alexametrics
23.3 C
Jember
Thursday, 30 June 2022

Ortu dan Sekolah Perlu Ikut Andil, Demi Keselamatan Anak di Jalan Raya

Mobile_AP_Rectangle 1

KEBONSARI, Radar Jember – Data laporan Operasi Ketupat Semeru tahun 2022 menunjukkan angka korban kecelakaan meningkat didominasi anak usia di bawah umur atau remaja. Untuk itu, seluruh orang tua diminta agar memperhatikan putra-putrinya agar tidak berkendara sendiri. Apalagi jika mereka belum mengantongi surat izin mengemudi (SIM).

BACA JUGA : Amankan Waisak Turunkan Sembilan Ratus Lebih Personil

Kanit Laka Lantas Satlantas Polres Jember Ipda Kukun Waluwi menyampaikan, Kanit Keamanan dan Keselamatan (Kamsel) Lantas Satlantas kerap memberikan sosialisasi pendidikan kepada siswa melalui upacara bendera setiap hari Senin. Hal ini pun dibenarkan Plt Kepala Dinas Pendidikan (Dispendik) Jember Sukowinarno.

Mobile_AP_Rectangle 2

Dalam sosialisasi rutin soal lalu lintas tersebut, Kamsel Lantas Satlantas memberikan pendidikan pentingnya menaati aturan lalu lintas ketika berkendara. Mulai dari aturan surat kendaraan, rambu lalu lintas, kondisi kendaraan yang standar, serta kelengkapan pengendara seperti helm. Selain itu, pentingnya kehati-hatian saat berkendara di keramaian jalan. Hal tersebut dilakukan untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas, terutama yang dialami usia remaja atau anak di bawah umur.

Kanit Laka Lantas Satlantas Jember Ipda Kukun Waluwi membenarkan upaya tersebut. Pasalnya, kecelakaan banyak disebabkan oleh pengendara belum mempunyai hak untuk melintas. Akibatnya, mereka tidak mengerti keamanan saat berkendara.

- Advertisement -

KEBONSARI, Radar Jember – Data laporan Operasi Ketupat Semeru tahun 2022 menunjukkan angka korban kecelakaan meningkat didominasi anak usia di bawah umur atau remaja. Untuk itu, seluruh orang tua diminta agar memperhatikan putra-putrinya agar tidak berkendara sendiri. Apalagi jika mereka belum mengantongi surat izin mengemudi (SIM).

BACA JUGA : Amankan Waisak Turunkan Sembilan Ratus Lebih Personil

Kanit Laka Lantas Satlantas Polres Jember Ipda Kukun Waluwi menyampaikan, Kanit Keamanan dan Keselamatan (Kamsel) Lantas Satlantas kerap memberikan sosialisasi pendidikan kepada siswa melalui upacara bendera setiap hari Senin. Hal ini pun dibenarkan Plt Kepala Dinas Pendidikan (Dispendik) Jember Sukowinarno.

Dalam sosialisasi rutin soal lalu lintas tersebut, Kamsel Lantas Satlantas memberikan pendidikan pentingnya menaati aturan lalu lintas ketika berkendara. Mulai dari aturan surat kendaraan, rambu lalu lintas, kondisi kendaraan yang standar, serta kelengkapan pengendara seperti helm. Selain itu, pentingnya kehati-hatian saat berkendara di keramaian jalan. Hal tersebut dilakukan untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas, terutama yang dialami usia remaja atau anak di bawah umur.

Kanit Laka Lantas Satlantas Jember Ipda Kukun Waluwi membenarkan upaya tersebut. Pasalnya, kecelakaan banyak disebabkan oleh pengendara belum mempunyai hak untuk melintas. Akibatnya, mereka tidak mengerti keamanan saat berkendara.

KEBONSARI, Radar Jember – Data laporan Operasi Ketupat Semeru tahun 2022 menunjukkan angka korban kecelakaan meningkat didominasi anak usia di bawah umur atau remaja. Untuk itu, seluruh orang tua diminta agar memperhatikan putra-putrinya agar tidak berkendara sendiri. Apalagi jika mereka belum mengantongi surat izin mengemudi (SIM).

BACA JUGA : Amankan Waisak Turunkan Sembilan Ratus Lebih Personil

Kanit Laka Lantas Satlantas Polres Jember Ipda Kukun Waluwi menyampaikan, Kanit Keamanan dan Keselamatan (Kamsel) Lantas Satlantas kerap memberikan sosialisasi pendidikan kepada siswa melalui upacara bendera setiap hari Senin. Hal ini pun dibenarkan Plt Kepala Dinas Pendidikan (Dispendik) Jember Sukowinarno.

Dalam sosialisasi rutin soal lalu lintas tersebut, Kamsel Lantas Satlantas memberikan pendidikan pentingnya menaati aturan lalu lintas ketika berkendara. Mulai dari aturan surat kendaraan, rambu lalu lintas, kondisi kendaraan yang standar, serta kelengkapan pengendara seperti helm. Selain itu, pentingnya kehati-hatian saat berkendara di keramaian jalan. Hal tersebut dilakukan untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas, terutama yang dialami usia remaja atau anak di bawah umur.

Kanit Laka Lantas Satlantas Jember Ipda Kukun Waluwi membenarkan upaya tersebut. Pasalnya, kecelakaan banyak disebabkan oleh pengendara belum mempunyai hak untuk melintas. Akibatnya, mereka tidak mengerti keamanan saat berkendara.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/