alexametrics
31.8 C
Jember
Tuesday, 16 August 2022

Tua, Dianggap Keramat

Sumur Gentong di Ambulu

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Warga Dusun Sentong, Desa Karanganyar, Kecamatan Ambulu, tak asing lagi dengan keberadaan sumur tua. Apalagi sumur tua itu hingga kini masih dianggap bertuah. Sumur tersebut sempat ramai dikunjungi warga dan diberi nama Sumur Gentong, karena dianggap keramat.

Sumur itu ada di pekarangan tanah milik Yasin Ma’sum, warga setempat. Lubang sumur dengan bangunannya cukup unik. Selain bangunannya sangat unik, juga terdapat cempolong dari tanah liat.

Sumur tersebut ditemukan pada tahun 1197, bahkan dulunya sumur tersebut sempat ramai dikunjungi warga. Awal penemuan, pada  tahun 1997 lalu, Yasin Ma’sum, pemilik tanah pekarangan, sedang menggali tanah untuk dijadikan bahan pembuatan genteng. Ketika menggali tanah sedalam 2 meter, pemilik dikejutkan dengan temuan sumur tua yang tertutup tanah.

Mobile_AP_Rectangle 2

Pemilik tanah pun terus menggalinya hingga kedalaman dua setengah meter. Ternyata bentuk sumur tua dengan cempolong terbuat dari gerabah tanah liat kian jelas. Warga sempat geger. Tempat tersebut pun banyak dikunjungi warga dari berbagai daerah untuk mengambil air dari sumur yang dipercaya oleh warga merupakan sumur keramat.

“Sampai sekarang, tahun pembuatannya masih belum diketahui dan masih menyimpan misteri,” tutur Yasin Ma’sum. Setelah ditemukan lubang sumur, warga menyebutnya Sumur Gentong. Saat itu juga Yasin membangun sumur agar air yang ada dalam sumur tidak terkontaminasi dengan air yang kotor. “Lokasi sumur terus dibersihkan agar warga yang membutuhkan air tersebut merasa nyaman,” katanya.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Warga Dusun Sentong, Desa Karanganyar, Kecamatan Ambulu, tak asing lagi dengan keberadaan sumur tua. Apalagi sumur tua itu hingga kini masih dianggap bertuah. Sumur tersebut sempat ramai dikunjungi warga dan diberi nama Sumur Gentong, karena dianggap keramat.

Sumur itu ada di pekarangan tanah milik Yasin Ma’sum, warga setempat. Lubang sumur dengan bangunannya cukup unik. Selain bangunannya sangat unik, juga terdapat cempolong dari tanah liat.

Sumur tersebut ditemukan pada tahun 1197, bahkan dulunya sumur tersebut sempat ramai dikunjungi warga. Awal penemuan, pada  tahun 1997 lalu, Yasin Ma’sum, pemilik tanah pekarangan, sedang menggali tanah untuk dijadikan bahan pembuatan genteng. Ketika menggali tanah sedalam 2 meter, pemilik dikejutkan dengan temuan sumur tua yang tertutup tanah.

Pemilik tanah pun terus menggalinya hingga kedalaman dua setengah meter. Ternyata bentuk sumur tua dengan cempolong terbuat dari gerabah tanah liat kian jelas. Warga sempat geger. Tempat tersebut pun banyak dikunjungi warga dari berbagai daerah untuk mengambil air dari sumur yang dipercaya oleh warga merupakan sumur keramat.

“Sampai sekarang, tahun pembuatannya masih belum diketahui dan masih menyimpan misteri,” tutur Yasin Ma’sum. Setelah ditemukan lubang sumur, warga menyebutnya Sumur Gentong. Saat itu juga Yasin membangun sumur agar air yang ada dalam sumur tidak terkontaminasi dengan air yang kotor. “Lokasi sumur terus dibersihkan agar warga yang membutuhkan air tersebut merasa nyaman,” katanya.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Warga Dusun Sentong, Desa Karanganyar, Kecamatan Ambulu, tak asing lagi dengan keberadaan sumur tua. Apalagi sumur tua itu hingga kini masih dianggap bertuah. Sumur tersebut sempat ramai dikunjungi warga dan diberi nama Sumur Gentong, karena dianggap keramat.

Sumur itu ada di pekarangan tanah milik Yasin Ma’sum, warga setempat. Lubang sumur dengan bangunannya cukup unik. Selain bangunannya sangat unik, juga terdapat cempolong dari tanah liat.

Sumur tersebut ditemukan pada tahun 1197, bahkan dulunya sumur tersebut sempat ramai dikunjungi warga. Awal penemuan, pada  tahun 1997 lalu, Yasin Ma’sum, pemilik tanah pekarangan, sedang menggali tanah untuk dijadikan bahan pembuatan genteng. Ketika menggali tanah sedalam 2 meter, pemilik dikejutkan dengan temuan sumur tua yang tertutup tanah.

Pemilik tanah pun terus menggalinya hingga kedalaman dua setengah meter. Ternyata bentuk sumur tua dengan cempolong terbuat dari gerabah tanah liat kian jelas. Warga sempat geger. Tempat tersebut pun banyak dikunjungi warga dari berbagai daerah untuk mengambil air dari sumur yang dipercaya oleh warga merupakan sumur keramat.

“Sampai sekarang, tahun pembuatannya masih belum diketahui dan masih menyimpan misteri,” tutur Yasin Ma’sum. Setelah ditemukan lubang sumur, warga menyebutnya Sumur Gentong. Saat itu juga Yasin membangun sumur agar air yang ada dalam sumur tidak terkontaminasi dengan air yang kotor. “Lokasi sumur terus dibersihkan agar warga yang membutuhkan air tersebut merasa nyaman,” katanya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/