alexametrics
25 C
Jember
Saturday, 28 May 2022

Catat! 59 Kades Jember Dilarang Konvoi Usai di Lantik

"Jangan beri ruang bagi mereka untuk datang bersama banyak orang. Apalagi sampai berkonvoi. Kami minta semua kades terpilih kooperatif." Tabroni -Ketua Komisi A DPRD Jember

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Sebanyak 59 calon kepala desa (kades) Jember terpilih rencananya akan dilantik, Jumat (17/12) malam nanti. Ada beberapa catatan yang perlu menjadi perhatian, terutama untuk mereka yang akan diambil sumpah jabatannya. Salah satu yang ditekankan yaitu adanya larangan konvoi sebelum atau sesudah momentum sakral tersebut.

Rencana pelantikan ini disampaikan Kepala Bidang Pemerintahan Desa, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Pemkab Jember Nunung Agus Andriyanto. “Hasil rapat pelantikan Kades Jember rencananya Jumat malam,” katanya, kemarin. DPMD pun melakukan persiapan di Aula PB Soedirman Gedung Pemkab Jember, yang akan menjadi tempat pelantikan.

Dikatakan, demi kelancaran pelantikan Kades Jember tersebut, maka seluruh kepala desa maupun pendukungnya dilarang konvoi. Larangan ini penting dipatuhi semua pihak. Mengingat, pandemi juga belum berakhir. Selain itu, undangan yang hadir juga dibatasi agar pelaksanaan efektif.

Mobile_AP_Rectangle 2

Informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Jember, dalam pelantikan tersebut, Kades Jember terpilih hanya boleh didampingi oleh suami atau istrinya. Selain itu, yang diperbolehkan masuk ke aula PB Soedirman Jember yakni Ketua Panitia Pilkades dan Ketua BPD. Ditambah satu lagi yaitu camat Jember, khususnya kecamatan yang menjadi wilayah pilkades pada 25 November lalu.

Menyikapi rencana pelantikan, Komisi A DPRD Jember yang menjadi mitra kerja DPMD meminta agar larangan konvoi dan batasan undangan diperketat. “Jangan beri ruang bagi mereka untuk datang bersama banyak orang. Apalagi sampai berkonvoi. Kami minta semua Kades Jember terpilih kooperatif,” ucap Tabroni, Ketua Komisi A DPRD Jember.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Sebanyak 59 calon kepala desa (kades) Jember terpilih rencananya akan dilantik, Jumat (17/12) malam nanti. Ada beberapa catatan yang perlu menjadi perhatian, terutama untuk mereka yang akan diambil sumpah jabatannya. Salah satu yang ditekankan yaitu adanya larangan konvoi sebelum atau sesudah momentum sakral tersebut.

Rencana pelantikan ini disampaikan Kepala Bidang Pemerintahan Desa, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Pemkab Jember Nunung Agus Andriyanto. “Hasil rapat pelantikan Kades Jember rencananya Jumat malam,” katanya, kemarin. DPMD pun melakukan persiapan di Aula PB Soedirman Gedung Pemkab Jember, yang akan menjadi tempat pelantikan.

Dikatakan, demi kelancaran pelantikan Kades Jember tersebut, maka seluruh kepala desa maupun pendukungnya dilarang konvoi. Larangan ini penting dipatuhi semua pihak. Mengingat, pandemi juga belum berakhir. Selain itu, undangan yang hadir juga dibatasi agar pelaksanaan efektif.

Informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Jember, dalam pelantikan tersebut, Kades Jember terpilih hanya boleh didampingi oleh suami atau istrinya. Selain itu, yang diperbolehkan masuk ke aula PB Soedirman Jember yakni Ketua Panitia Pilkades dan Ketua BPD. Ditambah satu lagi yaitu camat Jember, khususnya kecamatan yang menjadi wilayah pilkades pada 25 November lalu.

Menyikapi rencana pelantikan, Komisi A DPRD Jember yang menjadi mitra kerja DPMD meminta agar larangan konvoi dan batasan undangan diperketat. “Jangan beri ruang bagi mereka untuk datang bersama banyak orang. Apalagi sampai berkonvoi. Kami minta semua Kades Jember terpilih kooperatif,” ucap Tabroni, Ketua Komisi A DPRD Jember.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Sebanyak 59 calon kepala desa (kades) Jember terpilih rencananya akan dilantik, Jumat (17/12) malam nanti. Ada beberapa catatan yang perlu menjadi perhatian, terutama untuk mereka yang akan diambil sumpah jabatannya. Salah satu yang ditekankan yaitu adanya larangan konvoi sebelum atau sesudah momentum sakral tersebut.

Rencana pelantikan ini disampaikan Kepala Bidang Pemerintahan Desa, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Pemkab Jember Nunung Agus Andriyanto. “Hasil rapat pelantikan Kades Jember rencananya Jumat malam,” katanya, kemarin. DPMD pun melakukan persiapan di Aula PB Soedirman Gedung Pemkab Jember, yang akan menjadi tempat pelantikan.

Dikatakan, demi kelancaran pelantikan Kades Jember tersebut, maka seluruh kepala desa maupun pendukungnya dilarang konvoi. Larangan ini penting dipatuhi semua pihak. Mengingat, pandemi juga belum berakhir. Selain itu, undangan yang hadir juga dibatasi agar pelaksanaan efektif.

Informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Jember, dalam pelantikan tersebut, Kades Jember terpilih hanya boleh didampingi oleh suami atau istrinya. Selain itu, yang diperbolehkan masuk ke aula PB Soedirman Jember yakni Ketua Panitia Pilkades dan Ketua BPD. Ditambah satu lagi yaitu camat Jember, khususnya kecamatan yang menjadi wilayah pilkades pada 25 November lalu.

Menyikapi rencana pelantikan, Komisi A DPRD Jember yang menjadi mitra kerja DPMD meminta agar larangan konvoi dan batasan undangan diperketat. “Jangan beri ruang bagi mereka untuk datang bersama banyak orang. Apalagi sampai berkonvoi. Kami minta semua Kades Jember terpilih kooperatif,” ucap Tabroni, Ketua Komisi A DPRD Jember.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/