alexametrics
31.6 C
Jember
Wednesday, 25 May 2022

Sudah di Sediakan 400 Vaksin untuk Pelajar di Jember

Siapkan 100 Dosis Tambahan untuk Masyarakat Umum

Mobile_AP_Rectangle 1

MUMBULSARI, RADARJEMBER.ID – Pemerintah Kabupaten Jember terus menggalakkan vaksinasi terhadap berbagai kalangan masyarakat, termasuk pelajar. Tak hanya di kawasan perkotaan, namun juga di pelosok desa. Seperti yang berlangsung di SMPN 1 Mumbulsari, Kamis (16/9) kemarin.

Tercatat, 400 siswa SMPN 1 Mumbulsari menerima vaksin yang disuntikkan oleh petugas medis dari Puskesmas Mumbulsari. Dari ratusan siswa yang mendapatkan vaksin, ada beberapa siswa yang masih mengaku takut disuntik. Ini terlihat dari ekspresi mereka yang gugup bercampur panik saat tenaga kesehatan menggulung lengan seragam mereka. Namun, ketika sudah disuntik, justru tidak terasa apa pun.

 

Mobile_AP_Rectangle 2

Seperti yang disampaikan M Shohibul Hikam, siswa kelas VIII. Dia bahkan tak tahu saat petugas sudah selesai menyuntikkan vaksin di bagian lengannya. “Saya kira belum selesai obatnya dimasukkan, ternyata tidak terasa sakit,” ujarnya.

Sementara itu, pelaksanaan vaksinasi juga dipantau langsung oleh Kapolsek Mumbulsari AKP Subagiyo dan anggota koramil setempat. Kepala Puskesmas Mumbulsari dr Zainul Arifin menjelaskan, dalam kegiatan vaksin ini, puskesmas menyiapkan 500 dosis untuk siswa dan masyarakat. “Dengan perincian 400 dosis untuk siswa SMPN 1 Mumbulsari dan 100 dosis untuk masyarakat umum,” terangnya kepada Jawa Pos Radar Jember.

- Advertisement -

MUMBULSARI, RADARJEMBER.ID – Pemerintah Kabupaten Jember terus menggalakkan vaksinasi terhadap berbagai kalangan masyarakat, termasuk pelajar. Tak hanya di kawasan perkotaan, namun juga di pelosok desa. Seperti yang berlangsung di SMPN 1 Mumbulsari, Kamis (16/9) kemarin.

Tercatat, 400 siswa SMPN 1 Mumbulsari menerima vaksin yang disuntikkan oleh petugas medis dari Puskesmas Mumbulsari. Dari ratusan siswa yang mendapatkan vaksin, ada beberapa siswa yang masih mengaku takut disuntik. Ini terlihat dari ekspresi mereka yang gugup bercampur panik saat tenaga kesehatan menggulung lengan seragam mereka. Namun, ketika sudah disuntik, justru tidak terasa apa pun.

 

Seperti yang disampaikan M Shohibul Hikam, siswa kelas VIII. Dia bahkan tak tahu saat petugas sudah selesai menyuntikkan vaksin di bagian lengannya. “Saya kira belum selesai obatnya dimasukkan, ternyata tidak terasa sakit,” ujarnya.

Sementara itu, pelaksanaan vaksinasi juga dipantau langsung oleh Kapolsek Mumbulsari AKP Subagiyo dan anggota koramil setempat. Kepala Puskesmas Mumbulsari dr Zainul Arifin menjelaskan, dalam kegiatan vaksin ini, puskesmas menyiapkan 500 dosis untuk siswa dan masyarakat. “Dengan perincian 400 dosis untuk siswa SMPN 1 Mumbulsari dan 100 dosis untuk masyarakat umum,” terangnya kepada Jawa Pos Radar Jember.

MUMBULSARI, RADARJEMBER.ID – Pemerintah Kabupaten Jember terus menggalakkan vaksinasi terhadap berbagai kalangan masyarakat, termasuk pelajar. Tak hanya di kawasan perkotaan, namun juga di pelosok desa. Seperti yang berlangsung di SMPN 1 Mumbulsari, Kamis (16/9) kemarin.

Tercatat, 400 siswa SMPN 1 Mumbulsari menerima vaksin yang disuntikkan oleh petugas medis dari Puskesmas Mumbulsari. Dari ratusan siswa yang mendapatkan vaksin, ada beberapa siswa yang masih mengaku takut disuntik. Ini terlihat dari ekspresi mereka yang gugup bercampur panik saat tenaga kesehatan menggulung lengan seragam mereka. Namun, ketika sudah disuntik, justru tidak terasa apa pun.

 

Seperti yang disampaikan M Shohibul Hikam, siswa kelas VIII. Dia bahkan tak tahu saat petugas sudah selesai menyuntikkan vaksin di bagian lengannya. “Saya kira belum selesai obatnya dimasukkan, ternyata tidak terasa sakit,” ujarnya.

Sementara itu, pelaksanaan vaksinasi juga dipantau langsung oleh Kapolsek Mumbulsari AKP Subagiyo dan anggota koramil setempat. Kepala Puskesmas Mumbulsari dr Zainul Arifin menjelaskan, dalam kegiatan vaksin ini, puskesmas menyiapkan 500 dosis untuk siswa dan masyarakat. “Dengan perincian 400 dosis untuk siswa SMPN 1 Mumbulsari dan 100 dosis untuk masyarakat umum,” terangnya kepada Jawa Pos Radar Jember.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/