-Bali.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat atau PPKM se-Jawa dan Bali dirasa kian menyulitkan perusahaan otobus (PO). Kebijakan yang berlaku hingga akhir bulan itu membuat hampir semua bus yang keluar masuk ke Terminal Tawang Alun ini sulit mendapat penumpang. Bahkan, beberapa di antaranya tidak dapat penumpang sama sekali.

Di saat bersamaan, kesulitan yang mereka alami tidak sebatas sepi penumpang, tapi juga terancam tidak beroperasi untuk beberapa pekan ke depan. Sebab, mereka menilai, jika dipaksakan beroperasi, hal itu malah membuat mereka merugi karena ongkos bahan bakar yang tidak sedikit.

Sejumlah sopir bus menuturkan, kebijakan PPKM yang direncanakan sampai akhir Januari (25/1) nanti dirasa memberatkan. Di satu sisi mereka harus setoran, di sisi lain, pemasukan dari penumpang juga minus. “Kami saja bergantian operasionalnya. Kadang teman-teman seminggu keluar, seminggu markir,” ungkap Ghofur, salah satu sopir bus tujuan Jember-Bali.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat atau PPKM se-Jawa dan Bali dirasa kian menyulitkan perusahaan otobus (PO). Kebijakan yang berlaku hingga akhir bulan itu membuat hampir semua bus yang keluar masuk ke Terminal Tawang Alun ini sulit mendapat penumpang. Bahkan, beberapa di antaranya tidak dapat penumpang sama sekali.

Di saat bersamaan, kesulitan yang mereka alami tidak sebatas sepi penumpang, tapi juga terancam tidak beroperasi untuk beberapa pekan ke depan. Sebab, mereka menilai, jika dipaksakan beroperasi, hal itu malah membuat mereka merugi karena ongkos bahan bakar yang tidak sedikit.

Sejumlah sopir bus menuturkan, kebijakan PPKM yang direncanakan sampai akhir Januari (25/1) nanti dirasa memberatkan. Di satu sisi mereka harus setoran, di sisi lain, pemasukan dari penumpang juga minus. “Kami saja bergantian operasionalnya. Kadang teman-teman seminggu keluar, seminggu markir,” ungkap Ghofur, salah satu sopir bus tujuan Jember-Bali.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/