alexametrics
23.4 C
Jember
Sunday, 29 May 2022

Ini Angka Kekuatan Gempa yang Bisa Menyebabkan Tsunami di Jember

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Belakangan ini Jember dilanda empat kali gempa. Paling parah adalah yang terjadi kemarin (16/15) pagi. Walau gempa terakhir itu terasa cukup besar di Jember, namun tidak berpotensi tsunami.

Analisis pakar geologi Universitas Jember (Unej), Januar Very Irawan, menyebut, gempa yang terjadi di Jember itu adalah kategori gempa tektonik. Terjadi karena pergerakan lempeng. “Pergerakan lempeng Indo-Australia ini ke arah utara menabrak lempeng Eurasia. Gempa Jember 5,1 SR itu karena pergerakan tektonik,” ungkapnya.

PORAK-PORANDA: Beberapa rumah warga yang ambruk diguncang gempa, kemarin. Kebanyakan rumah-rumah warga yang rusak terjadi di wilayah Kecamatan Ambulu. Justru beberapa wilayah yang di bibir pantai aman dari kerusakan

Tidak bisa diprediksi apakah gempa Jember akan terulang lagi. Sebab, gempa memang tidak dapat diprediksi. “Sejauh ini gempa sulit diprediksi. Karena patahnya lempeng itu secara tiba-tiba,” jelasnya.

Mobile_AP_Rectangle 2

Bagaimana dengan potensi tsunami? Januar menuturkan, masih belum ada. Sebab, potensi tsunami ada ketika gempa yang terjadi di atas 6,3 SR. “Pada gempa 5 SR belum ada potensi tsunami di Jember. Di atas 6,3 ada potensi asalkan episentrum di bawah laut,” terangnya.

Januar mengungkapkan, pemerintah dan masyarakat harus tetap waspada dengan adanya potensi gempa yang terjadi. Sebab, tidak menutup kemungkinan gempa bakal terulang kembali. “Sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat untuk mitigasi itu penting,” paparnya.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Belakangan ini Jember dilanda empat kali gempa. Paling parah adalah yang terjadi kemarin (16/15) pagi. Walau gempa terakhir itu terasa cukup besar di Jember, namun tidak berpotensi tsunami.

Analisis pakar geologi Universitas Jember (Unej), Januar Very Irawan, menyebut, gempa yang terjadi di Jember itu adalah kategori gempa tektonik. Terjadi karena pergerakan lempeng. “Pergerakan lempeng Indo-Australia ini ke arah utara menabrak lempeng Eurasia. Gempa Jember 5,1 SR itu karena pergerakan tektonik,” ungkapnya.

PORAK-PORANDA: Beberapa rumah warga yang ambruk diguncang gempa, kemarin. Kebanyakan rumah-rumah warga yang rusak terjadi di wilayah Kecamatan Ambulu. Justru beberapa wilayah yang di bibir pantai aman dari kerusakan

Tidak bisa diprediksi apakah gempa Jember akan terulang lagi. Sebab, gempa memang tidak dapat diprediksi. “Sejauh ini gempa sulit diprediksi. Karena patahnya lempeng itu secara tiba-tiba,” jelasnya.

Bagaimana dengan potensi tsunami? Januar menuturkan, masih belum ada. Sebab, potensi tsunami ada ketika gempa yang terjadi di atas 6,3 SR. “Pada gempa 5 SR belum ada potensi tsunami di Jember. Di atas 6,3 ada potensi asalkan episentrum di bawah laut,” terangnya.

Januar mengungkapkan, pemerintah dan masyarakat harus tetap waspada dengan adanya potensi gempa yang terjadi. Sebab, tidak menutup kemungkinan gempa bakal terulang kembali. “Sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat untuk mitigasi itu penting,” paparnya.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Belakangan ini Jember dilanda empat kali gempa. Paling parah adalah yang terjadi kemarin (16/15) pagi. Walau gempa terakhir itu terasa cukup besar di Jember, namun tidak berpotensi tsunami.

Analisis pakar geologi Universitas Jember (Unej), Januar Very Irawan, menyebut, gempa yang terjadi di Jember itu adalah kategori gempa tektonik. Terjadi karena pergerakan lempeng. “Pergerakan lempeng Indo-Australia ini ke arah utara menabrak lempeng Eurasia. Gempa Jember 5,1 SR itu karena pergerakan tektonik,” ungkapnya.

PORAK-PORANDA: Beberapa rumah warga yang ambruk diguncang gempa, kemarin. Kebanyakan rumah-rumah warga yang rusak terjadi di wilayah Kecamatan Ambulu. Justru beberapa wilayah yang di bibir pantai aman dari kerusakan

Tidak bisa diprediksi apakah gempa Jember akan terulang lagi. Sebab, gempa memang tidak dapat diprediksi. “Sejauh ini gempa sulit diprediksi. Karena patahnya lempeng itu secara tiba-tiba,” jelasnya.

Bagaimana dengan potensi tsunami? Januar menuturkan, masih belum ada. Sebab, potensi tsunami ada ketika gempa yang terjadi di atas 6,3 SR. “Pada gempa 5 SR belum ada potensi tsunami di Jember. Di atas 6,3 ada potensi asalkan episentrum di bawah laut,” terangnya.

Januar mengungkapkan, pemerintah dan masyarakat harus tetap waspada dengan adanya potensi gempa yang terjadi. Sebab, tidak menutup kemungkinan gempa bakal terulang kembali. “Sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat untuk mitigasi itu penting,” paparnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/