alexametrics
23.3 C
Jember
Thursday, 26 May 2022

Pasien Rawat Inap Wajib Rapid Test

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Sebagai salah satu rumah sakit milik pemerintah daerah, RSD Kalisat menerapkan aturan protokol kesehatan dengan sangat ketat. Hal ini dilakukan untuk menghindari kemunculan klaster baru di lingkungan rumah sakit.

Hal tersebut diungkapkan oleh Kasubag Keuangan dan Program RSD Kalisat, Muhammad Yasin Wiradihalki kepada RADARJEMBER.ID. Pria kelahiran Sumenep, Madura itu mengatakan, semua pasien rawat inap wajib mengikuti rapid test, termasuk pasien kecelakaan sekalipun.

“Pemberlakuan rapid test untuk pasien rawat inap ini tanpa melihat jenis penyakitnya, tidak terkecuali ibu hamil saat akan melahirkan, tidak luput dari perlakuan rapid test,” ungkap Yasin.
Dirinya menambahkan, sesuai instruksi pemerintah pusat selama pandemi Covid-19 berlangsung, RSD Kalisat tidak menerima kunjungan pasien dan membatasi kerumunan. “Setiap pasien tidak boleh ditunggu lebih dari dua orang, mengingat saat ini virus mematikan tersebut belum berakhir. Keluarga pasien harus memakai tanda pengenal dari pihak rumah sakit,” imbuhnya.

Mobile_AP_Rectangle 2

Sedangkan untuk pasien rawat jalan di RSD Kalisat, sebelum menuju loket pendaftaran, terlebih dahulu diharuskan cuci tangan dan melakukan pemeriksaan suhu badan serta diharuskan mengenakan masker.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Sebagai salah satu rumah sakit milik pemerintah daerah, RSD Kalisat menerapkan aturan protokol kesehatan dengan sangat ketat. Hal ini dilakukan untuk menghindari kemunculan klaster baru di lingkungan rumah sakit.

Hal tersebut diungkapkan oleh Kasubag Keuangan dan Program RSD Kalisat, Muhammad Yasin Wiradihalki kepada RADARJEMBER.ID. Pria kelahiran Sumenep, Madura itu mengatakan, semua pasien rawat inap wajib mengikuti rapid test, termasuk pasien kecelakaan sekalipun.

“Pemberlakuan rapid test untuk pasien rawat inap ini tanpa melihat jenis penyakitnya, tidak terkecuali ibu hamil saat akan melahirkan, tidak luput dari perlakuan rapid test,” ungkap Yasin.
Dirinya menambahkan, sesuai instruksi pemerintah pusat selama pandemi Covid-19 berlangsung, RSD Kalisat tidak menerima kunjungan pasien dan membatasi kerumunan. “Setiap pasien tidak boleh ditunggu lebih dari dua orang, mengingat saat ini virus mematikan tersebut belum berakhir. Keluarga pasien harus memakai tanda pengenal dari pihak rumah sakit,” imbuhnya.

Sedangkan untuk pasien rawat jalan di RSD Kalisat, sebelum menuju loket pendaftaran, terlebih dahulu diharuskan cuci tangan dan melakukan pemeriksaan suhu badan serta diharuskan mengenakan masker.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Sebagai salah satu rumah sakit milik pemerintah daerah, RSD Kalisat menerapkan aturan protokol kesehatan dengan sangat ketat. Hal ini dilakukan untuk menghindari kemunculan klaster baru di lingkungan rumah sakit.

Hal tersebut diungkapkan oleh Kasubag Keuangan dan Program RSD Kalisat, Muhammad Yasin Wiradihalki kepada RADARJEMBER.ID. Pria kelahiran Sumenep, Madura itu mengatakan, semua pasien rawat inap wajib mengikuti rapid test, termasuk pasien kecelakaan sekalipun.

“Pemberlakuan rapid test untuk pasien rawat inap ini tanpa melihat jenis penyakitnya, tidak terkecuali ibu hamil saat akan melahirkan, tidak luput dari perlakuan rapid test,” ungkap Yasin.
Dirinya menambahkan, sesuai instruksi pemerintah pusat selama pandemi Covid-19 berlangsung, RSD Kalisat tidak menerima kunjungan pasien dan membatasi kerumunan. “Setiap pasien tidak boleh ditunggu lebih dari dua orang, mengingat saat ini virus mematikan tersebut belum berakhir. Keluarga pasien harus memakai tanda pengenal dari pihak rumah sakit,” imbuhnya.

Sedangkan untuk pasien rawat jalan di RSD Kalisat, sebelum menuju loket pendaftaran, terlebih dahulu diharuskan cuci tangan dan melakukan pemeriksaan suhu badan serta diharuskan mengenakan masker.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/