alexametrics
23.4 C
Jember
Saturday, 13 August 2022

Sepekan hanya Sanggup 15 Karung Pasir

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Inilah salah satu potret kehidupan di tengah kota Jember.  Tak banyak yang tahu, bawah Jembatan Gladak Kembar pun jadi sumber mata pencarian warga setempat.

Rahman Idra Jayadi, 44, yang bermukim di kolong jembatan Gladak Kembar itu, masih menggantungkan hidupnya di kawasan sungai itu. Dia dengan telaten menambang pasir. Meski hasilnya mungkin tak sebanding dengan kerja beratnya.

Tanpa alat khusus, dia menambang dengan cara manual. “Dulu banyak yang penambang pasir disini. Tapi, sekarang sudah nggak ada semua. Mereka tidak tertarik meneruskan kerja seperti ini,” terang Rahman.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Inilah salah satu potret kehidupan di tengah kota Jember.  Tak banyak yang tahu, bawah Jembatan Gladak Kembar pun jadi sumber mata pencarian warga setempat.

Rahman Idra Jayadi, 44, yang bermukim di kolong jembatan Gladak Kembar itu, masih menggantungkan hidupnya di kawasan sungai itu. Dia dengan telaten menambang pasir. Meski hasilnya mungkin tak sebanding dengan kerja beratnya.

Tanpa alat khusus, dia menambang dengan cara manual. “Dulu banyak yang penambang pasir disini. Tapi, sekarang sudah nggak ada semua. Mereka tidak tertarik meneruskan kerja seperti ini,” terang Rahman.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Inilah salah satu potret kehidupan di tengah kota Jember.  Tak banyak yang tahu, bawah Jembatan Gladak Kembar pun jadi sumber mata pencarian warga setempat.

Rahman Idra Jayadi, 44, yang bermukim di kolong jembatan Gladak Kembar itu, masih menggantungkan hidupnya di kawasan sungai itu. Dia dengan telaten menambang pasir. Meski hasilnya mungkin tak sebanding dengan kerja beratnya.

Tanpa alat khusus, dia menambang dengan cara manual. “Dulu banyak yang penambang pasir disini. Tapi, sekarang sudah nggak ada semua. Mereka tidak tertarik meneruskan kerja seperti ini,” terang Rahman.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/