alexametrics
29.2 C
Jember
Friday, 1 July 2022

Sederhana, Paskah di GKJW Rejoagung Diakhiri Makan Pecel Pincuk Bareng

Mobile_AP_Rectangle 1

“Dan nasi pecel beralaskan daun pisang dalam Bahasa Jawa pincuk, mempunyai arti bahwa selama hidupnya yesus dalam kesederhanaan,” kata Rena Kartikaningrum.

Kepala Desa Rejoagung Gatut Susanto mengatakan, penduduk Desa Rejoagung cikal bakalnya dari Mojowarno, Jombang. Sekarang jumlah warga di desa yang ia pimpin sebanyak 2.300 jiwa. Dan 100 persen beragama Kristen GKJW. “Dengan momentum perayaan Paskah Hari Kemenangan Yesus ini, maka kami berharap, persatuan dan kesatuan umat beragama terus terjaga,” ucap kades yang baru menjabat lima bulan tersebut. (*)

Reporter: Jumai

Mobile_AP_Rectangle 2

Fotografer: Gito for Radar Jember

Editor: Mahrus Sholih

- Advertisement -

“Dan nasi pecel beralaskan daun pisang dalam Bahasa Jawa pincuk, mempunyai arti bahwa selama hidupnya yesus dalam kesederhanaan,” kata Rena Kartikaningrum.

Kepala Desa Rejoagung Gatut Susanto mengatakan, penduduk Desa Rejoagung cikal bakalnya dari Mojowarno, Jombang. Sekarang jumlah warga di desa yang ia pimpin sebanyak 2.300 jiwa. Dan 100 persen beragama Kristen GKJW. “Dengan momentum perayaan Paskah Hari Kemenangan Yesus ini, maka kami berharap, persatuan dan kesatuan umat beragama terus terjaga,” ucap kades yang baru menjabat lima bulan tersebut. (*)

Reporter: Jumai

Fotografer: Gito for Radar Jember

Editor: Mahrus Sholih

“Dan nasi pecel beralaskan daun pisang dalam Bahasa Jawa pincuk, mempunyai arti bahwa selama hidupnya yesus dalam kesederhanaan,” kata Rena Kartikaningrum.

Kepala Desa Rejoagung Gatut Susanto mengatakan, penduduk Desa Rejoagung cikal bakalnya dari Mojowarno, Jombang. Sekarang jumlah warga di desa yang ia pimpin sebanyak 2.300 jiwa. Dan 100 persen beragama Kristen GKJW. “Dengan momentum perayaan Paskah Hari Kemenangan Yesus ini, maka kami berharap, persatuan dan kesatuan umat beragama terus terjaga,” ucap kades yang baru menjabat lima bulan tersebut. (*)

Reporter: Jumai

Fotografer: Gito for Radar Jember

Editor: Mahrus Sholih

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/