alexametrics
23 C
Jember
Thursday, 11 August 2022

Tak Diberi Uang, Lukai Pemotor

Pelaku Diduga Alami Depresi

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Rudi, 30, warga Jalan Moch Sroedji, Kelurahan/Kecamatan Patrang, biasanya hanya menjadi polisi cepek di persimpangan lampu lalu lintas Tegal Besar. Namun, karena ulahnya pada salah satu pengguna jalan, dirinya terpaksa berurusan dengan petugas berwajib dan dikirim ke Lingkungan Pondok Sosial (Liposos) Kabupaten Jember.

Korbannya adalah salah satu pengendara sepeda motor yang tengah berhenti menunggu lampu hijau. Tiba-tiba pelaku menghampiri korban dan meminta uang. Korban pun menolak memberi uang pada pelaku karena dompetnya berada di tas punggung.

Bukannya menjauh, pelaku malah menyabetkan cutter yang ternyata tengah dia genggam ke tangan korban. Korban yang kesakitan sontak berteriak histeris. “Ada perempuan mengendarai motor tiba-tiba teriak kesakitan. Warga dan pengendara lain pun menoleh dan menolong korban,” ujar Sahroni, 26, pemotor yang saat kejadian berada di belakang korban.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Rudi, 30, warga Jalan Moch Sroedji, Kelurahan/Kecamatan Patrang, biasanya hanya menjadi polisi cepek di persimpangan lampu lalu lintas Tegal Besar. Namun, karena ulahnya pada salah satu pengguna jalan, dirinya terpaksa berurusan dengan petugas berwajib dan dikirim ke Lingkungan Pondok Sosial (Liposos) Kabupaten Jember.

Korbannya adalah salah satu pengendara sepeda motor yang tengah berhenti menunggu lampu hijau. Tiba-tiba pelaku menghampiri korban dan meminta uang. Korban pun menolak memberi uang pada pelaku karena dompetnya berada di tas punggung.

Bukannya menjauh, pelaku malah menyabetkan cutter yang ternyata tengah dia genggam ke tangan korban. Korban yang kesakitan sontak berteriak histeris. “Ada perempuan mengendarai motor tiba-tiba teriak kesakitan. Warga dan pengendara lain pun menoleh dan menolong korban,” ujar Sahroni, 26, pemotor yang saat kejadian berada di belakang korban.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Rudi, 30, warga Jalan Moch Sroedji, Kelurahan/Kecamatan Patrang, biasanya hanya menjadi polisi cepek di persimpangan lampu lalu lintas Tegal Besar. Namun, karena ulahnya pada salah satu pengguna jalan, dirinya terpaksa berurusan dengan petugas berwajib dan dikirim ke Lingkungan Pondok Sosial (Liposos) Kabupaten Jember.

Korbannya adalah salah satu pengendara sepeda motor yang tengah berhenti menunggu lampu hijau. Tiba-tiba pelaku menghampiri korban dan meminta uang. Korban pun menolak memberi uang pada pelaku karena dompetnya berada di tas punggung.

Bukannya menjauh, pelaku malah menyabetkan cutter yang ternyata tengah dia genggam ke tangan korban. Korban yang kesakitan sontak berteriak histeris. “Ada perempuan mengendarai motor tiba-tiba teriak kesakitan. Warga dan pengendara lain pun menoleh dan menolong korban,” ujar Sahroni, 26, pemotor yang saat kejadian berada di belakang korban.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/