alexametrics
23 C
Jember
Wednesday, 25 May 2022

Pansus, Tinggal Tunggu Banmus

Warga Desak Pembentukan Dipercepat

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Insiden ambruknya proyek di Kantor Kecamatan Jenggawah dan rehabilitasi ruang kelas di SDN 2 Desa Keting, Kecamatan Jombang, membuat sejumlah anggota DPRD angkat bicara. Banyak yang menyebut, pansus tentang pengadaan barang dan jasa menjadi alternatif terbaik yang harus diambil. Ini untuk mengungkap tabir di balik bangunan ambruk tersebut.

Ketua DPRD Jember M Itqon Syauqi menjelaskan, usulan dibentuknya pansus sudah mencukupi syarat. Sebab, sudah ada dua komisi, yakni Komisi B dan C, yang mengusulkan secara resmi. “Komisi lain informasinya juga mengusulkan untuk pansus tentang pengadaan barang dan jasa. Meski sebenarnya sudah cukup,” katanya.

Itqon menyebut, pansus dinilai penting oleh sejumlah anggota dewan. Alasannya, saat anggota dewan meminta penjelasan kepada eksekutif terkait bangunan ambruk, juga tak direspons. Bahkan, saat diundang dan didatangi ke dinasnya, ada yang tidak menemui anggota dewan.

Mobile_AP_Rectangle 2

“Pansus ini usulan dua komisi. Sebagai pimpinan, karena syarat usulannya sudah cukup, nanti akan kami bahas dalam rapat Banmus (Badan Muswarah, Red) untuk diagendakan. Kapan agendanya, nanti akan diputuskan di Banmus,” jelasnya.

Menurut Ketua Komisi C David Handoko Seto, usulan pansus tentang pengadaan barang dan jasa tersebut akan terus dikawal. David pun menjamin bahwa pansus tersebut akan bisa digelar, mengingat kepentingan luas yang juga menjadi tanggung jawab dewan sebagai lembaga pengawas.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Insiden ambruknya proyek di Kantor Kecamatan Jenggawah dan rehabilitasi ruang kelas di SDN 2 Desa Keting, Kecamatan Jombang, membuat sejumlah anggota DPRD angkat bicara. Banyak yang menyebut, pansus tentang pengadaan barang dan jasa menjadi alternatif terbaik yang harus diambil. Ini untuk mengungkap tabir di balik bangunan ambruk tersebut.

Ketua DPRD Jember M Itqon Syauqi menjelaskan, usulan dibentuknya pansus sudah mencukupi syarat. Sebab, sudah ada dua komisi, yakni Komisi B dan C, yang mengusulkan secara resmi. “Komisi lain informasinya juga mengusulkan untuk pansus tentang pengadaan barang dan jasa. Meski sebenarnya sudah cukup,” katanya.

Itqon menyebut, pansus dinilai penting oleh sejumlah anggota dewan. Alasannya, saat anggota dewan meminta penjelasan kepada eksekutif terkait bangunan ambruk, juga tak direspons. Bahkan, saat diundang dan didatangi ke dinasnya, ada yang tidak menemui anggota dewan.

“Pansus ini usulan dua komisi. Sebagai pimpinan, karena syarat usulannya sudah cukup, nanti akan kami bahas dalam rapat Banmus (Badan Muswarah, Red) untuk diagendakan. Kapan agendanya, nanti akan diputuskan di Banmus,” jelasnya.

Menurut Ketua Komisi C David Handoko Seto, usulan pansus tentang pengadaan barang dan jasa tersebut akan terus dikawal. David pun menjamin bahwa pansus tersebut akan bisa digelar, mengingat kepentingan luas yang juga menjadi tanggung jawab dewan sebagai lembaga pengawas.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Insiden ambruknya proyek di Kantor Kecamatan Jenggawah dan rehabilitasi ruang kelas di SDN 2 Desa Keting, Kecamatan Jombang, membuat sejumlah anggota DPRD angkat bicara. Banyak yang menyebut, pansus tentang pengadaan barang dan jasa menjadi alternatif terbaik yang harus diambil. Ini untuk mengungkap tabir di balik bangunan ambruk tersebut.

Ketua DPRD Jember M Itqon Syauqi menjelaskan, usulan dibentuknya pansus sudah mencukupi syarat. Sebab, sudah ada dua komisi, yakni Komisi B dan C, yang mengusulkan secara resmi. “Komisi lain informasinya juga mengusulkan untuk pansus tentang pengadaan barang dan jasa. Meski sebenarnya sudah cukup,” katanya.

Itqon menyebut, pansus dinilai penting oleh sejumlah anggota dewan. Alasannya, saat anggota dewan meminta penjelasan kepada eksekutif terkait bangunan ambruk, juga tak direspons. Bahkan, saat diundang dan didatangi ke dinasnya, ada yang tidak menemui anggota dewan.

“Pansus ini usulan dua komisi. Sebagai pimpinan, karena syarat usulannya sudah cukup, nanti akan kami bahas dalam rapat Banmus (Badan Muswarah, Red) untuk diagendakan. Kapan agendanya, nanti akan diputuskan di Banmus,” jelasnya.

Menurut Ketua Komisi C David Handoko Seto, usulan pansus tentang pengadaan barang dan jasa tersebut akan terus dikawal. David pun menjamin bahwa pansus tersebut akan bisa digelar, mengingat kepentingan luas yang juga menjadi tanggung jawab dewan sebagai lembaga pengawas.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/