alexametrics
21.8 C
Jember
Tuesday, 28 June 2022

Kenali Gejala Cacingan pada Sapi Kurban

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Menjelang Idul Adha dan pelaksanaan penyembelihan hewan kurban, tak ada salahnya jika mulai memperhatikan kondisi ternak yang akan dikurbankan, terutama sapi. Sebab, tak menutup kemungkinan sapi-sapi yang ada di pasaran terjangkit cacing kremi.

Jenis cacing kremi ini memang dinilai lebih sering ditemukan pada hewan ternak sapi. “Pada hewan sapi, paling banyak ditemukan adalah cacing kremi. Kalau cacing hati mulai jarang,” terang Wiji Purnomo, salah seorang petugas teknis dari Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Jember di wilayah Kecamatan Rambipuji.

Pihaknya menjelaskan, untuk mengetahui seekor sapi mengidap cacing kremi itu bisa dilihat dari kondisi fisik pantatnya. Indikasi sapi mengidap cacing ini juga bisa dilihat kasat mata. Yakni pada raut wajah sapi yang lesu, perut membesar, tapi badannya kecil. “Cacing kremi pada sapi ini banyak berada di usus dan babat sapi. Bahkan pernah ada yang ditemukan sampai panjangnya 40 sentimeter,” jelas Wiji.

Mobile_AP_Rectangle 2

Menurutnya, penyebab sapi mengidap cacing jenis itu karena seringnya memakan pakan yang kurang bersih dan bercampur tanah. Menurut Wiji, cara mengatasi sapi yang cacingan seperti ini cukup mudah. “Bisa dibelikan obat cacing kremi di toko-toko peternakan. Sekitar Rp 15 ribuan,” bebernya.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Menjelang Idul Adha dan pelaksanaan penyembelihan hewan kurban, tak ada salahnya jika mulai memperhatikan kondisi ternak yang akan dikurbankan, terutama sapi. Sebab, tak menutup kemungkinan sapi-sapi yang ada di pasaran terjangkit cacing kremi.

Jenis cacing kremi ini memang dinilai lebih sering ditemukan pada hewan ternak sapi. “Pada hewan sapi, paling banyak ditemukan adalah cacing kremi. Kalau cacing hati mulai jarang,” terang Wiji Purnomo, salah seorang petugas teknis dari Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Jember di wilayah Kecamatan Rambipuji.

Pihaknya menjelaskan, untuk mengetahui seekor sapi mengidap cacing kremi itu bisa dilihat dari kondisi fisik pantatnya. Indikasi sapi mengidap cacing ini juga bisa dilihat kasat mata. Yakni pada raut wajah sapi yang lesu, perut membesar, tapi badannya kecil. “Cacing kremi pada sapi ini banyak berada di usus dan babat sapi. Bahkan pernah ada yang ditemukan sampai panjangnya 40 sentimeter,” jelas Wiji.

Menurutnya, penyebab sapi mengidap cacing jenis itu karena seringnya memakan pakan yang kurang bersih dan bercampur tanah. Menurut Wiji, cara mengatasi sapi yang cacingan seperti ini cukup mudah. “Bisa dibelikan obat cacing kremi di toko-toko peternakan. Sekitar Rp 15 ribuan,” bebernya.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Menjelang Idul Adha dan pelaksanaan penyembelihan hewan kurban, tak ada salahnya jika mulai memperhatikan kondisi ternak yang akan dikurbankan, terutama sapi. Sebab, tak menutup kemungkinan sapi-sapi yang ada di pasaran terjangkit cacing kremi.

Jenis cacing kremi ini memang dinilai lebih sering ditemukan pada hewan ternak sapi. “Pada hewan sapi, paling banyak ditemukan adalah cacing kremi. Kalau cacing hati mulai jarang,” terang Wiji Purnomo, salah seorang petugas teknis dari Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Jember di wilayah Kecamatan Rambipuji.

Pihaknya menjelaskan, untuk mengetahui seekor sapi mengidap cacing kremi itu bisa dilihat dari kondisi fisik pantatnya. Indikasi sapi mengidap cacing ini juga bisa dilihat kasat mata. Yakni pada raut wajah sapi yang lesu, perut membesar, tapi badannya kecil. “Cacing kremi pada sapi ini banyak berada di usus dan babat sapi. Bahkan pernah ada yang ditemukan sampai panjangnya 40 sentimeter,” jelas Wiji.

Menurutnya, penyebab sapi mengidap cacing jenis itu karena seringnya memakan pakan yang kurang bersih dan bercampur tanah. Menurut Wiji, cara mengatasi sapi yang cacingan seperti ini cukup mudah. “Bisa dibelikan obat cacing kremi di toko-toko peternakan. Sekitar Rp 15 ribuan,” bebernya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/